<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ojol - Minasanews.com</title>
	<atom:link href="https://minasanews.com/tag/ojol/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://minasanews.com/tag/ojol/</link>
	<description>Berita Terkini dan Terupdate</description>
	<lastBuildDate>Sun, 16 Jun 2024 13:23:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.4</generator>

<image>
	<url>https://minasanews.com/wp-content/uploads/2023/01/cropped-minasanews-logo-32x32.png</url>
	<title>Ojol - Minasanews.com</title>
	<link>https://minasanews.com/tag/ojol/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Keluarga Tak Mampu Bayar Biaya Ambulance, Ongkos Ojol Dibayarkan Pemandi Jenazah Rp 150 Ribu</title>
		<link>https://minasanews.com/keluarga-tak-mampu-bayar-biaya-ambulance-ongkos-ojol-dibayarkan-pemandi-jenazah-rp-150-ribu/</link>
					<comments>https://minasanews.com/keluarga-tak-mampu-bayar-biaya-ambulance-ongkos-ojol-dibayarkan-pemandi-jenazah-rp-150-ribu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rusdi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Jun 2024 13:23:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Ambulance]]></category>
		<category><![CDATA[Bayar]]></category>
		<category><![CDATA[Dibayarkan]]></category>
		<category><![CDATA[Jenazah]]></category>
		<category><![CDATA[Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Mampu]]></category>
		<category><![CDATA[Ojol]]></category>
		<category><![CDATA[Ongkos]]></category>
		<category><![CDATA[Pemandi]]></category>
		<category><![CDATA[Ribu]]></category>
		<category><![CDATA[Rp 150]]></category>
		<category><![CDATA[Tak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://minasanews.com/?p=9030</guid>

					<description><![CDATA[<p>Minasanews.Com.Pangkep&#8212; Cerita pengantaran jenazah bayi dari Rumah Sakit Tajuddin Chalid ke RS Batara Siang Pangkep( Bukan ke Dermaga Maccini Baji) melalui jasa tukang ojol...</p>
<p>The post <a href="https://minasanews.com/keluarga-tak-mampu-bayar-biaya-ambulance-ongkos-ojol-dibayarkan-pemandi-jenazah-rp-150-ribu/">Keluarga Tak Mampu Bayar Biaya Ambulance, Ongkos Ojol Dibayarkan Pemandi Jenazah Rp 150 Ribu</a> appeared first on <a href="https://minasanews.com">Minasanews.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Minasanews.Com.Pangkep<strong>&#8212; Cerita pengantaran jenazah bayi dari Rumah Sakit Tajuddin Chalid ke RS Batara Siang Pangkep( Bukan ke Dermaga Maccini Baji) melalui jasa tukang ojol masih menarik perhatian untuk disimak. Darmawangsa nama tukang ojol Grab itu menceritakan awal pengantaran jenazah bayi tersebut.</p>
<p>Diceritakan Darmawangsa saat dihubungi Minggu(16/6/2024). &#8220;Ketika itu Sabtu pagi saya sebagai tukang ojol berada disalah satu pangkalan di wilayah Daya di kecamatan Biringkanaya. Tiba-tiba menerima pesan antaran go food ke RS Tajuddin Chalid. Saya kemudian meluncur ke Jalan Pajjaiang dan saat antaran pesanan itu tiba di Rumah Sakit langsung diserahkan kepada pemesan,&#8221; ucap Darmawangsa.</p>
<p>&#8220;Tetapi ketika bermaksud pulang ada seseorang menghampiri saya yang belakangan diketahui kalau orang tersebut adalah seorang pemandi jenazah di Rumah Sakit Tajuddin,&#8221; urainya.</p>
<p>Pemandi jenazah ini menawarkan jasa antaran ofline. &#8220;Dia lalu bertanya, maujaki antar sesuatu ke Pangkep?. Dalam hati saya sempat bertanya-tanya jauh juga ini penawaran dan kira-kira apa yang mau diantar yah dan berapa besar tarifnya? Tanya Darmawangsa dalam hati,&#8221; kata Darmawangsa</p>
<p>Ditengah keraguan untuk menyebut biaya antaran. Darmawangsa kemudian menghubungi rekannya sesama pengemudi ojol. Kira-kira kalau ke Pangkep dengan antaran sistem ofline berapa ongkosnya?.</p>
<p>Rekan Darmawangsa yang ditelepon kemudian memberikan jawaban sebut saja Rp 200 ribu karena jarak Makassar ke Pangkep kota itu sekitar 52 Kilometer. Saat itu terjadi tawar menawar hingga disepakati dengan pemandi jenazah Rp 150 ribu.</p>
<p>&#8220;Lalu saya kemudian balik bertanya. Apakah ini yang mau diantar dan dengan spontan dijawab oleh pengantar jenazah bahwa yang mau diantar adalah jenazah dan ketika mau buang air kecil. Ternyata bungkusan jenazah dengan kain sarung itu sudah ada diatas motor saya,&#8221; katanya.</p>
<p>Saat mau mengantar jenazah, lanjut Tukang Ojol yang sudah 6 tahun bekerja sebagai Ojol di Perusahaan Grab ini melanjutkan ceritanya bahwa Pemandi jenazah itu kembali memanggil dirinya bahwa yang mau diantar ini jenazah bayi. &#8220;Tetapi keluarganya orang tidak mampu dan tidak punya biaya kasian untuk membayar ongkos sewa Ambulance yang nilainya sekitar Rp 700 ribu hingga Rp 800 ribu,&#8221; terangnya.</p>
<p>Pemandi jenazah ini kemudian menyodori saya uang Rp 150 ribu sebagai ongkos Ojol. Saat melakukan pengantaran jenazah bayi ini dipangku oleh seorang lelaki paruh baya yang diperkirakan kakek dari jenazah bayi ini.</p>
<p>Awalnya saya tidak bermaksud menetapkan ongkos ojol untuk pengantaran jenazah bayi itu. Hanya sang pemandi jenazah ini yang terlanjur melakukan proses tawar menawar dan saya mau saja mengantar secara gratis seandainya lebuh awal saya mengetahui kalau keluarga dari bayi ini adalah orang kurang mampu.</p>
<p>Saat pengantaran jenazah bayi ini. Darmawangsa sempat terkendala komunikasi dengan kakek dari jenazah bayi tersebut. &#8220;Pasalnya kakek ini agak tuli karena saya beberapa kali agak bersuara besar untuk bertanya kepada Kakek ini bahwa ini Jenazah mau diantar dimana di Pangkep. Namun kakek itu tidak pernah memberikan jawaban.,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Untung sebelumnya ada informasi bahwa bayi ini mau diantar ke RSBS di kota Pangkajene.Bahkan jenazah ini sempat pengantarannya hingga ke wilayah Bungoro. Setelah bertanya ke warga dimana itu Rumah Sakit Umum Pangkep. Warga itu mengiformasikan bahwa RSBS sudah anda lewati. </p>
<p>&#8220;Saya kemudian berbalik arah dan menuju RSBS. Sesampai di Rumah Sakit Umum Pangkep. Jenazah dan kakek ini saya serahkan ke Petugas di RS tersebut,&#8221; ucap Darmawangsa menutup pembicaraannya.( Udi)</p>
<p>The post <a href="https://minasanews.com/keluarga-tak-mampu-bayar-biaya-ambulance-ongkos-ojol-dibayarkan-pemandi-jenazah-rp-150-ribu/">Keluarga Tak Mampu Bayar Biaya Ambulance, Ongkos Ojol Dibayarkan Pemandi Jenazah Rp 150 Ribu</a> appeared first on <a href="https://minasanews.com">Minasanews.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://minasanews.com/keluarga-tak-mampu-bayar-biaya-ambulance-ongkos-ojol-dibayarkan-pemandi-jenazah-rp-150-ribu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tukang Ojol Pengantar Jenazah Bayi Bocorkan Info Jika Keluarga Dimintai Ongkos Ambulance Rp 800 Ribu</title>
		<link>https://minasanews.com/tukang-ojol-pengantar-jenazah-bayi-bocorkan-info-jika-keluarga-dimintai-ongkos-ambulance-rp-800-ribu/</link>
					<comments>https://minasanews.com/tukang-ojol-pengantar-jenazah-bayi-bocorkan-info-jika-keluarga-dimintai-ongkos-ambulance-rp-800-ribu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rusdi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Jun 2024 05:38:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Ambulance]]></category>
		<category><![CDATA[Bayi]]></category>
		<category><![CDATA[Bocorkan]]></category>
		<category><![CDATA[Dimintai]]></category>
		<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Jenazah]]></category>
		<category><![CDATA[Jika]]></category>
		<category><![CDATA[Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Ojol]]></category>
		<category><![CDATA[Ongkos]]></category>
		<category><![CDATA[Pengantar]]></category>
		<category><![CDATA[Ribu]]></category>
		<category><![CDATA[Rp 800]]></category>
		<category><![CDATA[Tukang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://minasanews.com/?p=9025</guid>

					<description><![CDATA[<p>Minasanews.Com.Pangkep&#8212; Dari tayangan video viral dimedsos pengantaran jenazah bayi dari RS Tajuddin ke Dermaga Maccini Baji di kecamatan Labakkang kabupaten Pangkep dimedsos. Kini semakin...</p>
<p>The post <a href="https://minasanews.com/tukang-ojol-pengantar-jenazah-bayi-bocorkan-info-jika-keluarga-dimintai-ongkos-ambulance-rp-800-ribu/">Tukang Ojol Pengantar Jenazah Bayi Bocorkan Info Jika Keluarga Dimintai Ongkos Ambulance Rp 800 Ribu</a> appeared first on <a href="https://minasanews.com">Minasanews.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Minasanews.Com.Pangkep</strong>&#8212; Dari tayangan video viral dimedsos  pengantaran jenazah bayi dari RS Tajuddin ke Dermaga Maccini Baji di kecamatan Labakkang kabupaten Pangkep dimedsos. Kini semakin memantik perhatian publik karena biasanya jika merujuk pada protap yang ada, pengantaran jenazah dilakukan dengan memakai angkutan mobil ambulance.</p>
<p>Tetapi situasi berbeda dengan apa yang dialami oleh keluarga bayi meninggal dunia di RS Tajuddin Makassar. Lebih memilih memakai jasa angkutan motor ojek online yang lebih murah.</p>
<p>Setelah mencermati pengakuan tukang ojol dari video yang disebar itu terungkap jika keluarga bayi ini memilih ojol setelah dimintai biaya pengantaran jenazah memakai mobil ambulance sebesar Rp 800 ribu dari Biringkanaya Makassar ke Dermaga Maccini Baji di Labakkang Pangkep.</p>
<p>Beban keluarga warga Pulau Samatellu ini tidak hanya harus merogoh kocek untuk membayar biaya Ambulance sebesar Rp 800 ribu. Pasalnya pengantaran Ambulance semahal itu belum juga sampai ke rumah duka.</p>
<p>Sebab setiba jenazah ini di Dermaga Maccini Baji. Ternyata masih harus lagi menunggu angkutan kapal untuk mengantar jenazah ke Pulau Samatellu di kecamatan  Liukang Tupabbiring.</p>
<p>Kejadian viral ini sangat ironis dengan gencarnya program pelayanan kesehatan Pemerintah yang terus berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Apalagi Pemkab Pangkep sendiri  sudah menerapkan prorgram kesehatan yang dikenal dengan istilah &#8216; Sijagai&#8217; dan jenazah bayi ini merupakan warga asal Kabupaten Pangkep.</p>
<p>Kejadian viral ini berawal dari adanya Video beredar bahwa ada jenazah diibawa menggunakan Ojol Ke Pangkep</p>
<p>Dalam video itu disebutkan kejadian pengantaran jenazah ini, Sabtu (15/6/2024) sekitar pukul 13.00 Wita telah beredar video viral seorang Ojol mengantar jenazah menggunakan motor ke Pangkep yang beredar di sosial media. </p>
<p>Berdasarkan kronologi kejadian Pada hari kamis13 juni 2024  pasien atas nama Ny. Imma dirujuk ke Rumah Sakit Batara Siang( RSBS) Pangkep dan melahirkan di Rumah Sakit tersebut. Tetapi karena membutuhkan penanganan lebih lanjut, sehingga bayi Ny. Imma  dirujuk  pada  tanggal 14 Juni 2024 malam dari RSBS ke RS Tajuddin Makassar untuk penanganan lebih lanjut.</p>
<p>Namun Sabtu(15/6/2024) pagi, nyawa bayi tersebut tidak dapat ditolong dan dinyatakan meninggal dunia. Adanya informasi beredar bahwa bayi itu neninggal di RS Tajuddin. Pihak Puskesmas Sarappo ketika mendapat informasi bahwa bayi tersebut meninggal dunia, segera ke RS Tajuddin.</p>
<p>Namun tanpa sepengetahuan Puskesmas Sarappo pihak keluarga membawa jenazah ke RS Batara Siang menggunakan Ojol sehingga selisih jalan dengan mobil ambulance Puskesmas Sarappo yang akhirnya memutarbalik ke RS Batara Siang untuk mengantar ke Dermaga Maccini Baji dan selanjutnya diantar ke pulau Samatellu untuk dimakamkan.</p>
<p>Kadis Kesehatan Pangkep, Herlina yang berusaha dikonfirmasi tidak berhasil. Handphonenya berdering, tetapi tidak diangkat. Begitu pula dengan pesan singkat yang dikirim tidak dibalas.( Udi)</p>
<p>The post <a href="https://minasanews.com/tukang-ojol-pengantar-jenazah-bayi-bocorkan-info-jika-keluarga-dimintai-ongkos-ambulance-rp-800-ribu/">Tukang Ojol Pengantar Jenazah Bayi Bocorkan Info Jika Keluarga Dimintai Ongkos Ambulance Rp 800 Ribu</a> appeared first on <a href="https://minasanews.com">Minasanews.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://minasanews.com/tukang-ojol-pengantar-jenazah-bayi-bocorkan-info-jika-keluarga-dimintai-ongkos-ambulance-rp-800-ribu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Miris, Jenazah Bayi Dibonceng Ojol Dari Rumah Sakit Makassar ke Pangkep</title>
		<link>https://minasanews.com/miris-jenazah-bayi-dibonceng-ojol-dari-rumah-sakit-makassar-ke-pangkep/</link>
					<comments>https://minasanews.com/miris-jenazah-bayi-dibonceng-ojol-dari-rumah-sakit-makassar-ke-pangkep/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rusdi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Jun 2024 04:35:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Bayi]]></category>
		<category><![CDATA[Dari]]></category>
		<category><![CDATA[Dibonceng]]></category>
		<category><![CDATA[Jenazah]]></category>
		<category><![CDATA[ke]]></category>
		<category><![CDATA[Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[Miris]]></category>
		<category><![CDATA[Ojol]]></category>
		<category><![CDATA[Pangkep]]></category>
		<category><![CDATA[Rs]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://minasanews.com/?p=9022</guid>

					<description><![CDATA[<p>Minasanews.Com.Pangkep&#8212; Sebuah kejadian miris dan viral dimedsos karena ada seorang pengendara motor ojek online( Ojol) membonceng seorang kakek yang memangku bungkusan yang belakangan diketahui...</p>
<p>The post <a href="https://minasanews.com/miris-jenazah-bayi-dibonceng-ojol-dari-rumah-sakit-makassar-ke-pangkep/">Miris, Jenazah Bayi Dibonceng Ojol Dari Rumah Sakit Makassar ke Pangkep</a> appeared first on <a href="https://minasanews.com">Minasanews.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Minasanews.Com.Pangkep</strong>&#8212;  Sebuah kejadian miris dan viral dimedsos karena ada seorang pengendara motor ojek online( Ojol) membonceng seorang kakek yang memangku bungkusan yang belakangan diketahui kalau berisi jenazah seorang sosok bayi.</p>
<p>Tukang ojol itu mengantar seorang kakek dari Rumah Sakit Tajuddin di wilayah Kecamatan Biringkanaya bersama cucunya yang sudah terbujur kaku diatas pangkuannya. Jenazah ini akan diantar hingga ke Dermaga Maccini Baji di kecamatan Labakkang kabupaten Pangkep untuk selanjutnya dibawa ke salah satu pulau di kecamatan Liukang Tupabbiring.</p>
<p>Video pengantaran jenazah bayi ini viral dimedsos karena menggunakan jasa pengantaran jenazah yang tidak biasa dan jarang dilakukan orang lain yakni melalui pengantaran motor ojol. Padahal sudah menjadi kebiasaan dan sesuai protap, jika pengantaran jenazah  biasanya memakai jasa pengangkutan mobil Ambulance. </p>
<p>Dalam video yang beredar itu. Pengendara ojol menyebutkan jika dirinya menuju Pangkep untuk mengantar jenazah. Tukang Ojol ini sempat menyampaikan bahwa pihak keluarga bayi ini sempat dimintai biaya Ambulance untuk pengantaran jenazah sebesar Rp 800 ribu dari Makassar ke Dermaga Maccini Baji.</p>
<p>Kejadian viral ini sangat ironis dengan gencarnya program pelayanan kesehatan Pemerintah yang terus berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Apalagi Pemkab Pangkep sendiri  sudah menerapkan prorgram kesehatan yang dikenal dengan istilah &#8216; Sijagai&#8217; dan jenazah bayi ini merupakan warga asal Kabupaten Pangkep.</p>
<p>Kejadian viral ini berawal dari adanya Video beredar bahwa ada jenazah diibawa menggunakan Ojol Ke Pangkep</p>
<p>Dalam video itu disebutkan kejadian pengantaran jenazah ini, Sabtu (15/6/2024) sekitar pukul 13.00 Wita telah beredar video viral seorang Ojol mengantar jenazah menggunakan motor ke Pangkep yang beredar di sosial media. </p>
<p>Berdasarkan kronologi kejadian Pada hari kamis13 juni 2024  pasien atas nama Ny. Imma dirujuk ke Rumah Sakit Batara Siang( RSBS) Pangkep dan melahirkan di Rumah Sakit tersebut. Tetapi karena membutuhkan penanganan lebih lanjut, sehingga bayi Ny. Imma  dirujuk  pada  tanggal 14 Juni 2024 malam dari RSBS ke RS Tajuddin Makassar untuk penanganan lebih lanjut.</p>
<p>Namun Sabtu(15/6/2024) pagi, nyawa bayi tersebut tidak dapat ditolong dan dinyatakan meninggal dunia. Adanya informasi beredar bahwa bayi itu neninggal di RS Tajuddin. Pihak Puskesmas Sarappo ketika mendapat informasi bahwa bayi tersebut meninggal dunia, segera ke RS Tajuddin.</p>
<p>Namun tanpa sepengetahuan Puskesmas Sarappo pihak keluarga membawa jenazah ke RS Batara Siang menggunakan Ojol sehingga selisih jalan dengan mobil ambulance Puskesmas Sarappo yang akhirnya memutarbalik ke RS Batara Siang untuk mengantar ke Dermaga Maccini Baji dan selanjutnya diantar ke pulau Samatellu untuk dimakamkan.</p>
<p>Kadis Kesehatan Pangkep, Herlina yang berusaha dikonfirmasi tidak berhasil. Handphonenya berdering, tetapi tidak diangkat. Begitu pula dengan pesan singkat yang dikirim tidak dibalas.( Udi)</p>
<p>The post <a href="https://minasanews.com/miris-jenazah-bayi-dibonceng-ojol-dari-rumah-sakit-makassar-ke-pangkep/">Miris, Jenazah Bayi Dibonceng Ojol Dari Rumah Sakit Makassar ke Pangkep</a> appeared first on <a href="https://minasanews.com">Minasanews.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://minasanews.com/miris-jenazah-bayi-dibonceng-ojol-dari-rumah-sakit-makassar-ke-pangkep/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
