instagram youtube

Miris, Jenazah Bayi Dibonceng Ojol Dari Rumah Sakit Makassar ke Pangkep

Rusdi - Penulis Berita

Minggu, 16 Juni 2024 - 11:35 WIB

Minasanews.Com.Pangkep— Sebuah kejadian miris dan viral dimedsos karena ada seorang pengendara motor ojek online( Ojol) membonceng seorang kakek yang memangku bungkusan yang belakangan diketahui kalau berisi jenazah seorang sosok bayi.

Tukang ojol itu mengantar seorang kakek dari Rumah Sakit Tajuddin di wilayah Kecamatan Biringkanaya bersama cucunya yang sudah terbujur kaku diatas pangkuannya. Jenazah ini akan diantar hingga ke Dermaga Maccini Baji di kecamatan Labakkang kabupaten Pangkep untuk selanjutnya dibawa ke salah satu pulau di kecamatan Liukang Tupabbiring.

Video pengantaran jenazah bayi ini viral dimedsos karena menggunakan jasa pengantaran jenazah yang tidak biasa dan jarang dilakukan orang lain yakni melalui pengantaran motor ojol. Padahal sudah menjadi kebiasaan dan sesuai protap, jika pengantaran jenazah biasanya memakai jasa pengangkutan mobil Ambulance.

Dalam video yang beredar itu. Pengendara ojol menyebutkan jika dirinya menuju Pangkep untuk mengantar jenazah. Tukang Ojol ini sempat menyampaikan bahwa pihak keluarga bayi ini sempat dimintai biaya Ambulance untuk pengantaran jenazah sebesar Rp 800 ribu dari Makassar ke Dermaga Maccini Baji.

Baca Juga :  PDAM Makassar Lakukan Maintenance di Jalan Beringin

Kejadian viral ini sangat ironis dengan gencarnya program pelayanan kesehatan Pemerintah yang terus berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Apalagi Pemkab Pangkep sendiri sudah menerapkan prorgram kesehatan yang dikenal dengan istilah ‘ Sijagai’ dan jenazah bayi ini merupakan warga asal Kabupaten Pangkep.

Kejadian viral ini berawal dari adanya Video beredar bahwa ada jenazah diibawa menggunakan Ojol Ke Pangkep

Dalam video itu disebutkan kejadian pengantaran jenazah ini, Sabtu (15/6/2024) sekitar pukul 13.00 Wita telah beredar video viral seorang Ojol mengantar jenazah menggunakan motor ke Pangkep yang beredar di sosial media.

Berdasarkan kronologi kejadian Pada hari kamis13 juni 2024 pasien atas nama Ny. Imma dirujuk ke Rumah Sakit Batara Siang( RSBS) Pangkep dan melahirkan di Rumah Sakit tersebut. Tetapi karena membutuhkan penanganan lebih lanjut, sehingga bayi Ny. Imma dirujuk pada tanggal 14 Juni 2024 malam dari RSBS ke RS Tajuddin Makassar untuk penanganan lebih lanjut.

Baca Juga :  Penumpang Kapal Penyebrangan Gowa Terjatuh dan Tenggelam

Namun Sabtu(15/6/2024) pagi, nyawa bayi tersebut tidak dapat ditolong dan dinyatakan meninggal dunia. Adanya informasi beredar bahwa bayi itu neninggal di RS Tajuddin. Pihak Puskesmas Sarappo ketika mendapat informasi bahwa bayi tersebut meninggal dunia, segera ke RS Tajuddin.

Namun tanpa sepengetahuan Puskesmas Sarappo pihak keluarga membawa jenazah ke RS Batara Siang menggunakan Ojol sehingga selisih jalan dengan mobil ambulance Puskesmas Sarappo yang akhirnya memutarbalik ke RS Batara Siang untuk mengantar ke Dermaga Maccini Baji dan selanjutnya diantar ke pulau Samatellu untuk dimakamkan.

Kadis Kesehatan Pangkep, Herlina yang berusaha dikonfirmasi tidak berhasil. Handphonenya berdering, tetapi tidak diangkat. Begitu pula dengan pesan singkat yang dikirim tidak dibalas.( Udi)

Berita Terkait

Terjebak Banjir di Maros, Bule dan Legislator Gerindra Pangkep Naik Truk Demi Tembus Bandara
Update Korban Gempa Turki-Suriah Bertambah Menjadi 3.800 Tewas, 14.500 Luka-Luka
Satpol PP BKO Mariso Mediasi Pedagang Kaki Lima yang Gunakan Fasum
Berkas Perkara Pembunuhan dan Penjualan Organ Tubuh Dilimpahkan ke Kejaksaan
Protes Mahasiswa Liukang Tangaya Saat Demo Bupati Pangkep, Sampai Kapan Warga Kepulauan Harus Selalu Dirujuk ke NTB
Dinsos Upayakan Bantuan Dana Usaha, Prioritaskan buat Keluarga Anak Jalanan
Lima Orang Tewas Akibat Banjir dan Longsor di Manado
Hasil Labfor Kepolisian Penyebab Kebakaran Pasar Sentral Makassar Bukan Karena Kesengajaan

Berita Terkait

Senin, 12 Agustus 2024 - 10:11 WIB

Dari Jeneponto ke Pangkep Cari Nafkah, Ternyata Wanita Ini Ditemukan Jadi Mayat

Sabtu, 18 November 2023 - 09:09 WIB

Kabid Humas Polda Sulsel: Polisi Geledah Rumah Diduga Jasa Pembuatan Website Phising, Sudah Ada Surat Perintah

Jumat, 22 November 2024 - 06:02 WIB

Empat Ranperda Inisiatif Dibahas DPRD Barru

Kamis, 19 Desember 2024 - 09:48 WIB

Waspada Banjir Jalan Poros Pekkae-Soppeng Setinggi Lutut Orang Dewasa

Jumat, 17 Februari 2023 - 10:09 WIB

Waduk Tunggu Antang Meluap, Pengendara Tetap Menorobos

Senin, 11 Maret 2024 - 05:48 WIB

Nelayan Hilang Saat Pasang Jaring Kepiting di Perairan Pelabuhan Biringkassi

Rabu, 6 Desember 2023 - 16:34 WIB

Pembunuh Sadis Belum Ditangkap, Kapolres Maros Janji Secepatnya Bekuk Pelaku

Selasa, 28 Oktober 2025 - 22:05 WIB

Bupati Barru Rela Diguyur Hujan Demi Pantau Banjir

Berita Terbaru

Dilarang Curi berita