instagram youtube

Keluarga Tak Mampu Bayar Biaya Ambulance, Ongkos Ojol Dibayarkan Pemandi Jenazah Rp 150 Ribu

Rusdi - Penulis Berita

Minggu, 16 Juni 2024 - 20:23 WIB

Minasanews.Com.Pangkep— Cerita pengantaran jenazah bayi dari Rumah Sakit Tajuddin Chalid ke RS Batara Siang Pangkep( Bukan ke Dermaga Maccini Baji) melalui jasa tukang ojol masih menarik perhatian untuk disimak. Darmawangsa nama tukang ojol Grab itu menceritakan awal pengantaran jenazah bayi tersebut.

Diceritakan Darmawangsa saat dihubungi Minggu(16/6/2024). “Ketika itu Sabtu pagi saya sebagai tukang ojol berada disalah satu pangkalan di wilayah Daya di kecamatan Biringkanaya. Tiba-tiba menerima pesan antaran go food ke RS Tajuddin Chalid. Saya kemudian meluncur ke Jalan Pajjaiang dan saat antaran pesanan itu tiba di Rumah Sakit langsung diserahkan kepada pemesan,” ucap Darmawangsa.

“Tetapi ketika bermaksud pulang ada seseorang menghampiri saya yang belakangan diketahui kalau orang tersebut adalah seorang pemandi jenazah di Rumah Sakit Tajuddin,” urainya.

Pemandi jenazah ini menawarkan jasa antaran ofline. “Dia lalu bertanya, maujaki antar sesuatu ke Pangkep?. Dalam hati saya sempat bertanya-tanya jauh juga ini penawaran dan kira-kira apa yang mau diantar yah dan berapa besar tarifnya? Tanya Darmawangsa dalam hati,” kata Darmawangsa

Ditengah keraguan untuk menyebut biaya antaran. Darmawangsa kemudian menghubungi rekannya sesama pengemudi ojol. Kira-kira kalau ke Pangkep dengan antaran sistem ofline berapa ongkosnya?.

Baca Juga :  Banggar DPRD Barru Rapat Bersama TAPD Bahas Ranperda APBD 2025

Rekan Darmawangsa yang ditelepon kemudian memberikan jawaban sebut saja Rp 200 ribu karena jarak Makassar ke Pangkep kota itu sekitar 52 Kilometer. Saat itu terjadi tawar menawar hingga disepakati dengan pemandi jenazah Rp 150 ribu.

“Lalu saya kemudian balik bertanya. Apakah ini yang mau diantar dan dengan spontan dijawab oleh pengantar jenazah bahwa yang mau diantar adalah jenazah dan ketika mau buang air kecil. Ternyata bungkusan jenazah dengan kain sarung itu sudah ada diatas motor saya,” katanya.

Saat mau mengantar jenazah, lanjut Tukang Ojol yang sudah 6 tahun bekerja sebagai Ojol di Perusahaan Grab ini melanjutkan ceritanya bahwa Pemandi jenazah itu kembali memanggil dirinya bahwa yang mau diantar ini jenazah bayi. “Tetapi keluarganya orang tidak mampu dan tidak punya biaya kasian untuk membayar ongkos sewa Ambulance yang nilainya sekitar Rp 700 ribu hingga Rp 800 ribu,” terangnya.

Pemandi jenazah ini kemudian menyodori saya uang Rp 150 ribu sebagai ongkos Ojol. Saat melakukan pengantaran jenazah bayi ini dipangku oleh seorang lelaki paruh baya yang diperkirakan kakek dari jenazah bayi ini.

Baca Juga :  Gegara Terima Uang Caleg Rp 200 Ribu, PPK dan PPS Dipecat

Awalnya saya tidak bermaksud menetapkan ongkos ojol untuk pengantaran jenazah bayi itu. Hanya sang pemandi jenazah ini yang terlanjur melakukan proses tawar menawar dan saya mau saja mengantar secara gratis seandainya lebuh awal saya mengetahui kalau keluarga dari bayi ini adalah orang kurang mampu.

Saat pengantaran jenazah bayi ini. Darmawangsa sempat terkendala komunikasi dengan kakek dari jenazah bayi tersebut. “Pasalnya kakek ini agak tuli karena saya beberapa kali agak bersuara besar untuk bertanya kepada Kakek ini bahwa ini Jenazah mau diantar dimana di Pangkep. Namun kakek itu tidak pernah memberikan jawaban.,” pungkasnya.

Untung sebelumnya ada informasi bahwa bayi ini mau diantar ke RSBS di kota Pangkajene.Bahkan jenazah ini sempat pengantarannya hingga ke wilayah Bungoro. Setelah bertanya ke warga dimana itu Rumah Sakit Umum Pangkep. Warga itu mengiformasikan bahwa RSBS sudah anda lewati.

“Saya kemudian berbalik arah dan menuju RSBS. Sesampai di Rumah Sakit Umum Pangkep. Jenazah dan kakek ini saya serahkan ke Petugas di RS tersebut,” ucap Darmawangsa menutup pembicaraannya.( Udi)

Berita Terkait

Suardi Urai Dua Sisi Perspektif Dari Kerukunan Keluarga Arung Ralla
Lagi, PT Semen Tonasa Distribusi 200 Kantong Darah ke PMI dan Rumah Sakit Melalui Program Donor Darah
Bupati Barru Saksikan Pawai Obor Upacara Taptu
Pemkab Barru Diganjar Penghargaan KMS-PE
Suardi Bersama Plt Ketua PKK Merasa Bersyukur Barru Terhindar Dari Bencana
Bapemperda DPRD Barru Jadwalkan Konsultasi Kemenkumham Sulsel
KPU Barru Kumpul Wartawan dan LSM Jelang Pilkada
Ketua DPRD Barru Sambut Kunjungan Pj Gubernur Sulsel

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:21 WIB

Agenda Ini Mau Digelar PMII Hingga Temui Bupati Barru

Senin, 10 Juni 2024 - 09:13 WIB

Ketua DPRD Serahkan ke Bupati Barru Empat Ranperda Inisiatif

Jumat, 17 November 2023 - 05:32 WIB

Bupati MYL Harap Bantuan ke Warga Tondong Tallasa Merata

Kamis, 28 September 2023 - 08:13 WIB

Sambut HKG, Bupati Barru Semangati Pengurus PKK Tingkatkan Kinerja

Jumat, 5 Juli 2024 - 12:00 WIB

Lagi, PT Semen Tonasa Distribusi 200 Kantong Darah ke PMI dan Rumah Sakit Melalui Program Donor Darah

Jumat, 30 Mei 2025 - 22:17 WIB

Wakil Ketua II DPRD Barru Pimpin Kunker RPJMD di Wajo

Jumat, 28 November 2025 - 06:56 WIB

Pemkab Barru Optimalisasi PAD dan Perketat Proyeksi Pendapatan

Kamis, 21 Desember 2023 - 12:48 WIB

Sekda Barru Tak Kuasa Menahan Tangis Melepas Jenazah Hasnah Syam

Berita Terbaru

Dilarang Curi berita