instagram youtube

Bupati Andi Ina Terinspirasi Strategi Lee Kwan Yew Tarik Investor Masuk Singapura Tanpa Gangguan

Rusdi - Penulis Berita

Jumat, 28 November 2025 - 09:23 WIB

Minasanews.Com.Barru – Dalam penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama APBD 2026, Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., tidak hanya menyampaikan apresiasi terhadap DPRD, tetapi juga memaparkan arah kebijakan fiskal daerah dan strategi pembangunan jangka menengah, khususnya terkait peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta strategi jemput bola anggaran dari pemerintah pusat, Kamis malam (27/11/2025).

Dalam sambutannya, Bupati mengungkap bahwa PAD Barru berada di kisaran Rp100 miliar lebih. Angka tersebut mencakup pula pendapatan rumah sakit yang sebagian besar telah terikat untuk pelayanan dan tidak dapat dialihkan. Karena itu, menurutnya, perlu ada terobosan dan kerja keras untuk memperkuat struktur pendapatan daerah.

Pada bagian ini, Bupati Andi Ina membagikan kisah pertemuannya dengan mantan Perdana Menteri Singapura II, Goh Chok Tong. Dalam pertemuan itu, Goh bercerita bagaimana Singapura bangkit ketika negara tersebut dikeluarkan Malaysia karena dianggap tidak memiliki nilai ekonomi.

Menurut penuturan Goh Chok Tong, keputusan besar Lee Kuan Yew PM Singapura saat itu adalah membuka pintu investasi seluas-luasnya untuk menarik pertumbuhan ekonomi yang agresif. Investor pertama yang masuk adalah dari Amerika Serikat, dengan bargaining tertentu terkait kepastian dan keamanan investasi.

Baca Juga :  Tausiyah Ramadan Pencerahan ASN Pemkab Pangkep Tingkatkan Kinerja

“Kata beliau, Lee Kuan Yew membuka pintu investor besar-besaran, dan Amerika menjadi investor pertama. Tanpa ada gangguan, mereka masuk dan berinvestasi. Hasilnya bisa kita lihat sekarang: Singapura menjadi negara maju,” jelas Bupati.

Ia menegaskan bahwa filosofi keberanian mengambil peluang ini akan menjadi inspirasi bagi Pemerintah Kabupaten Barru dalam membangun daerah, tentu dengan menyesuaikan konteks lokal.

Bupati menegaskan bahwa strategi jemput bola yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Barru telah membawa hasil nyata bagi percepatan pembangunan daerah. Melalui penguatan jaringan politik dan komunikasi yang intens dengan pemerintah pusat, Barru berhasil memperoleh tambahan pembiayaan dalam jumlah besar.

Upaya proaktif tersebut membuahkan berbagai capaian, antara lain Rp400 miliar dana transfer, Rp300 miliar melalui Program Sekolah Rakyat, Rp61 miliar dari IJD (Inpres Jalan Daerah), Rp43 miliar dari Kementerian Pertanian, serta Rp22 miliar per lokasi untuk program Kampung Nelayan Merah Putih.

“Ini adalah bukti bahwa menjemput bola itu penting. Kalau kepala daerah hanya duduk di daerah tanpa bergerak ke kementerian, jangan harap anggaran pusat mengalir,” tegas Bupati,

Ia juga menegaskan bahwa perjalanan dinas ke pusat merupakan bagian dari upaya resmi pemerintah. “Kalau saya pergi menggunakan dana pribadi, itu justru tidak tercatat sebagai kinerja pemerinatah daerah dan bisa menimbulkan kesalahpahaman,” tambahnya.

Baca Juga :  Bupati Andi Ina Minta Media Bangun Citra Positif Demi Kemajuan Barru

Bupati mengajak seluruh anggota DPRD memaksimalkan jejaring politik masing-masing untuk membuka peluang anggaran di kementerian. Ia menegaskan bahwa seluruh proposal resmi yang membutuhkan tanda tangan Bupati untuk dikirim ke kementerian akan ditandatanganinya tanpa pengecualian.

“Silakan teman-teman DPRD memanfaatkan jaringan politik. Jika ada proposal yang membutuhkan tanda tangan saya untuk dibawa ke kementerian, saya akan tandatangani. Kita semua berasal dari partai politik yang berbeda, dan itu kekuatan besar bagi Barru,” tuturnya.

Bupati menyampaikan bahwa salah satu peluang untuk meningkatkan pendapatan daerah adalah melalui dana insentif yang diberikan pemerintah pusat kepada daerah yang berhasil meraih penghargaan, salah satunya Piala Adipura.

“Kalau Barru mendapat Adipura, insyaallah dana insentif masuk. Itu sangat berarti bagi daerah kita,” jelasnya.

Dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Barru dan dukungan seluruh pemangku kepentingan, APBD 2026 diharapkan menjadi instrumen yang mampu mempercepat pembangunan dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.(HumasIKPBarru)

Berita Terkait

Bupati Andi Ina Nilai: Sensus Ekonomi Bukan Sekadar Angka Statistik
Saluran Air Roboh di Dusun Jempulu Ditinjau Anggota DPRD Barru
Ini Dua Jenis Pengendara Paling Bandel Dijalan Saat OPS Patuh
Pemkab Pangkep Gratiskan Tenan Pasar Takjil Ramadhan
HUT ke-81 RI, Semen Tonasa Kobarkan Semangat Kemerdekaan melalui Upacara Bendera
Bupati Andi Ina Sebut Besaran Belanja Daerah Barru Capai Rp 970 Milyar
Bupati MYL Harap Kafilah Pangkep Raih Juara STQH Sulsel
Bupati Andi Ina: Sekolah Rakyat Harus Berdayakan Pelaku Usaha dan Pekerja Lokal Barru

Berita Terkait

Kamis, 17 Agustus 2023 - 06:40 WIB

Suardi Sebut Tidak Gampang Masuk Calon Paskibraka, Harus Lolos Enam Tahapan Seleksi

Kamis, 28 September 2023 - 12:21 WIB

Bupati MYL Dorong Parpol Penerima Bantuan Keuangan Berikan Pendidikan Politik ke Masyarakat

Selasa, 9 Januari 2024 - 20:40 WIB

Siapkan Layanan Prima, DPMPTSP Sediakan Internet Gratis di MPP

Rabu, 12 November 2025 - 22:51 WIB

Barru Punya Garongkong Dukung Sulsel Export Day 2025

Kamis, 7 September 2023 - 18:03 WIB

Dewan Sasar Dua Ruas Jalan di Kecamatan Barru

Minggu, 5 April 2026 - 06:14 WIB

Pemkab Barru Komitmen Dukung Pengembangan Ponpes DDI Mangkoso

Minggu, 4 Mei 2025 - 05:21 WIB

Andi Ina Harap CJH Barru Jaga Niat dan Kekhusyukan

Rabu, 15 Maret 2023 - 19:55 WIB

Pemkab Pangkep Terima UHC Award 2023

Berita Terbaru

Dilarang Curi berita