Minasanews.Com.Barru— Seorang warga bernama Andi Mappiasse(80) tidak habis pikir dengan peristiwa kebakaran yang menghanguskan rumah panggung miliknya, Kamis(9/4/2026) sekitar pukul 15.15 WITA. Rumah itu terletak di Wiringpulue Dusun Lampoko Desa Lampoko Kecamatan Balusu Kabupaten Barru habis dilalap api.
Sebelum kejadian, Andi Mappiasse bersama istrinya sedang beristirahat dibawah kolom rumah. Meski ia sempat mendengar ada suara ledakan dari atas rumahnya. Korban tidak menggubris suara tersebut,namun tiba-tiba dibuat kaget dengan adanya arang kayu yang jatuh dari atas rumahnya.
Ia pun baru sadar ketika api tiba-tiba membesar yang kemudian cepat membakar seluruh rumah panggung miliknya. Andi Mappiasse yang sudah panik langsung berlari meminta pertolongan kepada warga sekitar.
Seketika warga berdatangan, namun tak kuasa membendung api yang sudah terlanjur mengamuk hingga menghanguskan rumah Andi Mappiasse.
Api tidak hanya menghanguskan rumah Andi Mappiasse. Si jago merah yang terlanjur membesar ini kemudian merambah ke rumah tetangga. Seketika itu juga api langsung melalap rumah Andi Sukarman(38).
Betuntung api itu tidak berpindah lagi ke rumah tetangga lain. Apalagi waktu kejadiian dua unit mibil pemadam dari PLTU dan Kecamatan Balusu datang melakukan penyemprotan.
Dugaan sementara api yang bermula dari rumah Andi Mappiasse diperkirakan terjadi karena arus pendek listri (korsleting).
Berdasarkan kronologis Kejadian, seperti diungkapkan Kapolsek Balusu,Iptu Abdul Mustajil bahwa sekitar pukul 15.15 WITA, korban Andi Mappiasse sedang beristirahat di bawah kolong rumah bersama istrinya. Korban mendengar suara ledakan dari bagian atas rumah namun tidak menghiraukannya.
Tidak lama kemudian, arang kayu jatuh di dekat korban, dan saat melihat ke atas, rumah sudah dalam keadaan terbakar. Korban kemudian keluar dari kolong rumah dan meminta pertolongan warga.
“Sesuai keterangan saksi Nursiah, sekitar waktu yang sama, ia melihat kepulan asap dari bagian belakang rumah milik Andi Mappiasse. Api kemudian membesar dan menjalar ke rumah milik Andi Sukarman yang berada disampingnya,” ujar Iptu Mustajil
Ketika api sudah membesar, lanjut Perwira dua balok ini menyatakan, warga sekitar berdatangan dan berupaya memadamkan api secara mandiri sambil menghubungi pihak pemadam kebakaran dan sekitar pukul 15.20 WITA, 1 (satu) unit mobil pemadam kebakaran dari PLTU Lampoko tiba di lokasi dan melakukan pemadaman.
dan tak berselang lama. Dua unit pemadam kebakaran juga datang dari Kecamatan Balusu dan Kabupaten Barru yang tiba di lokasi dan turut membantu melakukam pemadaman.
Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 16.20 WITA dengan bantuan pemadam dan adanya keterlibatan dari pihak personel TNI–Polri dan masyarakat setempat.
“Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa dan hanya kerugian materil yang menimpa korban. Total kerugian dari kedua rumah panggung ditaksir sekitar Rp. 200.000.000,- (Dua ratus juta rupiah),”pungkasnya.( Udi)





















