Minasamews.com,Pangkep- PT Semen Tonasa kembali menegaskan komitmennya dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG) serta menjunjung tinggi integritas melalui penegakan hukum terhadap setiap dugaan pelanggaran yang berpotensi merugikan perusahaan.
Komitmen tersebut diwujudkan dengan menyerahkan tiga oknum petugas keamanan berinisial MT, SD, dan SP kepada Polsek Bungoro pada Kamis malam, 16 Juli 2026. Ketiganya diduga terlibat dalam kasus pencurian kabel di lingkungan perusahaan berdasarkan hasil pemeriksaan awal yang dilakukan oleh Unit Keamanan Departemen Komunikasi, Hukum, dan Sarana Umum PT Semen Tonasa.
Kepala Unit Keamanan PT Semen Tonasa, Hamka, mengatakan bahwa perusahaan tidak akan mentoleransi setiap bentuk pelanggaran yang mengancam keamanan aset maupun mencederai nilai-nilai integritas perusahaan.
“PT Semen Tonasa berkomitmen menjaga keamanan aset perusahaan dan menciptakan lingkungan kerja yang berintegritas. Setiap dugaan pelanggaran akan ditangani melalui mekanisme yang berlaku dan, apabila memenuhi unsur hukum, akan diserahkan kepada aparat penegak hukum untuk diproses sesuai ketentuan perundang-undangan. Kami juga akan terus memperkuat sistem pengamanan dan pengawasan sebagai langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar Hamka.
Ia menjelaskan, langkah penyerahan ketiga oknum tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung proses penegakan hukum yang profesional, objektif, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Sementara itu, General Manager Komunikasi, Hukum, dan Sarana Umum PT Semen Tonasa, Muhammad Mursham, menegaskan bahwa perusahaan menghormati sepenuhnya proses hukum yang kini ditangani aparat kepolisian.
Menurutnya, penerapan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap hukum merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan tata kelola perusahaan yang baik di PT Semen Tonasa.
“Setiap dugaan pelanggaran yang merugikan perusahaan akan ditindaklanjuti secara profesional dan diserahkan kepada aparat penegak hukum. Kami juga mengapresiasi langkah cepat Unit Keamanan dalam mengungkap kasus ini sebagai bagian dari upaya menjaga aset dan kepercayaan terhadap perusahaan,” kata Muhammad Mursham.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak berspekulasi mengenai kasus tersebut dan memberikan ruang kepada aparat penegak hukum untuk menjalankan proses penyidikan secara objektif sesuai ketentuan yang berlaku.
“PT Semen Tonasa akan bersikap kooperatif dan mendukung sepenuhnya proses hukum hingga tuntas. Kami mengajak seluruh pihak untuk menunggu hasil penyidikan resmi dari aparat yang berwenang,” tutupnya.





















