instagram youtube

Tim SAR Gabungan Evakuasi Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Dari Dalam Jurang 200 Meter

Rusdi - Penulis Berita

Senin, 19 Januari 2026 - 07:48 WIB

Minasanews.Com.Pangkep— Kerja keras Tim SAR Gabungan, tidak hanya menemukan pesawat ATR 42-500 yang sudah hancur berkeping-keping usai menabrak Gunung Bulusaraung, Sabtu(17/1/2026) di Desa Tompobulu kecamatan Balocci kabupaten Pangkep. Tim ini telah menemukan satu korban tewas dari penumpang kapal ini. Kendati korban yang ditemukan ini masih menunggu proses identifikasi untuk menentukan jenazah siapa dari 7 kru dan 3 penumpang pesawat tersebut.

Tim SAR Gabungan ini , Minggu(18/1/2026)berhasil menemukan dan mengevakuasi satu korban tewas dari kedalaman jurang sekitar 200 meter. Pengangkatan jenazah ini memakai berbagai peralatan, mulai dari kantong jenazah, tali dana sejumlah peralatan lainnya untuk memudahkan proses evakuasi.

Baca Juga :  Ini Sosok Warga Tompobulu, Pertama Temukan Korban Pesawat ATR 42-500

Evakuasi korban pertama yang ditemukan Tim SAR Gabungan ini melalui jalur darat dari dalam jurang dalam 200 meter dan rencana proses evakuasi akan dilanjutkan hari ini Senin, seperti diakui Kepala Basarnas, Muhammad Syafii.

Proses evakuasi akan ditempuh dari dua jalur. Tetapi semua sangat tergantung dengan kondisi cuaca di Gunung Bulusaraung. Pertama melalui jalur darat korban bisa dievakuasi jika cuaca sangat mendukung dengan cara menarik menggunakan tali khusus.

“Sedangkan jalur evakuasi kedua dari udara dengan memakai helikopter Caracal. Jadi dari udara korban ditarik dari helikopter. Begitu pula dengan serpihan dan body pesawat juga bisa ditarik dari heli tersebut,” ujar Syafii di Kantor Basarnas Makassar.

Baca Juga :  Imbas Jalan Trans Sulawesi Ketiban Banjir, Kapolres Barru Turun Atasi Titik Macet

Dijelaskan Syafii yang didampingi Kepala Basarnas Makassar Muhammad Arif Anwar menjelaskan jika proses evakuasi korban bersama serpihan dan body pesawat akan dilanjutkan senin besok.

Sementara itu Kepala Basarnas Makassar, Muhammad Arif Anwar menyatakan kondisi cuaca yang tidak menentu menjadi penghambat proses evakuasi. “Kerja keras Tim SAR Gabungan untuk melakukan proses evakuasi korban dan serpihan pesawat sangat dipengaruhi dari keadaan cuaca,” kata Arif.( Udi)

Berita Terkait

Propam Dalami Motif Dugaan Oknum Polisi Coba Bunuh Diri
Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Pertama Ditemukan Masih Misteri
Hasil Outopsi Ditubuh Mayat Dalam Koper Ditemukan Ada Tanda Kekerasan
Dari Jeneponto ke Pangkep Cari Nafkah, Ternyata Wanita Ini Ditemukan Jadi Mayat
Sri Mulyani Minta Klub Moge Pegawai Pajak Dibubarkan Buntut Kasus Mario
Tiga Nama Calon Sekda Sulsel Belum di Tetapkan, Jokowi : Belum Sampai di Meja Saya
Ketua PMI Barru Terjun Langsung ke Lokasi Terdampak Bencana
Handphone Milik Korban Kasus Mayat Dalam Koper Belum Ditemukan

Berita Terkait

Senin, 3 April 2023 - 09:55 WIB

Sungai Suso Meluap, Aktivis Pemuda : Segera Hentikan Aktivitas Penambangan Liar

Minggu, 11 Mei 2025 - 12:17 WIB

Saling Lapor, Karyawan dan Pelanggan PDAM Sepakat Damai

Selasa, 26 Maret 2024 - 21:33 WIB

Ibu Hamil Asal Pulau Sailus Pangkep Meninggal di Kapal Saat Dievakuasi ke Pulau Lombok

Senin, 3 November 2025 - 16:26 WIB

Heboh Ular Piton Panjang Empat Meter Bertamu di Perumahan Guru

Minggu, 22 Januari 2023 - 12:11 WIB

Maraknya Isu Penculikan Anak, Kapolrestabes Makassar Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan

Senin, 20 Maret 2023 - 09:45 WIB

Jelang Ramadhan Telur dan Daging Ayam Mendadak Naik di Makassar

Rabu, 3 Mei 2023 - 20:57 WIB

HMI Korkom UNM Tantang Walikota Makassar Debat Publik Terkait Kebijakan Baju Adat di Tiap Sekolah

Sabtu, 6 Mei 2023 - 16:34 WIB

Jalan Berlubang Masyarakat Antang menuntut Pemerintah

Berita Terbaru

Daerah

Bupati Barru Siap Hadirkan Wahana Air Portable Joyland

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:08 WIB

Daerah

Bupati Andi Ina Tantang Pemuda Gagas Kampung Inggris

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:03 WIB

Dilarang Curi berita