instagram youtube

Suardi Kenang Almarhumah Bu dokter Sebagai Guru Mengajinya

Rusdi - Penulis Berita

Selasa, 30 Januari 2024 - 08:36 WIB

Minasanews.Com.Barru— Sebelum Udztas Das’ad Latif menyuguhkan ceramah rohaninya yang banyak menggelitik kehidupan sosial. Bupati Barru Suardi Saleh memberikan sambutan pada malam Taksiyah ke 40 meninggalnya Almarhumah drg.Hj Hasnah Syam, MARS, Senin(29/1/2024) malam di halaman Rujab Bupati.

Suardi diawal sambutannya masih tampak sedih mengenang istrinya. Suaranya sempat serak dan ia mencoba menahan kesedihan saat menyampaikan sambutannya. Dari awal setelah dipertemukan dalam pernikahan.

“Saya dengan Almarhumah tidak pernah terpisahkan. Nanti benar-benar maut menjemputnya yang memisahkan jasadnya dengan diri saya. Sejak berkiprah 10 tahun sebagai PNS di kabupaten Maros, kemudian pindah ke Pinrang dan mengabdi 19 tahun bersama dan selanjutnya hampir 10 tahun lagi di Barru kembali sama-sama dengan Almarhumah dan keluarga,” urai Suardi yang berusaha menahan rasa dukanya ditinggal Bu dokter.

Ibu Hasnah itu sulit dilupakan, kata Suardi melanjutkan untaian rasa dukanya, meski sudah 40 hari kepergiannya. “Almarhumah itu guru bagi saya karena setiap mengaji atau menjadi Imam salat dirumah. Biasanya usai salat pasti dapat teguran bahwa ada yang salah dalam bacaan Al Qur’an yang saya bacakan. Begitu pula ketika baca surah Yasin, hampir selalu diajarkan cara bacanya yang benar,” bebernya.

Baca Juga :  Suardi Harap IKA UNHAS Berkontribusi Untuk Pemkab Barru

Setelah Allah memanggilnya, saya benar-benar merasakan kehilangan istri sekaligus guru mengaji yang selalu menuntun dan mengajarkan cara bacaan Al Qur’an saya supaya benar. “Dari moment 40 hari takziyah kepergian Almarhumah, saya minta kepada kita semua. Apakah itu pengurus PKK, Dharma Wanita dan Kelompok Pengajian Nurul Huda untuk selalu mendo’akan Ibu dokter agar segala dosanya diampuni dan amalan baiknya diterima disisi Allah SWT,” pinta Suardi.

Sementara itu Udztas Das’ad Latif saat membawakan hikmah Takziyah hari ke 40 meninggalnya Almarhumah drg Hj Hasnah Syam, banyak melontarkan kritikan ke berbagai model kehidupan sosial saat ini.

Mulai dari perilaku seorang suami istri, gaya dandanan perempuan, anak, anggota dewan, Pejabat, Kepala Dinas, ASN, kontraktor, PPK hingga caleg. Semua profesi ini tak luput dari sindiran pendakwah yang kerap berguyon dalam mengkritisi sesuatu.

“Semua orang wajib bekerja dengan baik karena dihari kemudian, kita akan dimintai pertanggungjawaban dari apa yang telah dilakukan di dunia. Apalagi semua orang akan mengalami proses kematian,” ucap Udztas Das’ad.

Baca Juga :  Pemkab Barru Tercepat Salurkan Dana Desa, Suardi Diganjar Penghargaan

Dandanan wanita pun juga tak luput dari kritik yang diselingi guyonan ala Udztas Das’ad. Mulai dari urusan blacing pipi, bedak, alis, lipstik hingga bulu mata yang dinilainya sebagai kepalsuan dunia.

Begitu pula dengan pejabat dan sejumlah ASN yang pintar cari muka dan menjilat ke atasan. Bahkan tak kurang janji saat celeg kemudian lupa ketika sudah duduk diparlemen juga ikut dikritik Das’ad.

“Perbaiki cara hidupmu dan berikan pelayanan terbaik kepada semua pihak. Jangan suka menjanji kalau tidak bisa diwujudkan karena dihari kemudian kalau tidak direalisasikan. Maka tunggu anda akan diblender nanti dihari kemudian,” urainya.

Salah seorang jamaah Taksiyah, Hj Nuralam mengaku sùka dengan gaya ceramah Udztas Das’ad. “Suka mengkritik, tetapi sikap kritisnya jadi enak didengar karena diselingi guyon yang pas. Apalagi isi ceramahnya tidak pandang siapa jika ingin dikritisi,” ujarnya.( Udi)

Berita Terkait

Hacing Ganti Mursalim Abdullah Pimpin Komisi III
Kapolres Barru Launching Pamapta dan Tim Negosiator
Suardi Isyaratkan Penyerahan Ranperda APBD 2024 Miliki Dasar Hukum
Suardi Minta Tradisi Mappadendang Dipertahankan Sebagai Nilai Kearifan Lokal
Ketua DPRD Barru Pimpin Rapat Paripurna Tingkat I Penyerahan Ranperda APBD 2025
Konflik Tanah di Bonsel Kabupaten Gowa Tak Kunjung Selesai, Kantor Camat di Geruduk Demonstran
Pesan Andi Ina GPM Pertama di Mallusetasi
CSR Semen Tonasa Fasilitasi Studi Banding Forum Desa-Kelurahan

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:23 WIB

Dongkrak Sektor Pangan, Bupati Andi Barru Diganjar Penghargaan Nasional

Rabu, 17 Mei 2023 - 15:47 WIB

Pasca Raker Progres APBD Pokok, DPRD Barru Pantau Pèmbangunan Jalan

Selasa, 5 September 2023 - 08:05 WIB

Kades dan Lurah di Pangkep Raih Penghargaan Gubernur Sulsel

Kamis, 27 Maret 2025 - 22:02 WIB

Sekda Pangkep Paparkan Lima Poin Penting Dalam Musrembang RKPD

Jumat, 15 Desember 2023 - 21:04 WIB

Sukses Raih Penghargaan Dana Desa, Kades Tetap di Workshop Pengelolaan Keuangan

Jumat, 11 September 2026 - 20:45 WIB

Bupati Andi Ina Minta Penanganan Cepat Soal BBM dan Listrik

Rabu, 25 Oktober 2023 - 08:34 WIB

Bapemperda DPRD Barru Studi Banding Ranperda Ormas di Semarang

Sabtu, 9 Desember 2023 - 13:16 WIB

Dewan Analisis RTRW Kabupaten Barru

Berita Terbaru

Daerah

Kontingen Barru Meriahkan Hari Jadi Sulsel ke 357

Minggu, 18 Okt 2026 - 20:47 WIB

Daerah

Jus Nanas Madu Barru Pikat Bupati Sidrap dan Bantaeng

Minggu, 18 Okt 2026 - 20:40 WIB

Daerah

PWI Award Untuk Bupati Barru

Sabtu, 17 Okt 2026 - 13:44 WIB

Edukasi

Tekad Siswa SRT 1 Barru Dari Mimpi Jadi Berani

Sabtu, 17 Okt 2026 - 09:25 WIB