Minasanews.Com.Barru— Dampak dari telatnya proses tender menjadi penyebab progres sejumlah proyek fisik bernilai puluhan milyar di Barru molor hingga ke periode 2024. Padahal sejatinya proyek fisik yang memakai APBD dan DAK ini harus rampung 100 persen hingga 31 Desember 2023.
Namun faktanya tidak demikian. Kondisi inilah yang memantik perhatian Bupati Barru Suardi Saleh setelah mengamati sejumlah proyek yang masih dalam tahap progres pembangunan.
Suardi kemudian memberi warning( Mengingatkan) kepala Dinas PUTR dan Pejabat Pembuat Komitmen( PPK). Agar mencermati pekerjaan proyek fisik ini dan proyek ini harus rampung secepatnya karena diagendakan untuk diresmikan Penjabat Gubernur Sulsel.
“Saya berharap kepada Dinas PUTR dan PPK agar seluruh proyek dalam progres pembangunan dari kisaran 70 hingga 90 persen ini secepatnya dirampungkan. Seluruh proyek molor harus selesai paling lambat awal Februari 2024,” ujar Suardi.
Bupati Barru dua periode ini mengungkapkan jika sejumlah proyek fisik yang belum rampung hingga 31Desember 2023 harus dirampungkan paling lambat awal Februari 2024. Hal ini diungkapkan Suardi saat memimpin apel bersama para ASN yang juga dihadiri sejumlah pejabat Pemkab di Barru.
Dari hasil pengamatan orang nomor satu ke sejumlah proyek fisik di kabupaten Barru ini menyatakan progres pembangunan fisik tahun 2023 masih lebih baik dibandingkan tahun 2022. Tahun ini sejumlah proyek fisik telah selesai seperti pembangunan jalan rata-rata sudah rampung 100 persen.
“Begitu pula dengan pembangunan Puskesmas juga telah diselesaikan tepat waktu. Meski begitu sejumlah proyek fisik, seperti Perpustakaan daerah sudah mencapai 90 persen, laboratorium kesehatan daerah(70 persen), kantor Gadis-gadis( Gabungan Dinas-dinas) 70 persen dan Gedung Pemuda juga dikisaran 70 persen,” pungkasnya.( Udi)





















