instagram youtube

Kesaksian Angga Teman Mancing Rehan Korban Tenggelam di Sungai Pangkajene

Rusdi - Penulis Berita

Senin, 13 Februari 2023 - 17:21 WIB

Minasanews.com, Pangkep – Angga(7) teman mancing Rehan(7), korban tenggelam di sungai Pangkajene di kampung Matojeng Kelurahan Minasa Te’ne, Minggu(12/2) menceritakan kesaksiannya sesaat sebelum sahabatnya jatuh tercebur ke dalam sungai hingga dinyatakan tenggelam dan sampai sekarang belum ditemukan jasadnya.

Awalnya dua sahabat bocah ini, Angga dan Rehan janjian mau pergi mancing di sungai dibelakang rumah nenek korban. Keduanya sudah turun ke sungai mencari perahu yang ditambatkan dipinggir sungai. Ditempat turun sungai itu ada dua perahu.

Satu berukuran besar dan satu perahu lainnya ukurannya kecil. Dari perahu besar yang ditambatkan kemudian bisa me nyeberamg ke perahu kecil. Namun belum sampai Angga pindah ke perahu kecil.

Ia pamit ke Rehan untuk naik ke darat mencari umpan berupa cacing karena mau mancing lobster yang diketahuinya banyak dialiran sungai ini.

Baca Juga :  Korban Tewas Erupsi Marapi 21 Orang, Teridentifikasi Tim DVI Baru 16 Jasad

Rehan tinggal sendiri menunggu kedatangan Angga yang pergi.mencari umpan. Tak lama kemudian Rehan pindah ke perahu kecil untuk membuang sebagian air yang kerap memenuhi perahu kecil tersebut.

Saat itu juga Angga muncul mau menuju perahu kecil yang diikat ke perahu besar. Hanya saja ikatan itu tidak kuat sehingga perahu kecil ini terlepas dan terbawa arus, lalu terbalik yang menyebabkan Rehan ikut tercebur dan terbawa arus sungai.

Mungkin ikatan tali perahu kecil ini tidak kuat sehingga terlepas dan saat itulah Rehan sempat memberi kode minta tolong.

“Ketika itu saya berusaha melepas pakaian untuk menolong Rehan, namun sahabat saya itu hilang dan tak muncul lagi dipermukaan air karena terseret arus air sungai,” ucap Angga.

Baca Juga :  Kuburan Nelayan Korban Tenggelam di Pulau Poleonro Digali Kembali

Angga kemudian pulang melaporkan hal ini ke Nurdin bahwa Rehan tenggelam di sungai setelah perahu kecil yang ditumpangi terbalik. Angga bersama Nurdin terus menyusuri sungai berusaha mencari keberadaan Rehan.

Namun upaya pencarian itu tidak berhasil dan Rehan dinyatakan tenggelam di aliran Sungai Matojeng. Hingga Senin(13/2) sosok Rehan belum ditemukan.

Upaya pencarian senin ini terpaksa ditunda gegara air sungai Pangkajene meluap. Penundaan pencarian tersebut diakui Kapolsek Minasa Te’ne, AKP Muhlis.

“Pencarian ditunda karena kondisi air sungai yang meluap sehingga tidak mungkin dilakukan. Kita tunggu sampai kondisi air sungai normal kembali,” ujar AKP Muhlis.

Perwira tiga balok ini juga menambahkan jika siang ini sekitar pukul 11.00 wita. Tim SAR Brimob sudah datang untuk melakukan pencarian.( Udi)

Berita Terkait

Pansus DPRD Barru Bedah Ranperda Inisiatif Pemberdayaan Nelayan dan Pengelolaan Sampah
Ketua DPRD Barru Serahkan Empat Ranperda Inisiatif
Bupati Barru Miliki Kenangan Saat Jadi Panitia Masjid
Suardi Tantang Petani Barru Tidak Putus Asa Hadapi Gejala El Nino
Pesan MYL Sambut HUT 52 Korpri, Tingkatkan Pelayanan Masyarakat
Owner Al Hijrah Diperiksa Malam Hingga Jelang Subuh
Penamatan Al Wahda Islamiyah Barru Mengusung Tema Ukir Prestasi Menuju Generasi Rabbani
Imigran Asal Kashmir India Diamankan Imigrasi Pare-pare di Barru

Berita Terkait

Selasa, 2 Mei 2023 - 16:50 WIB

Rutan Kelas II B Barru Upacara HBP ke 59 Secara Virtual

Senin, 14 Agustus 2023 - 09:15 WIB

Bapemperda Menunggu Jadwal Singkronisasi Ranperda Inisiatif Dari Kemenkumham

Senin, 30 Oktober 2023 - 19:42 WIB

Dewan Bersama Bawaslu Audience Bahas Pemilu 2024

Minggu, 24 Desember 2023 - 07:19 WIB

Pangkep Diganjar Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik

Kamis, 16 Mei 2024 - 20:58 WIB

Suardi Harap CJH Barru Ikuti Seluruh Rangkaian Ibadah Haji

Rabu, 26 Juli 2023 - 21:26 WIB

Bupati Barru Minta Operasi Pasar Atasi Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Selasa, 24 Oktober 2023 - 13:33 WIB

Suardi Tantang Petani Barru Tidak Putus Asa Hadapi Gejala El Nino

Selasa, 1 Agustus 2023 - 10:56 WIB

Bupati Barru Ajak Warga Desa Pujananting Jaga Tradisi

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page