instagram youtube

Wabup Barru Temukan Sejumlah Los Kosong di Pasar Mattirowalie

Rusdi - Penulis Berita

Kamis, 23 April 2026 - 12:37 WIB

Minasanews.Com.Barru — Menjelang peluncuran transaksi non-tunai berbasis QRIS di Pasar Mattirowalie, Wakil Bupati Barru bersama Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, didampingi Kepala Bapenda, Kasatpol PP, Petugas pasar dan UPTD Pasar dari Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Ketenagakerjaan, Bank Sulselbar dan Bank Indonesia melakukan peninjauan langsung ke area pasar yang terletak di Jalan AP Pettarani, Kamis (23/04/2026).

Peninjauan tersebut difokuskan pada kondisi los dan kios pasar, khususnya yang masih kosong atau belum dimanfaatkan secara optimal. Pemerintah daerah mendorong agar los-los yang tersedia segera ditempati oleh pedagang guna meningkatkan aktivitas ekonomi sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Barru menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh kalah dengan kondisi di lapangan dan harus mengambil langkah tegas namun tetap adil dalam pengelolaan pasar.
“Tanggung-tanggung, pemerintah itu tidak boleh kalah dengan masyarakat. Tetapi harus adil. Ini milik kita bersama, bukan milik perorangan,” tegasnya.

Baca Juga :  Dimomen Idul Adha, Bupati MYL Minta Warga Jaga Empat Hal

Ia juga menekankan pentingnya kebijakan yang adaptif, termasuk pemberian kemudahan bagi pedagang baru untuk menempati los kosong tanpa terbebani tunggakan dari penyewa sebelumnya. Menurutnya, tunggakan tetap menjadi tanggung jawab pemilik lama dan tidak boleh menghambat masuknya pedagang baru.

“Yang ingin masuk silakan masuk dan mulai berusaha. Pembayaran disesuaikan sejak awal masuk. Jangan sampai aset kita terbengkalai hanya karena persoalan lama yang tidak terselesaikan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Wakil Bupati mengingatkan bahwa optimalisasi pemanfaatan los pasar akan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan daerah serta menggeliatnya aktivitas perdagangan masyarakat.

Baca Juga :  Diakhir Masa Jabatan, Gubernur Andalan Resmikan Mesin Pengolahan Sampah RDF

Selain peninjauan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan kesiapan peluncuran transaksi digital QRIS yang didukung oleh Bank Sulselbar dan Bank Indonesia. Sistem pembayaran ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, serta keamanan dalam transaksi jual beli di pasar tradisional.

Dengan adanya digitalisasi transaksi serta optimalisasi pemanfaatan fasilitas pasar, Pemerintah Kabupaten Barru optimistis Pasar Mattirowalie akan menjadi pusat ekonomi rakyat yang lebih modern, tertib, dan berdaya saing.( Udi)

Berita Terkait

Ketua DPRD Bersama Bupati Barru Tandatangan Nota Kesepahaman APBD-P 2024
Bupati Pangkep Sebut Satyalencana Karya Satya Wujud Penghargaan Negara Kepada ASN
Ketua DPRD Barru Hadiri Pengukuhan Paskibraka
Kepala BPPMDDT Makassar dan Kepala BPI Kemendesa PDT RI Dampingi Mendes Yandri Letakkan Batu Pertama Kopdes Merah Putih 
Sekda Barru Pilih Pensiun Dini, Apakah Mau Maju Dipilkada?
Andi Ina Target Peran Strategis ICMI Bersinergi Pemda
Bapemperda DPRD Barru Jadwalkan Konsultasi Kemenkumham Sulsel
Usai Penyerahan Ranperda, DPRD Barru Bahas Pencabutan Perda ADD

Berita Terkait

Sabtu, 3 Agustus 2024 - 18:07 WIB

Usai Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja Pallawa, Suardi Ikut Show Of Force

Sabtu, 13 Juli 2024 - 15:49 WIB

Bupati Barru Akui Dirinya Keluarga Besar PPM

Sabtu, 7 Oktober 2023 - 14:50 WIB

Bupati MYL Bagi-bagi Bantuan ke Warga Tiga Desa di Tondong Tallasa

Senin, 8 Januari 2024 - 09:27 WIB

Legislator Dapil 1 Kecamatan Barru Pantau Proyek Pengecoran Jalan Tiga Desa

Senin, 6 November 2023 - 05:01 WIB

DPRD Barru Bersama Dinsos Bahas Penerimaan Bansos El Nino

Kamis, 30 Oktober 2025 - 12:49 WIB

DPRD Pangkep Siapkan Ranperda Perlindungan dan Pemenuhan Hak Disabilitas

Rabu, 13 September 2023 - 12:26 WIB

Konsultasi KUPA-PPAS 2023, Wakil Rakyat Barru Kunker ke DPRD Makassar

Kamis, 16 November 2023 - 15:15 WIB

Ketua DPRD Barru Pimpin Rapat Bamus Pertengahan Bulan

Berita Terbaru