instagram youtube

Pengendara Tanpa Helm Pelanggar Paling Menonjol Selama Operasi Zebra

Rusdi - Penulis Berita

Senin, 24 November 2025 - 09:52 WIB

Minasanews.Com.Barru — Memasuki sepekan pelaksanaan Operasi Zebra Pallawa 2025, Polres Barru melalui Satuan Lalu Lintas terus mengutamakan langkah-langkah preventif dan preemtif untuk meningkatkan keselamatan serta ketertiban berlalu lintas di wilayah Kabupaten Barru.

Hal tersebut diungkap Kasat Lantas Iptu Saripuddin, S.H., MH kepada awak media, Minggu (23/11/2025).

“Selama seminggu Operasi Zebra Pallawa, kami melakukan pendekatan yang menyasar komunitas, pengguna jalan berisiko tinggi, hingga pemanfaatan media sosial. Kami juga tetap melakukan penindakan terhadap pelanggaran dengan menggunakan ETLE,” jelas Kasat Lantas.

Sepanjang pelaksanaan operasi, berbagai kegiatan pembinaan, pengawasan, dan edukasi berlangsung secara intensif dan menyentuh beragam kelompok pengguna jalan.

Baca Juga :  Rutan Kelas II B Barru Deklarasi Zero Halinar

Dalam kegiatan preemtif, Sat Lantas Polres Barru aktif memberikan pembinaan dan penyuluhan. Edukasi juga diberikan kepada komunitas ojek, seperti pangkalan ojek Pasar Mattirowalie dan pangkalan ojek Jalan Jenderal Sudirman, serta komunitas ojek online yang beroperasi di wilayah Barru.

Selain itu, edukasi turut menyasar para pengemudi truk, terutama terkait larangan ODOL (Over Dimension Over Loading), sebagai bagian dari upaya mencegah kecelakaan dan menjaga kelancaran arus kendaraan berat. Penyampaian pesan keselamatan juga diperluas melalui media sosial agar dapat dijangkau oleh lebih banyak masyarakat.

Baca Juga :  DPRD Pangkep Kaji Ranperda Perlindungan dan Pemenuhan Hak Disabilitas

Selain mengedepankan edukasi dan pencegahan, Polres Barru tetap melaksanakan penindakan hukum melalui sistem ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement). Dari berbagai pelanggaran yang terekam, pengendara roda dua yang tidak menggunakan helm berstandar nasional menjadi temuan yang paling sering muncul di wilayah Barru.

Kendati demikian, petugas tetap menerapkan pendekatan humanis. Teguran persuasif diberikan kepada pelanggar yang sifat pelanggarannya masih dapat ditolerir.( Udi)

Berita Terkait

Suardi Sebut Peringatan Maulid Selalu Didominasi Perempuan
Sumangena To Berrue Jadi Persembahan Istimewa HUT Barru ke 66
Wabup Pangkep Nilai Donor Darah Berharga Sebagai Amal Jariyah
Ketua DPRD Barru Pimpin Rapat Bamus Pasca Idul Adha
DPRD Barru Sahkan Ranperda APBD 2024 Jadi Perda
DPRD Barru Fasilitasi Pembahasan Nasib Indomaret
Peserta Ujian CAT P3K Dipantau 8 CCTV Setiap Ruangan
DPRD Barru Terima Penyerahan KUPA-PPAS 2023 Untuk Dibahas

Berita Terkait

Selasa, 7 Februari 2023 - 13:01 WIB

Target OPS Keselamatan 2023 Tekan Angka Fatal Lakalantas

Rabu, 10 April 2024 - 09:56 WIB

TP PKK Barru Berbagi Bantuan Paket Sembako Untuk Siswa Wahdah Islamiyah

Jumat, 21 Maret 2025 - 16:53 WIB

Wabup Pangkep Safari Ramadan Malam ke 20 di Kelurahan Kassi

Selasa, 3 Maret 2026 - 20:19 WIB

Wabup Barru Serahkan Bantuan Syiar Ramadan

Kamis, 17 April 2025 - 07:51 WIB

Bupati MYL Harap Pembangunan Masjid Al Mubarak Tingkatkan Keimanan dan Ketaqwaan

Sabtu, 8 Februari 2025 - 16:04 WIB

Harapan Wabup Pangkep STQH Ajang Cetak Generasi Pencinta Al Qur’an dan Hadits

Kamis, 11 April 2024 - 15:31 WIB

Suardi Boyong Pejabat Barru Open House Pj Gubernur dan Kapolda Sulsel

Senin, 6 Mei 2024 - 20:26 WIB

TP PKK Barru Kedua Kalinya Gelar GPM di Tanete Riaja

Berita Terbaru

Dilarang Curi berita