Minasanews.Com.Barru– Kerja keras Pengurus Pokja PAUD Kabupaten Barru yang dipimpin Hj Endang Susilawati, untuk mewujudkan anak Indonesia hebat, akhirnya berbuah manis. Usai pelantikan para pengurus Pokja PAUD oleh Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari,SH,M.Si di lantai 6 Mall Pelayanan Publik, Selasa(10/2/2026). Pengurus Organisasi ini berhasil tampil pertama di Sulsel melaunching Sosialisasi Pelibatan Orang Tua, Masyarakat dan Pemangku Kepentingan melalui program Tujuh Kebiasaan Baik Anak Indonesia Hebat.

Kesuksesan Pengurus Pokja PAUD Barru dalam launching ini. Tidak terlepas dari adanya dukungan kuat dari Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari. Apalagi memperoleh support dari pihak Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui
Direktur Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (PDM), atas peluncuran pelibatan orang tua, masyaralat dan pemangku kepentitngan dari program gerakan “7 Kebiasaan Baik Anak Indonesia Hebat”.
Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH) adalah inisiatif Kemendikdasmen untuk membentuk karakter generasi emas 2045 melalui pembiasaan rutin: Bangun Pagi, Beribadah, Berolahraga, Makan Sehat, Gemar Belajar, Bermasyarakat, dan Tidur Cepat. Kebiasaan ini berfokus pada kedisiplinan, spiritualitas, kesehatan fisik-mental, dan kepedulian sosial, yang diterapkan secara konsisten di sekolah dan rumah.
Launching Sosialisasi Pelibatan Orang tua, masyarakat dan pemangku kepentingan ini dirangkai dengan prosesi pelantikan pengurus Kelompok Kerja (Pokja) PAUD Kabupaten Barru yang dipimpin langsung Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari dan disaksikan jajaran pimpinan OPD Pemkab Barru.

Untuk launching sosialisasi ini, kata Ketua Pokja Bunda PAUD Kabupaten Barru, Hj Endang Susilawati, pihaknya memperoleh support dan arahan dari Direktur PAUD Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Begitu pula dari Kepala BPMP Sulsel memberikan apresiasi serta menilai bahwa kegiatan yang digelar Pokja PAUD pertama di Sulsel.
Dalam sambutannya, Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., selaku Bunda PAUD Kabupaten Barru, menegaskan pentingnya komitmen bersama yang bersifat integratif dan strategis dalam penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Barru.
Hal tersebut disampaikan Bupati Barru dalam sambutannya pada kegiatan Rapat Koordinasi dan Pengukuhan Bunda PAUD serta Pokja Bunda PAUD Kabupaten, Kecamatan, Kelurahan, dan Desa, yang dirangkaikan dengan penandatanganan komitmen bersama penguatan layanan PAUD holistik integratif.
Bupati Barru menyampaikan bahwa komitmen yang dibangun bukan sekadar seremonial, melainkan harus menjadi upaya nyata untuk menyatukan visi lintas sektor, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, pengasuhan, perlindungan, dan kesejahteraan anak.
“Saya berharap komitmen ini tidak berhenti pada tataran formal, tetapi benar-benar menjadi komitmen strategis untuk menyatukan visi. Tantangan ke depan adalah bagaimana mengurus dan memastikan komitmen integratif ini berjalan dengan baik dan saling menguatkan,” tegasnya.
Menurutnya, program-program PAUD yang terukur dan terintegrasi tidak akan berjalan optimal tanpa dilandasi nilai ketuhanan, etika, dan kemanusiaan. Oleh karena itu, ia mengapresiasi seluruh pihak yang selama ini telah memberikan dedikasi, bimbingan, serta kontribusi nyata bagi kemajuan keluarga dan anak-anak di Kabupaten Barru.
Bupati Barru juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh Bunda PAUD, Pokja PAUD, guru PAUD, pemangku kepentingan, serta perangkat daerah yang telah berkomitmen mendukung terselenggaranya layanan PAUD secara berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan bahwa PAUD merupakan fondasi utama pembangunan sumber daya manusia, karena pada masa usia dini terjadi pembentukan karakter, kecerdasan, dan keterampilan dasar anak.
“Pendidikan karakter harus diperkuat sejak usia emas. Setinggi apa pun pendidikan seseorang, tanpa karakter yang baik, maka pendidikan itu menjadi tidak bermakna,” ujar Andi Ina.
Bupati Barru juga menekankan pentingnya penguatan nilai-nilai keagamaan, kesehatan jasmani dan rohani, serta pembiasaan perilaku positif sejak dini, agar anak-anak tumbuh menjadi generasi yang cerdas, sehat, berakhlak, dan berdaya saing.
Selain itu, Bupati Barru menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Barru untuk terus hadir dan memberikan perhatian penuh terhadap keberlangsungan PAUD, termasuk menjamin keberadaan satuan PAUD di seluruh wilayah, hingga ke pelosok desa.
“PAUD tidak boleh dipandang sebelah mata. PAUD harus menjadi prioritas dan perhatian pemerintah daerah, karena di sinilah masa depan Kabupaten Barru dan bangsa ini dibentuk,” tegasnya.
Sementara itu Direktur PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) pada Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Ditjen PAUD Dikdasmen) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Dr. Nia Nurhasanah, S.Si, M.Pd. dalam arahannya menyampaikan bahwa peluncuran 7 Kebiasaan Baik ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam menyiapkan generasi muda berkarakter sejak usia dini.
” Saya mengapresiasi Bunda PAUD dalam hal ini Bupati Barru yang menginisiasi kegiatan peluncuran Pelibatan Orang Tua, masyarakat dan pemangku kepentingan. PAUD ini merupakan pundasi dalam.membentuk karakter anak secara dini supaya siap menghadapi masa depan,” ucap Nia.
Untuk mewujudkan PAUD, kata Direktur PAUD ini, semua pihak harus bertanggung jawab, mulai dari lingkungan keluarga, masyarakat dan para pemangku kepentingan. “Untuk mewujudkan Visi kami pada Direktorat PAUD, mewujudkan pendidikam bermutu untuk semua. Hal ini perlu ada program prioritas untuk merealisasi gerakan 7 kebiasaan anak Indonesia hebat,” ucapnya
Komitmen Kabupaten Barru. Seperti dijelaskan Direktur PAUD jebolan S3 ini bahwa Pemkab yang terus berkomitmen membangun harus menjadi contoh kolaborasi dari daerah lain di Indonesia. Harapan kami, apa yang diluncurkan bisa menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.
Dukungan apresiasi juga datang dari Kepala Balai Penjamin Mutu Pendidikan( BPMP) Sulsel, Dr Ir Imran, S.Kom.M.T. Inisiasi Pemkab Barru patut diapresiasi karena bisa menginisiasi dengan Pelibatan orang tua, masyarakat dan pemangku kepentingan.
Insiasi Bunda PAUD selaku Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari patut diapresiasi karena melakukan penguatan pendidikan karakter dalam membangun generasi usia dini. “Program Peluncuran Pelibatan Orang Tua, Masyarakat dan Pemangku Kepentingan yang dilakukan Pengurus Pokja Bunda PAUD Barru sudah sesua Asta Cita Presiden. Gerakan ini terwujud karena adanya sinergi kuat antara semua pihak dan hal tersebut didukung oleh trilogi pendidikan( Sekolah, Masyarakat dan Pemangku Kepentingan),” ujar Kepala BPMP Sulsel ini.
Dikatakan Dr Imran, 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat ini diharapkan menjadi pemantik dalam Mappadeceng untuk membangun generasi muda secara dini di Kabupaten Barru. “Seperti juga tertuang dalam ayat Al Qur’an dalam surat At Tun, bahwa kabupaten Barru pembawa kabaikan,” pungkasnya.( Udi)





















