instagram youtube

Bawaslu Kota Makassar: PPK dan PPS Rawan Bermain di Pemilu 2024

admin - Penulis Berita

Kamis, 26 Januari 2023 - 16:21 WIB

Pemilu 2024

Pemilu 2024

Minasanews.com, Makassar- Tugas anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Panita Pemilihan Kecamatan (PPK) bukan perkara mudah. Paling sering dan rawan digoda oleh pihak yang berkepentingan dalam Pemilu maupun Pilkada.

Godaan politik uang ini tentu tak lepas dari kepentingan pihak tertentu yang kerap ingin mengubah hasil Pemilu. Dimana penyelenggara tingkat bawah ini yang berpotensi melakukan permainan suara jika salah satu partai atau caleg tidak puas hasil perhitungan di tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Bercermin dari Pileg 2019 lalu, Pengadilan Negeri Makassar setidaknya memutuskan tujuh penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu) di Makassar bersalah. Terdakwa divonis 4 bulan penjara dengan denda Rp5 juta dan 6 bulan penjara dengan denda Rp10 juta.

Baca Juga :  Bapenda Makassar Sosialisasikan Kebijakan Pajak Daerah Tahun 2023

Mereka adalah Ketua PPK Kecamatan Panakkukang  dan Ketua PPK Kecamatan Biringkanaya yang divonis dengan hukuman 4 bulan penjara dengan denda Rp 5 juta.

Sementara IAS, FA, MB, FR dan RM dijatuhi pidana kurungan 6 bulan penjara dan denda Rp10 juta subsider 1 bulan penjara dengan masa percobaan 10 bulan.

Mereka dinyatakan terbukti bersalah dan meyakinkan bersama-sama melakukan tindak pidana pemilu berupa tindakan penggelembungan suara.

Komisioner Bawaslu Kota Makassar, Sri Wahyuningsih mengatakan pengalaman yang terjadi pada Pemilu 2019 lalu menjadi pembelajaran baginya dan pihaknya telah melakukan pemantauan terhadap PPK dan PPS sampai saat ini.

Bahkan pihaknya telah mengingatkan kepada KPU Kota Makassar agar melihat integritas mereka. “Jadi kami sudah memberikan imbauan kepada KPU untuk memilih orang yang tidak memiliki masalah terutama berafiliasi dengan partai politik,” kata Sri Wahyuningsih, Rabu (25/1/2023).

Baca Juga :  Jaga Kesehatan dan Kebugaran Satpol PP Rutin Gelar Samapta

“Yang divonis oleh pengadilan kemarin (Hasil Pemilu 2019) tidak lagi menjadi penyelenggara,” bebernya.

Walau KPU sudah melakukan pelantikan terhadap PPK dan PPS, Bawaslu Kota Makassar tetap menerima aduan masyarakat, jangan sampai diantara mereka ada yang berafiliasi dengan partai politik. Apalagi pelaksanaan Pemilu masih cukup panjang.

“Kami masih menerima informasi dan kami akan menelusuri informasi tersebut, jika memang ada kami akan sampaikan ke KPU jika mereka terbukti. Kan ada calon penggantinya,” jelasnya.

Berita Terkait

Anggota DPR RI H Muhammad Aras Bedah Ribuan Rumah Warga di Barru
DPD Nasdem Barru ‘ Memanas ‘ Pengurus Desak Bendahara Mundur
Akui Blunder saat Pendaftaran Bacaleg, PKS Akan Lakukan Evaluasi
Simak Prediksi Caleg DPRD Kota Makassar yang Berpotensi Lolos
Tak Terima Usulan Pergantian Dirinya Sebagai Wakil Ketua DPRD Barru, Kamil Melawan
Melalui Partai Gerindra, Sulfiana Fokus Perjuangkan Aspirasi Pemilih Perempuan di Dapil V Bone
KPU Sulsel Akan Siapkan TPS Khusus Pemilu 2024
Suardi Hadiri Penandatanganan Deklarasi Damai Pemilu 2024

Berita Terkait

Minggu, 15 Oktober 2023 - 14:01 WIB

Hari Terakhir Reses Masa Sidang Pertama DPRD Barru

Senin, 23 Januari 2023 - 20:12 WIB

Luluskan PPS yang Berafiliasi Parpol, KPU Makassar Pilih Bungkam

Rabu, 18 Oktober 2023 - 18:44 WIB

Suardi Hadiri Penandatanganan Deklarasi Damai Pemilu 2024

Senin, 22 Mei 2023 - 08:00 WIB

Cak Imin Makin Percaya Diri Setelah Melawat ke Makassar

Kamis, 4 Mei 2023 - 09:54 WIB

DPD Nasdem Barru ‘ Memanas ‘ Pengurus Desak Bendahara Mundur

Kamis, 14 Desember 2023 - 07:05 WIB

TP Tak Ingin Tebar Janji, IRT Curhat Terima Sarung Harus Berebut

Jumat, 16 Februari 2024 - 10:49 WIB

Prihatin Petugas Pemilu Tumbang, Suardi Pantau Pemeriksaan Kesehatan KPPS

Selasa, 28 Februari 2023 - 05:34 WIB

Timsel Umumkan Seleksi Administrasi, 37 Bacalon Komisioner Bawaslu Sulsel Gugur

Berita Terbaru

Daerah

Bupati MYL Minta PPPK Jalankan Tugas Sepenuh Hati

Jumat, 1 Mar 2024 - 06:19 WIB