Minasanews.Com.Barru— Jika mencari siapa kader perempuan paling tulen di Golkar Sulsel saat ini, maka Andi Ina Kartika Sari salah satu sosok yang pantas menyandang status tersebut. Bukti kekaderan Andi Ina di Partai berlambang beringin ini tidak perlu diragukan lagi. Selain lama berkiprah dan malang melintang di partai Golkar. Andi Ina juga sudah menduduki sejumlah posisi strategis. Terbukti melalui partai ini pernah menjabat sebagai anggota legislatif hingga Ketua DPRD Sulsel dan kini berhasil menjadi Bupati perempuan pertama di kabupaten Barru.
Secara trah kekeluargaan Andi Ina memang memiliki darah Golkar. Ibunya Andi Tja Cambolang, pentolan Golkar dan pernah duduk di DPRD Sulsel dan kini titisan darah politik itu turun ke putrinya yang sudah setahun memimpin Kabupaten Barru
Meski dalam perjalanan sebagai kader Golkar, bukan berarti ia tidak pernah menemui kegagalan dalam mengarungi perhelatan pemilu. Ketua IKA Smansa Makassar ini juga pernah merasakan kekalahan diajang pemilihan legislatif DPRD Sulsel, namun keberhasilan yang selalu menjadi tekadnya, membuat dirinya tumbuh sebagai perempuan petarung dikancah politik.
Tidak heran jika jelang pemilihan calon ketua DPD Golkar Sulsel, nama Andi Ina Kartika Sari, termasuk kandidat kuat yang turut diperhitungkan banyak pihak untuk maju bertarung di ajang pemilihan Calon Ketua Golkar Sulsel.
Bukan karena posisi jabatan yang dipikul sebagai Bendahara DPD Golkar Sulsel. Banyak pihak menilai kalau Andi Ina memiliki jejaring kuat ditubuh partai Golkar. Pribadi yang begitu low profile kepada semua orang merupakan modal pembuka jika sosok Andi Ina gampang menjalin pertemanan dengan banyak orang.
Dimata pengamat Politik yang juga akademisi Unismuh Makassar, Dr Andi Luhur Prianto memberikan penilaian bahwa Andi Ina itu tampil sebagai politisi populis berpengalaman, piawai dalam komunikasi publik dan lobi politik lintas level.
“Ia membuka pintu, membangun kepercayaan, dan mengonsolidasikan dukungan,” ujar Andi Luhur seperti dikutip.dari Pelta.Id
Sementara itu dari pengakuan Andi Ina saat tampil sebagai Narasumber Setahun Kepemimpinan Andi Ina Sebagai Bupati Barru dalam suatu diskusi publik bersama media, Selasa (17/2/2026).
Menilai bahwa dirinya ketika meniti karir politik sejak di DPRD, hingga menjadi bupati, itu semata-mata karena Allah. “Tetapi jembatannya adalah Partai saya yakni Partai Golkar Sulsel,” ujarnya
Bagi Andi Ina, Golkar bukan sekadar kendaraan politik. Ia menilai hubungannya dengan partai sebagai ikatan panjang yang telah dibangun sejak dulu.
Ia menyebut, pengalaman panjangnya di Golkar menjadi modal penting jika suatu saat ia diberi amanah memimpin partai berlambang pohon beringin itu.
“Golkar terlalu banyak memberikan kebaikan-kebaikan kepada kami. Dan, menurut saya, Partai Golkar itu sama dengan NKRI harga mati,” tegasnya
Saat ditanya apakah dirinya siap maju sebagai kandidat.ketua Golkar Sulsel, Secara eksplisit memberikan gestur kesiapan mental.
“Kalau diminta dan amanah itu diberirkan, Insya Allah saya akan baca bismillah, Golkar itu.merupakan partai yang membesarkan saya. Prinsipnya Golkar sama seperti NKRI harga mati. Selanjutnya silahkan artikan sendiri,” bebernya
Andi Ina menyebutkan perjalanan politiknya sejak tahun 2004 berawal dari partai Golkar. Secara formal dirinya masuk ke struktur partai. “Apalagi keluarga saya sudah lebih dulu berkiprah dalam lingkungan Golkar,” terangnya.( Udi)





















