Minasanews.Com.Pangkep — DPRD Pangkep secara resmi menerima penyerahan Pengantar Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dari Pemkab Pangkep, Rabu(2/9/2026).
Penerimaan dokumen tersebut diterima Ketua DPRD Pangkep H Haris Gani dari Wabup H Rahman Assegaf dalam Rapat Paripurna DPRD di Ruang Sidang A, Jalan Cendana, Kelurahan Padoang Doangan, Kecamatan Pangkajene.
Rapat paripurna ini dipimpin Ketua DPRD Pangkep, H. Haris Gani, didampingi unsur pimpinan dan anggota legislatif lainnya.
Penyerahan dokumen ini dilakukan Wakil Bupati Pangkep, Drs. H. Abd. Rahman Assagaf dan disaksikan Sekretaris Daerah, para staf ahli, asisten, kepala OPD, Kepala Kantor Kementerian Agama, anggota DPRD, bersama undangan lainnya.
Usai mneyerahkan ranperda ini, Wakil Bupati Pangkep Abd. Rahman Assagaf menyatakan perubahan APBD memiliki nilai urgen dalam memastikan kebijakan keuangan daerah untuk menjawab dinamika dan kebutuhan terkini.
Menurut Wabup, berdasarkan perkembangan ekonomi dan perubahan kebijakan pemerintah pusat maupun provinsi. Maka Pemkab harus melakukan evaluasi pelaksanaan anggaran dalam setiap penyusunan Perubahan APBD.
“Setiap Perubahan APBD harus selalu ada progres penyesiaian antara tingkat pendapatan dengan belanja. Itulah sebabnya harus ada instrumen untuk menyelaraskan kebijakan fiskal daerah dengan kondiai dinamika terkini,” ujar Rahman.
Sementara itu, Ketua DPRD Pangkep H Haris Gani mengapresiasi langkah Pemkab yang secara tepat waktu menyerahkan dokumen Rancangan Perubahan APBD 2026. Antara legislstif dengan eksekutif penting menjalin sinergitas untuk untuk menyusun dokumen dari Ranperda tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.
“Meski ada langkah kebijakan pemerintah pusat dalam melakukan pemangkasan dan efisiensi anggaran kepada Pemerintah daerah. Tetapi hal ini tidak membuat kita selalu pesimis. Justru dengan kekuatan sinergitas antara legislstif dengan eksekutif bisa menjadi spirit dalam melakukan inovasi tanpa harus mengabaikan pelayanan kepada masyarakat,” ucap Haris.( Udi)
















