Minasanews.Com.Barru— Saat ini para Pejabat dilingkup Pemkab Barru diliputi rasa harap-harap cemas jelang pelantikan yang tinggal beberapa jam lagi. Apalagi tersiar kabar jika hari ini Kamis(23/10/2025) Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari akan menggelar mutasi dan pelantikan di Anjungan Pantai Sumpang Binangae.
Mutasi hari ini juga merupakan realisasi dari hasil job fit untuk pejabat eselon II yang sudah lama dinantikan dan bermakna pergeseran. Begitu pula dengan pejabat struktural lainnya yang masuk radar mutasi kali ini diliputi rasa campur aduk antara harapan dengan kecemasan.Terkhusus para pejabat yang mengincar posisi jabatan strategis tentu menjadi harapan dan rasa cemas akan menghinggapi bagi pejabat yang sudah mengetahui dirinya jika akan diberikan posisi jabatan non strategis.
Sejumlah pihak menyebutkan kalau jabatan strategis ditingkat eselon II yang dimaksud adalah Bappeda, Bapenda, Dinas Pendidikan, Dinas Pekerjaan Umum BKPSDM, DPMPTSP, Inspektorat, DPMD ,Sekretaris DPRD. Sedangkan jabatan yang disebut non strategis seperti Bakesbangpol, Staf Ahli dan Asisten. Posisi jabatan strategis dan non strategis itulah yang bisa memantik harapan dan kecemasan
Mutasi dilingkup Pemkab Barru memang sudah lama dinanti para pejabat. Apalagi sudah digelar job fit dan saat ini sejumlah jabatan dijabat bukan pejabat defenitif( Pelaksana tugas). Sedikitnya dilingkup Pemkab Barru ada 11 jabatan eselon II yang lowong dan dijabat seorang Pelaksana tugas(Plt).
Rasa cemas dari rencana mutasi yang akan digelar itu juga menghinggapi para pejabat struktural yang berasal dari kalangan Guru Beberapa sumber menyebutkan jika sekarang ada regulasi baru yang bakal diterapkan bahwa semua guru akan dikembalikan ke posisi semula sebagai tenaga pengajar di sekolah.
Dilingkup Pemkab Barru sendiri ada beberapa jabatan struktural dijabat tenaga guru seperti Sekretaris Dinas, Kepala Bagian, Camat, hingga Lurah.
Jauh-jauh hari sebelum rencana mutasi yang bakal digelar sore ini, Kepala BKPSDM Samsir yang dikonfirmasi membenarkan jika ada sekitar 11 posisi jabatan eselon II yang dijabat Plt dan tinggal menunggu pengisian pejabat defenitif. “Untuk penempatan para pejabat eselon II, Bupati sudah memiliki dasar dari hasil job fit,” ujar Samsir ketika itu.( Udi)





















