Minasanews.Com.Barru— Angka kecelakaan lalu lintas di wilayah kabupaten Barru selama tahun 2025 sebanyak 251 kejadian. Jumlah tersebut mengalami penurunan dibandingkan 2024 yang mencapai 332 kejadian. Penurunan angka lakalantas berbanding terbalik dengan jumlah kasus korban jiwa yang meningkat selama 2025 dengan capaian korban jiwa sebanyak 46 orang.
Jumlah korban meninggal dunia akibat lakalantas pada 2025 meningkat 1 korban jiwa hingga berjumlah 46 orang. Angka tewas karena lakalantas tahun 2024 hanya mencapai 45 orang. Tingkat kecelakaan lalu lintas sepanjang 2025 ini ikut dirilis Polres Barru saat digear Pres Rilis, Rabu(31/12/2025) di Mapolres Barru yang dipimpin Kapolres Barru AKBP Ananda Fauzi Harahap didampingi Wakapolres Kompol Makkanenneng, Kabag Ops Kompol A. Rahmat, Kasat Lantas AKP Syarifuddin, Kasat Reskrirm Iptu Akbar Sirajuddin dan Kasat Narkoba.
Pada kesempatan ini, kata Kapolres, “kami menyampaikan Rilis Akhir Tahun 2025 Polres Barru, yang memuat capaian kinerja sepanjang tahun 2025, meliputi bidang kriminalitas, narkoba, lalu lintas, pelayanan kepolisian, serta dukungan terhadap program strategis pemerintah,” ujar AKBP Ananda
Jumlah kasus kriminal pada tahun 2025 tercatat sebanyak 239 kasus, menurun dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 246 kasus, atau mengalami penurunan sebanyak 7 kasus dengan persentase penurunan 3 persen.
“Dari total 239 kasus yang ditangani sepanjang tahun 2025, sebanyak 215 perkara berhasil diselesaikan, sehingga persentase penyelesaian perkara mencapai 90 persen, meningkat 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” terangnya
Adapun jenis tindak pidana yang mendominasi sepanjang tahun 2025, yaitu pencurian sebanyak 60 kasus, penganiayaan 35 kasus, penipuan 22 kasus, tindak pidana ITE 21 kasus, penggelapan 19 kasus, kekerasan terhadap anak 9 kasus, serta pengeroyokan 9 kasus.
Jika dibandingkan antara tahun 2024 dan 2025, terjadi penurunan pada beberapa jenis kejahatan.
“Kasus pengeroyokan menurun dari 11 kasus menjadi 9 kasus. Kasus kekerasan dalam rumah tangga menurun dari 5 kasus menjadi 4 kasus. Kasus kekerasan terhadap anak menurun dari 13 kasus menjadi 9 kasus,” jelasnya.
Kejahatan berbasis elektronik juga mengalami penurunan dari 32 laporan pada tahun 2024 menjadi 21 laporan pada tahun 2025. Kasus penipuan dan penggelapan menurun dari 50 kasus menjadi 41 kasus. Sementara itu, kasus pencurian mengalami peningkatan, dari 59 kasus pada tahun 2024 menjadi 60 kasus pada tahun 2025.
Selanjutnya, tindak pidana narkoba.
Sepanjang tahun 2025, Polres Barru menangani 34 kasus narkoba dengan jumlah tersangka sebanyak 41 orang. Barang bukti sabu yang berhasil diamankan memiliki berat total 162,70 gram, dengan nilai ekonomis sekitar Rp249.419.100. Dengan menggagalkan peredaran narkoba tersebut, Polres Barru menyelamatkan sedikitnya 649 jiwa.
“Di bidang lalu lintas, jumlah kecelakaan pada tahun 2025 tercatat sebanyak 251 kejadian, menurun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 332 kejadian. Korban luka berat menurun dari 26 orang menjadi 4 orang, dan korban luka ringan menurun dari 448 orang menjadi 357 orang,” tandasnya
Namun demikian, korban meninggal dunia terjadi penambahan 1 jiwa, dari 45 jiwa pada tahun 2024 menjadi 46 jiwa pada tahun 2025. Kerugian materil juga meningkat dari sekitar Rp1,64 miliar menjadi Rp1,68 miliar.
Untuk bidang pelayanan kepolisian, Polres Barru telah menerbitkan 9.217 SKCK, serta mengeluarkan 44 izin kegiatan, yang meliputi kegiatan hiburan, olahraga, dan kebudayaan.
Sepanjang tahun 2025, Polres Barru juga menerima penghargaan IKPA Juara I, sebagai satuan kerja dengan capaian nilai IKPA sempurna terbanyak. Selain itu, diberikan pula penghargaan internal kepada personel berprestasi dari Sat Reskrim, Sat Resnarkoba, Sat Intelkam, serta Bhabinkamtibmas.
Dalam mendukung program strategis Presiden terkait ketahanan pangan, Polres Barru mencatat penyaluran hasil panen jagung ke Bulog sebesar 515.283 ton. Selain itu, Polres Barru bersama Polsek jajaran berhasil mendistribusikan beras SPHP sebesar 324,5 ton kepada masyarakat Kabupaten Barru.
“Sebagai penutup, pada tahun 2026, Polres Barru menargetkan pengoperasian SPPG Polri di Kecamatan Tanete Riaja sebagai bagian dari peningkatan pelayanan dan dukungan terhadap program Presiden Prabowo. SPPG ini nantinya akan menyalurkan makan bergizi gratis ke 2.000 penerima manfaat di sekolah-sekolah pelosok Kecamatan Tanete Riaja,” pungkasnya.( Udi)





















