instagram youtube

Entaskan Kemiskinan, Pemkab Barru Gagas Inovasi Integrated Farming System

Rusdi - Penulis Berita

Senin, 20 Juli 2026 - 15:28 WIB

Minasanews.Com.Barru – Mewakili Bupati Barru, Wakil Bupati Barru, Abustan A. Bintang, menghadiri kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Penanggulangan Kemiskinan Berbasis Ekonomi Berkecukupan di Aula Kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Barru, Senin (20/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, para kepala perangkat daerah terkait, Ketua Baznas Kabupaten Barru, para camat, lurah, kepala desa, penyuluh, serta pendamping program. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya menyatukan langkah seluruh pemangku kepentingan sebelum program dijalankan.

Dalam arahannya, Abustan mengapresiasi proses verifikasi data calon penerima manfaat yang telah dilakukan hingga tingkat desa dan kelurahan. Menurutnya, akurasi data menjadi syarat utama agar program benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan.

“Program ini bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi membangun kemandirian ekonomi masyarakat. Yang ingin kita ciptakan adalah sumber penghasilan yang berkelanjutan sehingga masyarakat tidak terus bergantung pada bantuan,” kata Abustan.

Ia menjelaskan, konsep Ekonomi Berkecukupan merupakan hasil pembahasan lintas perangkat daerah yang mengadopsi berbagai praktik pemberdayaan ekonomi dari sejumlah daerah. Program tersebut dikembangkan melalui pendekatan Integrated Farming System, yang mengintegrasikan usaha peternakan dan pertanian dalam satu paket usaha produktif bagi keluarga penerima manfaat.

Baca Juga :  Bupati MYL Harap Kafilah Pangkep Raih Juara STQH Sulsel

Dalam skema tersebut, setiap keluarga akan memperoleh bantuan berupa ayam kampung atau itik yang dipadukan dengan polybag berisi bibit tanaman produktif, seperti cabai, tomat, terong, kangkung, dan berbagai jenis sayuran lainnya. Pola ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga sekaligus menghasilkan tambahan pendapatan dari penjualan telur, ternak, maupun hasil pertanian.

Menurut Abustan, berbagai bantuan sosial yang selama ini diberikan pemerintah telah membantu mengurangi beban pengeluaran masyarakat, seperti melalui BPJS Kesehatan, bantuan pangan, dan bantuan tunai. Namun, ia menilai upaya pengentasan kemiskinan perlu diperkuat dengan program yang mampu menciptakan pendapatan secara berkelanjutan.

Karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah berperan aktif mengawal pelaksanaan program, mulai dari penyediaan bibit, pendampingan teknis, hingga pemasaran hasil produksi dan evaluasi berkala.

Dinas Peternakan, Dinas Pertanian, DPMPTSP, Baznas, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta para penyuluh diharapkan bekerja secara terpadu agar seluruh tahapan program berjalan sesuai rencana.

Baca Juga :  Wabup Barru Harap Alumni IAI DDI Mangkoso Jadi Sarjana Agamawan Yang Ilmuan

“Jadikan program ini sebagai pertaruhan kita bersama. Jangan hanya diluncurkan, tetapi harus benar-benar berhasil dan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat. Kalau berhasil, ini bisa menjadi inovasi yang membanggakan Kabupaten Barru bahkan menjadi contoh bagi daerah lain,” ujarnya.

Selain itu, Abustan menekankan pentingnya dokumentasi, pengukuran capaian, dan evaluasi berkelanjutan agar dampak program dapat diukur secara objektif, mulai dari peningkatan pendapatan keluarga, penurunan angka kemiskinan ekstrem, hingga kontribusinya terhadap percepatan penurunan stunting.

Menutup arahannya, ia mengajak seluruh jajaran pemerintah bekerja dengan komitmen yang sama dalam melayani masyarakat.

“Keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah bantuan yang disalurkan, tetapi dari kemampuan masyarakat untuk mandiri dan sejahtera melalui usaha produktif yang berkelanjutan,” pungkasnya

Pemerintah Kabupaten Barru menargetkan Program Ekonomi Berkecukupan diluncurkan pada awal Agustus 2026 setelah seluruh persiapan teknis dan verifikasi penerima manfaat dinyatakan rampung. Program tersebut diharapkan menjadi salah satu inovasi daerah dalam mempercepat pengentasan kemiskinan sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional.( Udi)

Berita Terkait

Bupati Barru Imbau Aparatur Fokus Kinerja dan Cegah Masalah Hukum di Larwasda 2026
Bacaleg DPRD Kota Palopo Akan Bersaing Ketat Perebutkan Kursi
Strategi TPID Barru Sukses Tekan Inflasi
Hadapi Kemarau, PT PLN Indonesia Power Barru Pomu Salurkan Air Bersih ke Warga Sekitar Pembangkit
Bupati MYL Dukung Program Panen Padi Nusantara
Wabup Abustan Harap Zam-Zam Center Terpadu Harus Bersih
Semen Tonasa Gelar Sunatan Massal, Wujud Nyata Kepedulian Sosial di Lingkar Perusahaan
Pemkab Pangkep Gelar Gerakan Pangan Murah

Berita Terkait

Kamis, 27 Juni 2024 - 20:56 WIB

Begini Bantahan Pemilik Travel Al Hijrah Pasca Dilapor Polisi

Senin, 2 Juni 2025 - 17:41 WIB

Harapan Andi Ina Indonesia Harus Maju Secara Moral

Jumat, 17 Januari 2025 - 21:10 WIB

Abaikan Penolakan, Group Alfamart Siap-siap Masuk Barru

Sabtu, 25 Januari 2025 - 20:40 WIB

Ketua DPRD Barru Bersama Bina Marga Pemprov Sulsel Pantau Jalan Longsor Buludua

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:27 WIB

H Marsude Kembali Dipercaya Pimpin Masjid Agung Barru

Jumat, 7 Juli 2023 - 13:44 WIB

Bupati MYL Minta Penerima Bantuan Tidak Jual Bak Air

Jumat, 25 Agustus 2023 - 14:16 WIB

DPRD Barru Agendakan 6 Hari Kunker Sebelum Bahas KUPA-PPAS 2023 dan KUA-PPAS 2024

Jumat, 4 September 2026 - 20:40 WIB

Hadiri Halpelnas Bank Sulselbar, Wabup Barru Apresiasi Pemanfaatan Transaksi QRIS

Berita Terbaru

Daerah

HUT ke 357 Sulsel, Barru Perkuat Sinergi Pembangunan

Senin, 19 Okt 2026 - 19:00 WIB

Daerah

Kontingen Barru Meriahkan Hari Jadi Sulsel ke 357

Minggu, 18 Okt 2026 - 20:47 WIB

Daerah

Jus Nanas Madu Barru Pikat Bupati Sidrap dan Bantaeng

Minggu, 18 Okt 2026 - 20:40 WIB