instagram youtube

Pemkab Barru Bersama Balitbang Rancang Kolaborasi Penguatan Moderasi Beragama

Rusdi - Penulis Berita

Selasa, 24 Februari 2026 - 07:07 WIB

Minasanews.Com.Barru— Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., menerima kunjungan audiensi dari Tim Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar di Ruang Kerja Bupati Barru, Selasa (24/02/2026). Pertemuan ini membahas rencana pelaksanaan pengukuran indeks berbasis sosial-keagamaan di Kabupaten Barru.

Dalam audiensi tersebut, Bupati didampingi Kabag Kesra Sarmiati Baharuddin, S.H., M.Pd., serta perwakilan Kabag Pembangunan Setda Barru Gunawan Wibisono, S.Kom. Pengukuran indeks ini bertujuan memetakan kondisi moderasi beragama, potensi kerawanan sosial, serta penguatan pembangunan karakter masyarakat.

Hadir langsung Kepala Balai Litbang Agama Makassar H. Muis Riadi, bersama Ketua Program Indeks Asnandar Abu Bakar, serta tim peneliti H. Faisal dan Irwan. Dalam pemaparannya, Muis Riadi menjelaskan bahwa pengukuran indeks akan dilakukan secara sistematis melalui metode survei dengan melibatkan enumerator di tingkat desa.

Baca Juga :  Ancaman Gerakan Tanah Warga Lappadare Dibahas di Lokakarya

“Indeks ini bukan sekadar angka, tetapi menjadi instrumen analitik untuk membaca potensi, mendeteksi dini kemungkinan konflik sosial, serta menjadi dasar penyusunan program strategis pemerintah daerah,” jelasnya.

Ia menambahkan, hasil survei nantinya akan dipaparkan melalui ekspos awal dan ekspos akhir dengan melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sehingga dapat ditindaklanjuti dalam bentuk kebijakan maupun program pembangunan yang tepat sasaran.

Sementara itu, Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari menyambut baik rencana kolaborasi tersebut. Ia menegaskan pentingnya penguatan moderasi beragama sebagai fondasi pembangunan daerah, khususnya dalam membentuk karakter generasi muda.

“Kita berbicara tentang generasi emas. Dasar pembentukan karakter dan mental spiritual anak-anak harus diperkuat sejak dini. Jika pondasinya kuat, maka ke depan mereka akan tumbuh dengan nilai moral dan kebangsaan yang baik,” ujar Bupati.

Baca Juga :  Bupati Barru Dorong Kader Gappembar Jadi Orang Sukses

Menurutnya, pendekatan moderasi beragama harus diimplementasikan secara kontekstual melalui pendidikan, kurikulum berbasis nilai, serta kolaborasi lintas sektor. Ia juga menekankan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga pada pembangunan manusia yang berkarakter.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal kerja sama strategis antara Pemerintah Kabupaten Barru dan Balai Litbang Agama Makassar dalam mendukung penguatan moderasi beragama, stabilitas sosial, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Barru.( Udi)

Berita Terkait

Pengurus Srikandi PP Barru Bertabur Pejabat
Bupati Barru Sebut PGRI Organisasi Besar Bukan Kaleng-kaleng
Ini Pujian Bupati Andi Ina Untuk Masjid Nur Ichsan
Wabup Pangkep Ajak ASN Berperan Aktif Sebagai KORPRI Siaga
Bupati Bulukumba Sebut Bakti Sosial HMI Kedokteran UMI Sangat Membantu Warga
Kunker DPRD Barru di Takalar Konsultasi Sektor Perikanan
Makna Paling Mendasar Maulid, Mampu Evaluasi Diri
Puluhan Siswa SD/MI di Barru Bersaing di Ajang Lomba Bertutur

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 19:40 WIB

Pemkab Barru Buka Kantong Air Amankan Pasokan Kemarau

Minggu, 4 Agustus 2024 - 07:46 WIB

Ragam Potensi Tampil di Karnaval Budaya

Sabtu, 12 September 2026 - 07:20 WIB

Hadiri Peringatan Maulid, Wabup Abustan Pesan Pencak Silat Bukan Untuk Gagah-gagahan

Rabu, 26 Juli 2023 - 22:39 WIB

Wabup Pangkep Minta Peserta Diklat Paskibraka Tunjukkan Kepiawaian Berbaris

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:27 WIB

Bupati Barru Nilai Pemuda Panca Marga Miliki Posisi Istimewa

Kamis, 19 Oktober 2023 - 07:03 WIB

Gegara Dua Anggota BPD Mundur, Suardi Lantik PAW

Rabu, 12 November 2025 - 22:43 WIB

Wabup Abustan Pimpin Tabur Bunga di Taman Makam Para Pahlawan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Wabup Barru Sampaikan KUA-PPAS 2027, Targetkan Ekonomi 6,31 Persen

Berita Terbaru

Daerah

Barru Susun RDTR Perkotaan Tanpa APBD

Rabu, 21 Okt 2026 - 20:31 WIB