instagram youtube

Prof. Dr. Syamsurijal Tan, S.E., M.A. Dukung Kebijakan Pemerintah Cegah Penyelundupan dan Perdagangan Ilegal Guna Optimalkan Penerimaan Daerah dan Nasional

admin - Penulis Berita

Sabtu, 30 September 2023 - 17:30 WIB

Minasanews.com,Jambi- Provinsi Jambi merupakan salah satu daerah yang memiliki jalur perairan atau pelabuhan sebagai jalur masuk dan keluarnya barang dalam kegiatan pedagangan.Penyelundupan barang ilegal atau kegiatan penyelundupan dapat terjadi di berbagai provinsi, termasuk provinsi Jambi. Penyelundupan barang ilegal biasanya melibatkan perbatasan antar provinsi atau perbatasan negara.

Provinsi Jambi menjadi salah satu Provinsi dengan tingkat kerawanan kegiatan penyelundupan yang cukup tinggi, khususnya melalui jalur perairan atau pelabuhan tikus yang tidak resmi di pesisir pantai ataupun wilayah yang berbatasan dengan Provinsi tetangga yang dapat menimbulkan kerugian terhadap perekonomian daerah dan nasional khususnya terhadap penerimaan negara baik di sektor pajak maupun cukai.

Penyelundupan barang ilegal adalah tindakan ilegal mengimpor atau mengedarkan barang-barang yang melanggar hukum atau regulasi suatu negara. Beberapa contoh barang ilegal yang sering diselundupkan termasuk narkotika, senjata, barang-barang berbahaya, hewan yang dilindungi, produk palsu, dan banyak lagi.

Selain kegiatan penyelundupan, pengamat ekonomi sekaligus Guru Besar Bidang Ekonomi Universitas Jambi, Prof. Dr. Syamsurijal Tan, S.E., M.A. mengatakan saat ini dunia bisnis tengah berfokus pada dampak dari bisnis-bisnis online, satu sisi impor dan online bagus untuk menciptakan persaingan usaha dan kompetisi yang ketat, karena setiap ada persaingan pasti timbul inovasi dan inisiatif yang akan memaksa pelaku usaha untuk tumbuh dan berkembang, begitulah dunia bisnis.

“Namun permasalahnnya sekarang kita selaku negara berkembang bentuk mekanisme pasar kita merupakan pasar tidak sempurna, apabila dibiarkan mekanisme pasar tanpa campur tangan pemerintah maka dunia usaha akan merugi dan yang mendapat keuntungan hanya pemilik modal yang besar, dan pemerintah pun ikut rugi karena pemantauan pajak untuk barang-barang yang dijual di marketplace online cukup sulit sehingga penerimaan negara ikut terpengaruh belum lagi maraknya peredaran barang ilegal yang tidak terhitung dimana dalam pendapatan daerah PDRB atau pendapatan nasional barang ilegal tidak masuk dalam perhitungan pendapatan pemerintah,”ungkap Prof. Dr. Syamsurijal Tan, S.E., M.A.

Baca Juga :  Resmi Daftar Bacaleg Golkar, Kamriah Muhajir Kaluku Maju di Dapil I Kota Palopo

Menurutnya juga dalam kaitan itu diperlukan peran pemerintah dan kerjasama dengan aparat kepolisian dalam melakukan pengawasan dan penindakan, pemerintah daerah, kepolisian, dan pihak berwenang lainnya biasanya bekerja sama dalam upaya penegakan hukum yang ketat. Ini melibatkan pengawasan di perbatasan, operasi penindakan, dan kerja sama dengan pihak berwenang di provinsi tetangga atau negara tetangga. Kesadaran masyarakat juga penting, karena mereka dapat membantu melaporkan aktivitas penyelundupan yang mencurigakan kepada pihak berwenang.

Kondisi saat ini banyak pelaku usaha yang mengalami kerugian bahkan tutup karena dampak dari perubahan mekanisme transaksi perdagangan seperti online, perubahan tingkah laku daya beli masyarakat yang lebih cenderung melalui transaksi online karena dianggap lebih mudah tanpa harus turun ke pasar-pasar offline dengan tingkat harga jual barang yang tidak terlalu mahal dan kualitas yang tidak kalah saing.

Selaku pengamat ekonomi, Prof. Dr. Syamsurijal Tan, S.E., M.A. turut mendukung berbagai keputusan serta kebijikan dari pemerintah dalam upaya menciptakan iklim usaha perdagangan yang sehat dan tidak merugikan masyarakat guna memajukan produk produk dalam negeri agar tidak kalah saing dan pelaku UMKM dapat berkembang. Kerjasama oleh pemerintah, aparat dan masyarakat untuk meningkatkan pengawasan peredaran produk-produk impor maupun produk ilegal lewat aturan-aturan yang dikeluarkan dimana aturan tersebut telah melalui berbagai evaluasi dan masukan dari berbagai pihak serta penegakan hukum yang tepat untuk memberikan efek jera agar kondisi perdagangan dan perekonomian indonesia dapat berjalan dan berkontribusi bagi perkembangan perekonomian nasional.

Baca Juga :  Sekda Via Virtual Rakornas Pengendalian Inflasi

“Koordinasi pemerintah melalui aparat kepolisian dalam penegakan hukum untuk meningkatkan sinergi patroli guna mengawasi wilayah-wilayah yang rawan dan berpotensi terjadinya atau dimanfaatkan sebagai jalur masuk dan pendistribusian barang-barang ilegal hasil tindak penyelundupan baik di daratan maupun melalui perairan khususnya daerah pesisir Jambi yang masih memiliki tingkat kerawanan yang cukup tinggi,”tegasnya.

Ia juga menambahkan maraknya barang-barang impor dan online shop dapat disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk globalisasi perdagangan, teknologi internet yang semakin maju, dan perubahan perilaku konsumen serta hasil dari perubahan dalam cara kita berbelanja dan berinteraksi dengan pasar global. Hal ini memiliki dampak positif dan negatif, yang perlu dikelola dengan bijak oleh pemerintah dan konsumen. Oleh karena itu kebijakan dari pemerintah harus di dukung agar dapat terimplementasi dengan baik.

Berita Terkait

Brexa Siapkan SDM Barru Masuk Pasar Tenaga Kerja Internasional
Arus Bawah Indonesia Terus Matangkan Program Rakyat Bicara, Demi Prabowo-Gibran Sekali Putaran
Jokowi Buka Suara Usai Panggil Surya Paloh ke Istana
PT PLN Indonesia Power UBP Barru Raih Dua Penghargaan Prestisius TOP CSR Awards 2025
PT PLN Indonesia Power UBP Barru Salurkan Bantuan Logistik Operasi Pencarian Kecelakaan Pesawat ATR 42-500
PT Semen Tonasa Raih Penghargaan PEEN 2025 Berkat Inovasi Efisiensi Energi
Keturunan Arung Ralla Jenderal Bintang Dua Punya Jabatan Mentereng di TNI AL
Setelah Pilot dan Penumpang Susi Air di Sandera Kelompok KKB, Kemenhub Tutup Bandara Paro

Berita Terkait

Senin, 24 Juli 2023 - 12:30 WIB

Luar Biasa Raihan KLA 2023 Barru Dari Madya ke Nindya

Rabu, 21 Februari 2024 - 12:09 WIB

Semen Tonasa Terima Penghargaan National Lighthouse 4.0 dari Kementerian Perindustrian

Jumat, 14 Juli 2023 - 08:45 WIB

Bupati MYL Terima Penghargaan Merparekraf

Selasa, 16 September 2025 - 17:41 WIB

Bupati Barru Tegaskan Revisi RTRW Sebuah Kebutuhan Dasar

Rabu, 28 Juni 2023 - 19:57 WIB

Lima Komisioner KPU Barru Terpilih Dilantik di Jakarta

Sabtu, 5 Agustus 2023 - 20:22 WIB

Hasnah Syam Optimis Pekerja Migran Semakin Terlindungi Dari Kawan dan Relawan PMI

Senin, 22 September 2025 - 18:00 WIB

Barru Komitmen Perkuat Petani dan Kelompok Usaha Demi Hilirisasi

Kamis, 6 Juli 2023 - 21:32 WIB

Satu-satunya di Sulsel, Bupati dan Ketua TP PKK Pangkep Raih Penghargaan MKK

Berita Terbaru

Daerah

IAI DDI Mangkoso Asesmen Akreditasi

Jumat, 8 Mei 2026 - 22:22 WIB

Dilarang Curi berita