instagram youtube

Ratusan Penumpang KA Terlantar di Stasiun Garongkong

Rusdi - Penulis Berita

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 11:18 WIB

Minasanews.Com.Barru— Para penumpamg kereta api yang hendak ke Stasiun Mandai dibuat kesal karena diterlantarkan sekitar 8 jam di Stasiun Kereta api Garongkong. Kejadian miris ini terpantau hingga tengah malam, Sabtu(18/10/2025). Ironisnya pihak BPKA membiarkan penumpang bertumpuk di Stasiun dan tidak memberikan upaya pelayanan angkutan alternatif. Jumlah penumpang yang terlantar akibat molornya jadwal KA malam itu berkisar ratusan orang.

Beberapa penumpang terlantar di Stasiun Garongkong menilai ini bukti sistem manajemen buruk pihak BPKA karena tidak melakukan upaya teknis sebelum memberikan kelayakan kereta untuk beroperasi. “Kami juga dibiarkan tinggal lama di Stasiun tanpa diberikan solusi untuk pengangkutan pulang ke rumah. Imbasnya banyak penumpang terpaksa memilih tidur dan istirahat di lantai Stasiun,” ujar salah seorang penumpang dengan nada kesal.

Salah seorang penumpang asal Kabupaten Maros mengaku menunggu angkutan KA sejak pukul 13.00 Wita dan baru bisa naik ke kereta nanti jam 24.30 Wita. “Kita sebagai penumpang merasa kesal karena tidak diberikan penjelasan pasti kenapa dibiarkan lama menunggu. Semestinya pihak BPKA memberikan pelayanan alternatif dengan menyiapkan mobil angkutan,” ujar warga Maros ini.

Baca Juga :  225 PPPK Tanda Tangani Surat Perjanjian Kerja

Penumpang seolah-olah digantung karena tidak memperoleh penjelasan dari petugas Stasiun. Kami hanya diminta bersabar menunggu. Rata-rata penumpang KA yang ditelantarkan merupakan warga Maros. Meski begitu ada juga beberapa siswa SMK asal Kabupaten Barru yang mau berangkat ke Mandai untuk mengikuti kegiatan pelatihan di Makassar.

Pihak BPKA sendiri sudah menyampaikan informasi permohonan maaf kepada penumpang melalui grup medsos. Mohon maaf sebesar-besarnya kami sampaikan atas keterlambatan pelayanan. Hal ini terjadi karena adanya hambatan teknis dan saat ini sementara kita upayakan untuk mengatasi masalah yang terjadi dan akan berupaya memberikan angkutan alternatif berupa bus .Begitu penjelasan pihak BPKA melalui medsos.

Baca Juga :  Anggota DPRD Barru Belajar Indistri Rumahan dan Kerajinan di Takalar

Humas BPKA Sulsel, Ryan Agastiaguna yang berusaha dikonfirmasi belum memberikan respon.( Udi)

Berita Terkait

Komisi III DPRD Barru Cari Pembanding Ranperda Inisiatif Dari Legislator Majene
Bupati MYL Motivasi Warga Barabatu Tingkatkan Amaliah Ramadhan
Memparekraf Sebut Desa Wisata Ballenanging Indah dan Menawan
Merasa Difitnah, Komisioner Bawaslu Curhat Diforum KPU Barru
Wabup Pangkep Sambut KKN UCM Makassar
DPRD Barru Nilai Penetapan KUPA-PPAS 2023 dan KUA-PPAS 2024 Telat
Wakil Ketua I DPRD Barru Pimpin Rapat Bamus Pertengahan Mei 2025
Tata Kelola Koperasi Harus Berlandaskan Prinsip POAC

Berita Terkait

Sabtu, 24 Agustus 2024 - 20:27 WIB

GEPERMASI Desak Kapolda Sulbar Evaluasi Kasat Narkoba Mamasa, Buntut Dugaan Pemerasan Oknum Polisi Mamasa

Kamis, 21 November 2024 - 20:55 WIB

Suardi Minta Warga Nepo Lestarikan Mappalili

Rabu, 25 Juni 2025 - 10:31 WIB

Dinas PU Bina Marga Sulsel Diminta Komisi III Atasi Banjir Jika Terjadi di Barru

Kamis, 24 Agustus 2023 - 16:20 WIB

Bersih-Bersih Kampung Semen Tonasa di Sambut Hangat Warga Kalabbirang

Minggu, 19 Februari 2023 - 12:13 WIB

Barru ‘Dikepung’ Penambang Berizin

Selasa, 12 November 2024 - 19:07 WIB

Ketua DPRD Barru Pimpin Rapat Pembahasan Rancangan Peraturan Dewan

Rabu, 18 Oktober 2023 - 20:23 WIB

Ketersediaan Air Bersih PDAM Barru Paling Disorot Dalam Raker El Nino Dewan

Kamis, 21 September 2023 - 13:23 WIB

Tim 1 DPRD Barru Akhiri Sosialisasi Ranperda Inisiatif di Kecamatan Pujananting

Berita Terbaru

Nasional

Barru Tampil Paparkan Harga Cabe Rawit di Rakor Mendagri

Senin, 9 Mar 2026 - 21:46 WIB

Dilarang Curi berita