Minasanews.Com.Barru— Para penumpamg kereta api yang hendak ke Stasiun Mandai dibuat kesal karena diterlantarkan sekitar 8 jam di Stasiun Kereta api Garongkong. Kejadian miris ini terpantau hingga tengah malam, Sabtu(18/10/2025). Ironisnya pihak BPKA membiarkan penumpang bertumpuk di Stasiun dan tidak memberikan upaya pelayanan angkutan alternatif. Jumlah penumpang yang terlantar akibat molornya jadwal KA malam itu berkisar ratusan orang.
Beberapa penumpang terlantar di Stasiun Garongkong menilai ini bukti sistem manajemen buruk pihak BPKA karena tidak melakukan upaya teknis sebelum memberikan kelayakan kereta untuk beroperasi. “Kami juga dibiarkan tinggal lama di Stasiun tanpa diberikan solusi untuk pengangkutan pulang ke rumah. Imbasnya banyak penumpang terpaksa memilih tidur dan istirahat di lantai Stasiun,” ujar salah seorang penumpang dengan nada kesal.

Salah seorang penumpang asal Kabupaten Maros mengaku menunggu angkutan KA sejak pukul 13.00 Wita dan baru bisa naik ke kereta nanti jam 24.30 Wita. “Kita sebagai penumpang merasa kesal karena tidak diberikan penjelasan pasti kenapa dibiarkan lama menunggu. Semestinya pihak BPKA memberikan pelayanan alternatif dengan menyiapkan mobil angkutan,” ujar warga Maros ini.
Penumpang seolah-olah digantung karena tidak memperoleh penjelasan dari petugas Stasiun. Kami hanya diminta bersabar menunggu. Rata-rata penumpang KA yang ditelantarkan merupakan warga Maros. Meski begitu ada juga beberapa siswa SMK asal Kabupaten Barru yang mau berangkat ke Mandai untuk mengikuti kegiatan pelatihan di Makassar.

Pihak BPKA sendiri sudah menyampaikan informasi permohonan maaf kepada penumpang melalui grup medsos. Mohon maaf sebesar-besarnya kami sampaikan atas keterlambatan pelayanan. Hal ini terjadi karena adanya hambatan teknis dan saat ini sementara kita upayakan untuk mengatasi masalah yang terjadi dan akan berupaya memberikan angkutan alternatif berupa bus .Begitu penjelasan pihak BPKA melalui medsos.
Humas BPKA Sulsel, Ryan Agastiaguna yang berusaha dikonfirmasi belum memberikan respon.( Udi)





















