Minasanews.Com.Barru— Kompleks Perumahan Rachita 2 semakin tidak aman dari kasus pencurian. Untuk kali kedua, kawasan ini disantroni dan nekadnya lagi, pencuri lni berani membobol rumah Wakil Ketua DPRD Barru Andi Yenny Sejumlah perhiasan emas hingga Pin Emas sebagai simbol kedewanan ikut digondol maling.
Sebelumnya satu rumah warga di Kompleks Rachita 2 juga pernah dibobol pencuri. Wakil Ketua 1 DPRD Barru Andi Yeni saat dihubungi Kamis(29/1/2026) membenarkan jika perhiasan emas dalam bentuk gelang bersama Pin Dewan selama dua periode juga ikut dibawa kabur.
Wakil Ketua 1 DPRD Barru ini memperkirakan terduga pelaku bukan pencuri biasa karena tidak ada pintu dan jendela yang rusak. “Hanya kotak penyimpanan emas yang dibuka dan anehnya masih ada perhiasan emas yang tidak diambil seperti cincin,” ujar Andi Yenny.
Dari keterangan Andi Yenny, awalnya terkesan tidak mau melapor resmi ke pihak Kepolisian karena agak ragu jangan-jangan terduga pelaku justru orang dalam yang selalu ke rumah. “Meski begitu saya sudah info ke Pak Kasat Reskrim dan sudah datang menemui saya di kantor sembari meminta keterangan secara lisan,” ucapnya.
Politisi Partai Nasdem ini mengaku sangat stres dengan kejadian tersebut. “Pasalnya itu Pin Dewanku selama dua periode dibawa kabur,” ujarnya lagi.
Dijelaskan Andi Yenn. “Kejadian ini diperkirakan belum terlalu lama karena seingat saya ketika mau pindah ke Rujab, kemudan saat itu saya datang ke rumah di Kompleks Rachita 2 untuk mengechek beberapa barang yang mau dibawa. Tetapi seketika merasa kaget melihat kotak penyimpanan perhiasan emasku dalam keadaan terbuka,” bebernya.
Andi Yenny juga menambahkan tentang keherannya soal Pin Dewan yang dibawa kabur pencuri. “Saya juga heran kenapa dua peristiwa pencurian yang menimpa dua unsur pimpinan dewan mengalami kehilangan Pin. Bulan lalu juga Rujab Wakil Ketua II DPRD Barru Alifandi Aska di jalan Melati dibobol maling dan Pin emas miliknya juga disantroni pencuri,” pungkasnya.
Sementara itu Kasat Reskrim Polres Barru Iptu Akbar Sirajuddin saat dihubungi tidak memberikan keterangan. Dia hanya meminta kepada media ini untuk menghubungi Kasi Humas. “Tabe , Ke kasi humaski,” pinta Akbar sembari memberi kode via wa 😅🙏.( Udi)





















