instagram youtube

Pola Tanam Petani Butuh Kolaborasi Antara Kondisi Cuaca dan Tradisi Mappalili

Rusdi - Penulis Berita

Jumat, 24 Oktober 2025 - 07:10 WIB

Minasanews.Com.Barru — Pemerintah Kabupaten Barru kembali melaksanakan tradisi adat Mapalili atau Turun Sawah sebagai penanda dimulainya musim tanam tahun 2025–2026. Kegiatan ini digelar di Larumpia, Kelurahan Mangempang, Kecamatan Barru, pada Rabu (22/10/2025).

Pelaksanaan tradisi Mapalili tahun ini dihadiri Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, Abubakar, S.Sos., M.Si., yang hadir mewakili Bupati Barru, Hj. Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., dan Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan, M.Si. Kedua pimpinan daerah pada saat yang sama menghadiri Upacara Peringatan Hari Santri Nasional bersama Gubernur Sulawesi Selatan di DDI Mangkoso.

Dalam sambutannya, Pj Sekda menegaskan bahwa Mapalili merupakan tradisi turun-temurun masyarakat Bugis Barru yang sarat makna dan nilai kebersamaan. Selain menjadi bentuk doa dan ungkapan rasa syukur, kegiatan ini juga menjadi momentum kesepakatan bersama para petani untuk memulai musim tanam secara serentak.

Melalui tradisi ini, pemerintah daerah mendorong para petani untuk memperhatikan waktu turun sawah, penebaran benih, pemilihan varietas unggul, penggunaan pupuk berimbang, serta kewaspadaan terhadap hama dan penyakit tanaman. Seluruh tahapan tersebut dilakukan secara terpadu dengan dukungan penyuluh pertanian dan pemangku kepentingan terkait.

Baca Juga :  Pj Sekda Barru Promosikan Barigade Petani Milenial ke Perwakilan Bank Dunia

Pj Sekda juga menyoroti kondisi cuaca yang dipengaruhi fenomena La Niña lemah yang diperkirakan berkembang pada akhir tahun 2025. Fenomena ini berpotensi menyebabkan musim hujan datang lebih cepat dan berlangsung lebih lama. Untuk itu, para petani diimbau agar menyesuaikan pola tanam dan memperhatikan kondisi iklim demi menjaga stabilitas hasil produksi.

Adapun target tanam Kabupaten Barru tahun 2025 mencapai ±31.086 hektare, dengan realisasi hingga saat ini sebesar 27.539 hektare atau sekitar 88 persen dari total luas baku sawah 16.144 hektare. Khusus di Kelurahan Mangempang, luas tanam musim tanam (MT) I mencapai 306 hektare dan MT II 300 hektare, dengan total 606 hektare dan produktivitas rata-rata mencapai 9,12 ton per hektare. Capaian ini menjadikan wilayah tersebut sebagai salah satu sentra pertanian paling produktif di Kabupaten Barru.

Pemerintah Kabupaten Barru terus berkomitmen meningkatkan produksi pertanian melalui program Luas Tambah Tanam (LTT) dan peningkatan Indeks Pertanaman (IP) dari IP200 menjadi IP300, yakni menanam padi tiga kali dalam setahun. Untuk mendukung hal ini, para petani didorong menggunakan varietas unggul Genjah Super yang memiliki masa panen lebih singkat, sekitar 75 hari setelah tanam.

Baca Juga :  Andi Ina Ajak Perempuan Barru Berkontribusi

Selain itu, Pj Sekda menegaskan pentingnya peran penyuluh pertanian lapangan (PPL) dalam mendampingi petani secara aktif di lapangan. Kehadiran penyuluh diharapkan mampu melakukan deteksi dini terhadap potensi hama dan penyakit tanaman serta memberikan solusi cepat bagi para petani.

Menutup kegiatan, Pj Sekda mengingatkan bahwa Mapalili bukan sekadar seremoni adat, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan, gotong royong, dan harapan agar petani Barru mendapatkan hasil panen yang melimpah. Tradisi ini diharapkan terus dilestarikan sebagai wujud sinergi antara nilai budaya dan pembangunan pertanian berkelanjutan.

Kegiatan turut dihadiri Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Anggota DPRD Barru Andi Wawo Mannonjengi, S.H., Kapolsek Barru, Babinsa Kelurahan Mangempang, Camat Barru, para lurah dan kepala desa se-Kecamatan Barru, Ketua KTNA, penyuluh pertanian lapangan (PPL), serta kelompok tani dan tokoh masyarakat setempat.( Udi)

Berita Terkait

dokter Ulfa Ajak Warga Belanja di GPM, Harga Lebih Murah dan Berkualitas
Bupati Barru Sebut Manasik Haji Nilai Urgen CJH
Komisi II DPRD Barru Hadirkan Dua OPD Bahas Efisiensi Anggaran dan Inflasi
PMSK PT Semen Tonasa Rayakan Paskah dan Seminar Rohani 2024
Ketua Komisi III DPRD Barru Harap Izin Tambang Jadi Kewenangan Pemkab
Bupati Barru Motivasi Generasi Muda Tiru Semangat Pejuang LVRI
Dua Wakil Barru Diverifikasi Tim Penilai Lomba Desa dan Kelurahan
DPRD Barru Kunker Ranperda RTRW Awal Desember 2023 di Dua Daerah

Berita Terkait

Senin, 8 Januari 2024 - 09:17 WIB

Anggota DPRD Barru Dapil 4 Monitoring Proyek Jalan Poros Ralla-Bette

Jumat, 29 September 2023 - 06:55 WIB

KIKST Semen Tonasa Gelar Puncak Perayaan Ulang Tahun ke 23

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:29 WIB

Maksimalkan Potensi 2.064 Hektar Tambak, Pemkab Barru Kawal Pupuk Subsidi

Rabu, 25 Juni 2025 - 08:17 WIB

Mantan Kasat Intelkam Polres Metro Jakarta Selatan Jabat Kapolres Barru

Jumat, 11 Agustus 2023 - 14:00 WIB

Bupati Barru Bersyukur Peserta Dzikir dan Tabligh Akbar Merdeka Datang Tanpa Dimobilisasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:47 WIB

Temu Tukang Semen Tonasa di Takalar Jadi Ajang Perkuat Sinergi dengan Pekerja Bangunan

Minggu, 10 Desember 2023 - 06:03 WIB

Ketua DPRD Barru Pimpin Rapat Bamus Awal Desember 2023

Sabtu, 23 Maret 2024 - 15:52 WIB

Sukses Turunkan Stunting, Pj Gubernur Sulsel Sebut Suardi Bupati Teladan

Berita Terbaru

Dilarang Curi berita