Minasanews.Com.Pare-pare— Badai kurang beruntung masih terus menghinggapi Tim Juku Eja PSM Makassar setelah empat kali mengalami kekalahan dari lawan tandingnya di Liga 1 BRI.Ironisnya lagi dua kali dipermalukan dikandang sendiri di Stadion Gelora BJ Habibie di kota Pare-pare. Teranyar, Jum’at(9/1/2025) PSM dibuat malu oleh tamunya Bali United dengan skor.2-0
Sebelumnya PSM juga dikalahkan Maluku Utara United 2-1. Bukan hanya dikandang sendiri kesebelasan ini kalah dari para tamunya. Tetapi di stadion lawanpun PSM Makassar dipaksa menelan pil pahit dengan kekalahan. Dipenghujung pekan terakhir putaran I, tim Ayam Jantan dari Timur takluk ditangan Persib Bandung 1-0 dan di Stadion Segiri Samarinda kalah 2-1 dar Borneo FC.
PSM Bukan hanya dibikin malu karena kalah dirumah sendiri. Gol cepat Bali United, yang dicetak M Mustafic pada detik ke 33 menit pertama juga merupakan bola paling cepat tercipta selama kompetisi Liga BRI putaran pertama ini.
Kekalahan PSM di Gelora BJ Habibie sangat tragis karena selain menderita kekalahan. Dua andalan PSM juga diganjar kartu merah yakni Syahrul Lasinari pada menit ke 24 dan Ananda Raehan dimenit 90+8, sehingga PSM harus bermain dengan 9 pemain.
Padahal sebelum pertandingan, Pelatih PSM Makassar Thomas Truca sangat berharap PSM bisa merebut tiga poin dikandang sendiri. “Pertandingan ini sangat berharga karena kita kembali bermain dikandang sendiri sehingga kami optimis bisa meraih poin penuh,” ujar Thomas.
Sayang optimisme Thomas Truca berbanding terbalik dengan fakta yang terjadi karena harus mengakui keunggulan dari Bali United yang bermain cepat dan taktis hingga bisa mencuri tiga poin dihadapan supporter fanatik PSM.
Pantas saja supporter PSM tak bisa menyembunyikan rasa kecewa atas kekalahan ini. Saking kesalnya para penonton berteriak kepada para pemain dan pelatih PSM yang berusaha menenangkan supporter. “Mana Yuran Fernandes suruh bicara atas kekalahan ini, nanti saya terjemahkan,” ujar salah satu supporter dengan nada kesal.
Bahkan Panglima Laskar Ayam Jantan(.LAJ), Daeng Uki ( Daeng Uki Nugraha) tak tahan memendam rasa kesalnya atas kekalahan PSM dari Bali United. Daeng Uki bersama anaknya sempat melompati pagar pembatas dan berusaha mendekati wasit. Meski terus berusaha ditenangkan, namun Daeng Uki tetap berteriak memaki wasit. Beruntung kejadian ini tidak berlangsung lama.( Udi)





















