instagram youtube

Hadiri Ekspose Tahap II di Makassar, Wabup Barru Dorong Optitmalisasi Talent Pool ASN

Rusdi - Penulis Berita

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:41 WIB

Minasanews.Com.Makassar— Pemerintah Kabupaten Barru terus memperkuat penerapan manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai bagian dari upaya membangun birokrasi yang profesional, adaptif, dan berbasis kompetensi. Komitmen tersebut kembali ditegaskan melalui kehadiran Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang yang mewakili Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari pada Pembukaan Ekspose Manajemen Talenta Wilayah Sulawesi Selatan Tahap II Tahun 2026 di Aula Asta Cita Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Selasa (25/8/2026).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H., dan dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Kepala Kantor Regional IV BKN Makassar, para bupati/wali kota atau yang mewakili, serta Kepala BKPSDM se-Sulawesi Selatan.

Ekspose tahap II ini menjadi bagian dari percepatan penerapan manajemen talenta di seluruh wilayah Sulawesi Selatan. Pada tahap sebelumnya, penerapan manajemen talenta telah menunjukkan progres yang cukup signifikan. Tercatat 11 instansi berada pada tahap 2 akan melakukan ekspose, dan sembilan instansi pada tahap 1 telah mendapatkan Surat Keputusan (SK) Manajemen Talenta, dan lima instansi telah melakukan pengisian jabatan melalui mekanisme manajemen talenta.

Kabupaten Barru menjadi salah satu dari sembilan daerah yang telah mendapatkan SK Manajemen Talenta tersebut. Capaian ini menunjukkan bahwa Barru telah berada dalam jalur implementasi manajemen talenta ASN dan menjadi bagian dari daerah yang lebih awal menerapkan sistem pengelolaan talenta di Sulawesi Selatan.

Baca Juga :  Ketua DPRD Serahkan ke Bupati Barru Empat Ranperda Inisiatif

Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh dalam arahannya mendorong Sulawesi Selatan menjadi contoh praktik terbaik (best practice) dalam penerapan manajemen talenta ASN. Menurutnya, Sulsel memiliki peluang menjadi provinsi pertama di luar Jawa yang seluruh pemerintah provinsi dan 24 kabupaten/kotanya menerapkan manajemen talenta.

Zudan menjelaskan, manajemen talenta merupakan bagian penting dari sistem merit untuk memastikan ASN terbaik ditempatkan pada posisi yang sesuai dengan kompetensi, potensi, dan kebutuhan organisasi. Sistem ini juga memungkinkan pemerintah menemukan dan mengembangkan talenta ASN untuk mendukung pencapaian tujuan organisasi.

Zudan juga menekankan perlunya perubahan pola kerja birokrasi melalui digitalisasi, inovasi, integritas, dan tata kelola yang lebih adaptif. Selain itu, pemerintah daerah diminta memperkuat manajemen risiko, baik risiko operasional, keuangan, administrasi maupun reputasi.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menegaskan komitmennya agar penerapan manajemen talenta di Sulsel mencapai 100 persen, tanpa pengecualian.

“Sulawesi Selatan harus semuanya 100 persen manajemen talenta. Tidak terkecuali, tidak boleh ada pengecualian,” tegas Andi Sudirman.

Baca Juga :  Jembatan Perintis Garuda Tahap III Bantu Akses 97 KK Warga Passedde

Menurutnya, manajemen talenta memberikan kesempatan kepada ASN untuk berkembang berdasarkan kompetensi dan potensi yang dimiliki. Ia menilai kemampuan seorang ASN terkadang baru terlihat ketika diberikan ruang dan kesempatan untuk mengemban tanggung jawab.

“Talenta itu kadang tidak terlihat. Kita baru tahu setelah diberikan kesempatan,” ujarnya.

Menanggapi penerapan manajemen talenta tersebut,, Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang berharap talent pool dapat segera diimplementasikan secara optimal. Menurutnya, sistem tersebut akan membantu pemerintah dalam menentukan pejabat yang akan ditempatkan pada suatu jabatan secara lebih objektif dan sesuai kebutuhan organisasi.

“Ya, mudah-mudahan talent pool ini bisa diimplementasikan sesegera mungkin, sehingga kita dalam menentukan pejabat yang mau ditempatkan itu tidak mengalami lagi kendala,” ujarnya usai kegiatan.

Ia menilai penerapan talent pool juga akan mendorong terciptanya birokrasi yang lebih lincah atau agile. Proses penempatan pejabat yang berbasis kompetensi dan data talenta diharapkan dapat meminimalkan dinamika atau persoalan antarkandidat.

“Sehingga bisa menjadikan birokrasi yang lincah atau agile. Kemudian tidak ada riak-riak antara satu calon dengan yang lainnya,” pungkasnya. (Udi)

Berita Terkait

Bupati Andi Ina Minta Media Bangun Citra Positif Demi Kemajuan Barru
Ratusan Penumpang KA Terlantar di Stasiun Garongkong
Legislator Barru Konsultasi LP2M UNM Bahas Peningkatan Kapasitas Petani
Wakil Rakyat Barru Rapat Gabungan Komisi Kaji Hasil Pembahasan LKPJ 2024
Ketua DPRD Barru Pimpin Rapat Bamus Pertengahan Bulan Akhir Tahun 2023
Suardi Nilai Penyuluh KB Ujung Tombak BKKBN
Bupati Andi Ina Minta Do’akan Almarhum Tomas Desa Kupa
Bapemperda Bahas Penyempurnaan Empat Ranperda Inisiatif DPRD Barru

Berita Terkait

Minggu, 3 November 2024 - 00:55 WIB

Puncak HUT PT Semen Tonasa ke-56, PJ Gubernur Ingatkan Jangan Gentar Soal Persaingan

Senin, 27 Mei 2024 - 20:12 WIB

Gabungan Komisi DPRD Barru Sertakan Perseroda Buka Jaringan ke Balikpapan

Kamis, 21 September 2023 - 13:18 WIB

Hari Ketiga DPRD Barru Sosialisasi Ranperda Inisiatif di Tanete Rilau

Minggu, 10 Desember 2023 - 04:16 WIB

Bapemperda DPRD Barru Bersama Bagian Hukum Bedah Propemperda

Rabu, 21 Agustus 2024 - 12:37 WIB

Diskumdag Bersama TP PKK Barru Distribusi Bahan Pokok Murah Sambut Operasi Pasar

Jumat, 31 Januari 2025 - 07:54 WIB

Bupati MYL Tunaikan Janji, Kantor Kemenag Diberi Tanah Hibah

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:09 WIB

Pastikan Tepat Sasaran, Pemkab Barru Evaluasi Data Penerima Bantuan Pangan

Sabtu, 14 Februari 2026 - 21:47 WIB

PT Semen Tonasa Teguhkan Budaya K3 Lewat Penutupan Bulan K3 Nasional SIG 2026

Berita Terbaru

Daerah

Barru Pacu Distribusi Air Bersih

Senin, 12 Okt 2026 - 16:29 WIB

Daerah

Wabup Barru Usul Booth Khusus UMKM di Sulsel Expo

Senin, 12 Okt 2026 - 16:15 WIB

Daerah

Barru Usul Program Strategis Perikanan ke KKP

Senin, 12 Okt 2026 - 13:02 WIB