Minasanews.Com.Barru— Dari data Rekapitulasi Kepatuhan tahun 2023 pertanggal 26 Maret 2024 pukul 01.00 WIB yang diterbitkan Pihak Komisi Pemberantasan Korupsi( KPK) tentang Laporan Hasil Kekayaan Pejabat Negara( LHKPN) di Provinsi Sulsel. Ternyata masih ada Pejabat Negara di Kabupaten Barru yang belum menyetor LHKPN ke KPK.
Dalam data rekapitulasi Kepatuhan 2023 yang dirilis Komisi Pemberantasan Korupsi( KPK) untuk Provinsi Sulsel tertera bahwa masih ada satu oknum Pejabat Pemkab Barru yang belum melaporkan LHKPN ke KPK.
Selain ada oknum pejabat yang belum menyetor LHKPN. Dalam rekapitulasi kepatuhan itu juga tercatat masih ada 13 pejabat Pemkab Barru yang belum lengkap laporan LHKPN miliknya.
Masih dalam data hasil rekapitulasi kepatuhan tertulis jumlah pejabat wajib lapor sebanyak 326 orang, sudah lapor 325 orang. Kemudian belum lapor 1 orang. Lalu kepatuhan pelapor 99,69 persen.
Selain itu ada juga data pejabat yang tercantum belum lengkap laporannya sebanyak 13 orang. Lalu antrian vetifikasi 145 orang, lengkap 167 orang dan kepatuhan lengkap 51,23 persen.
Kabag Hukum Pemkab Barru, Ardi Susanto, SH yang dikonfirmasi Rabu(27/3/2024) membenarkan adanya satu orang Pejabat Pemkab Barru yang belum memasukkan laporan LHKPN.
Menurut Ardi, saat ini masih ada rentang waktu penyetoran LHKPN hingga tanggal 31 Maret 2024. Jadi boleh jadi pejabat tersebut masih melengkapi pelaporan dokumen LHKPN miliknya. “Namun data per hari ini dari hasil rekapitulasi kepatuhan tertera ada satu orang yang belum setor LHKPN nya,” ujar Ardi.( Udi)





















