instagram youtube

Apel ‘Busuk’ Diduga Menu Salah Satu SPPG Pangkep

Rusdi - Penulis Berita

Selasa, 30 Desember 2025 - 12:03 WIB

Minasanews.Com.Pangkep— Setelah kasus menu SPPG di kecamatan Labakkang menyebabkan puluhan siswa keracunan. Kini perkara baru lagi diduga muncul disalah satu SPPG di kecamatan Pangkajene kabupaten Pangkep. Orang tua siswa di SDN 18 Tumampua memprotes adanya menu apel busuk yang diterima anaknya.

Temuan dugaan apel busuk pada menu Makan Bergizi Gratis (MBG) disalah satu SPPG di kecamatan Pangkajene ini dikomplain salah seorang orang tua siswa. Meski begitu Pihak dapur membantah buah apel yang dibagikan ke siswa dalam keadaan busuk.

Salah seorang orang tua siswa yang anaknya sekolah di SDN 18 Tumampua Pangkajene, Agus Salim(39) mengungkapkan kejadian ini kepada awak media, Selasa(30/12/2025)

Baca Juga :  Bupati Barru Harap FSKN Tetap Eksis Jaga Budaya

“Buah yang diterima anak saya sangat-sangat tidak layak dikonsumsi. Dalam menu yang dibagikan dan diterima anak saya ada buah apel yang sudah membusuk,” ungkap Agus

Dari pengakuan Agus menyatakan dirinya saat itu mengantar putrinya ke SDN 18 Tumampua untuk mengambil menu MBG dan setelah sampai di rumah, anaknya membuka menu MBG itu dan ditemukanlah apel yang sudah dalam kondisi busuk.

“Jadi saat tiba dirumah anak saya yang melihat buah apel dan menyatakan kepada saya. Bagaimana kalau begini kondisi buah apelnya bapak. Lalu saya bilang jangan dikonsumsi karena tidak sudah busuk.

Baca Juga :  Dipimpin Ketua DPRD Barru, Rapat Bamus Awal Mei Jadwalkan Sejumlah Agenda

Menyaksikan kondisi buah apel yang tidak layak itu kemudian Saya langsung rekam , lalu diposting di Facebook,” ujarnya.

Hanya saja temuan dugaan buah apel busuk ini dibantah Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Pangkajene, Mar’atul Islamiyah. Dalam bantahan Kepala SPPG ini menyatakan, apel yang direkam melalui video itu sama sekali bukan dari SPPG 02.

“Saya pastikan buah apel yang ditemukan dan dilaporkan orang tua siswa itu sama sekali bukan buah yang berasal dari SPPG 02 Pangkajene,” ucap Kepala SPPG 02 Pangkajene saat memberikan bantahan.( Udi)
.
.

Berita Terkait

Pertama Loloskan Perda Pesantren di Indonesia, Jadi Alasan DPRD Barru Kunker ke Jabar
Bupati Andi Ina Apresiasi Kinerja Baznas Jadi Mitra Strategis Pemkab Barru
Andi Ina Prihatin Stunting Meningkat, Jumlah Kematian Ibu Melahirkan Capai 200 Orang
Tiga Komisi DPRD Barru Kunker Tiga OPD Pemprov Sulsel
Dua Desa di Barru Lakukan PAW Anggota BPD
Bupati Barru Geser 45 Pejabat, Kabid Humas Diskominfo SP Jabat Camat Soppeng Riaja
Suardi Apresiasi Upaya Kementan Siasati Efek El Nino
Layanan Penumpang KA di Barru Lumpuh, Warga Sudah 11 Hari Tak Bisa Naik Kereta Api

Berita Terkait

Kamis, 21 Desember 2023 - 13:56 WIB

Semen Tonasa Peroleh Predikat Hijau Pengelolaan Lingkungan 2023

Sabtu, 11 Mei 2024 - 07:30 WIB

PT Semen Tonasa Memupuk Safety Priority Dalam Kegiatan Genba Safety Observation Tour

Kamis, 31 Oktober 2024 - 21:35 WIB

Wakil Rakyat Barru Giat Bimtek Peningkatan Kapasitas

Rabu, 1 Februari 2023 - 21:52 WIB

Pasien PKM Dievakuasi, Jalan Trans Sulawesi Terhambat Akibat Banjir Di Bojo Baru

Sabtu, 27 April 2024 - 12:25 WIB

Peran Kolaboratif Bumi Batara Guru di Pelantikan BPC HIPMI Luwu Timur

Minggu, 28 September 2025 - 08:16 WIB

Ketua DPRD Barru Support Program Pasar Murah DPD II Golkar

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:47 WIB

Bupati Andi Ina Minta Media Bangun Citra Positif Demi Kemajuan Barru

Rabu, 28 Juni 2023 - 18:45 WIB

Peduli Korban Kebakaran, Aliansi Jurnalis Barru Serahkan Bantuan

Berita Terbaru

Daerah

Dandim 1405 Irup Hari Lahir Pancasila di Barru

Senin, 1 Jun 2026 - 16:43 WIB

Dilarang Curi berita