instagram youtube

Ex Pengurus Badko HMI Sulselbar: Tidak Mampu Tangani Banjir , Bupati Mundur Saja Dari Jabatannya

admin - Penulis Berita

Sabtu, 1 Juni 2024 - 20:08 WIB

Minasanews.com,Luwu Utara- Beberapa bulan terakhir ini banjir melanda 5 Kecamatan di Kabupaten Luwu Utara, banjir yang paling parah terjadi di Kecamatan Malangke Barat dan Kecamatan Baebunta selatan dimana dua Kecamatan ini memang selalu menjadi langganan banjir saat curah hujan tinggi di Kabupaten Luwu Utara.

Menyikapi masalah banjir yang sangat merugikan masyarakat dan tidak pernah ditangani secara serius oleh Pemerintah Luwu Utara selama 2 periode kepemimpinan Bupati Indah Putri Indriani Terkesan ada pembiaran menurut eks pengurus Badko HMI Sulselbar.

Mantan pengurus HMI BADKO SULSEL-BAR Shanun angkat bicara menyoal hal tersebut terbaru ia mengkritik persoalan banjir beberapa waktu lalu.

“Pemerintah daerah dalam hal ini Bupati tidak mampu menangani banjir di Luwu Utara dengan serius tidak seperti dengan apa yg di janjikan waktu kampanye dulu dan terkesan ada pembiaran terhadap bantaran sungai yang mengakibatkan jebolnya tanggul di desa lembang-lembang sehingga ribuan rumah warga, ladang pertanian, perkebunan serta akses Jalan terendam air,”ucap Shanun.

Baca Juga :  Jangan Sampai Tiga Kali, Lagu Andalan Kadis Perpustakaan Diajang Lomba Karaoke HUT Barru

Musibah banjir di Kabupaten Luwu Utara ini perlu tentu perhatian khusus dari pemerintah daerah karna setiap tahun pasti banjir sehingga perlu upaya untuk meminimalisir dampak dari banjir tersebut sehingga tidak terlalu menpengaruhi aktivitas kehidupan masyarakat yang ada di sekitar bantaran sungai.

“Musibah banjir yang terjadi dibiarkan seperti inikan fatal, contohnya tanggul yang ada di Desa Lembang-Lembang itu jebol dan tidak ada perhatian untuk dilakukan perbaikan artinya dimana peran pemerintah daerah disini sangat dibutuhkan jangan banyakpi korban baru turun ke lapangan,”pungkas Sahnun.

Baca Juga :  PT Semen Tonasa Turunkan TJSL dan Bantuan Kebutuhan Korban Banjir di Kabupaten Luwu

Ia berharap kedepan siapapub pemimpin atau bupati yang terpilih banjir harus menjadi visi prioritas bagaimana mencarikan solusi karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak apalagi masyarakat yang mayoritas mata pencariannya di sektor pertanian dan perkebunan dan semoga juga air cepat surut Luwu Utara pulih kembali.

“Kalau tidak mampu tangani banjir ini yah mundur saja dari jabatannya sebagai Bupati gitu aja kok repot tutup Sahnun,”tegas Shanun.

Berita Terkait

Dukung Sijagai, Pemerintah Kecamatan Liukang.Tupabbiring Gelar Puskesmas Keliling
Open House Setahun Sekolah Rakyat Barru, Wabup Abustan Bicara Pemutus Kemiskinan
Program Kerja 100 Hari Andi Ina-Abustan Fokus Bentuk UPT Persampahan dan Lampu Jalan
Baznas Barru Salurkan Ribuan Paket Sembako Idul Adha
Pasca Dilantik Jadi Legislator, DPRD Barru Gelar Rapat Bamus Kedua
SMK Pelayaran Lintas Nusantara Barru Fokus Cetak Alumni Siap Kerja
BRI BO Barru Bagi-bagi CSR Dua Unit Motor Armada Sampah
DPRD Barru Gelar Rapat Bamus Awal Agustus 2024

Berita Terkait

Selasa, 6 Agustus 2024 - 19:49 WIB

Demi Pilkada drg Ulfah Mundur Dari Dirut RSUD Barru

Kamis, 31 Agustus 2023 - 21:26 WIB

Paripurna Penyerahan KUA-PPAS Molor Empat Jam

Jumat, 26 April 2024 - 05:04 WIB

Ketua DPRD Bersama Bupati Barru Amaliah Ramadan Terakhir di Pujananting

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:44 WIB

Sekolah Rakyat Terintegrasi 65 Barru Baru Tampung 96 Siswa

Senin, 15 Juni 2026 - 15:45 WIB

Perkuat Tata Kelola Pemerintahan, Pemkab Barru Gandeng Politeknik STIA LAN Makassar

Kamis, 13 Juli 2023 - 22:25 WIB

Ingat Masa Kecil Saat Disunat, Suardi Nilai Proses Khitanan Menyeramkan

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:46 WIB

Bupati Andi Ina Bersama ASN Bersih-bersih TMP Barru

Kamis, 22 Agustus 2024 - 16:38 WIB

Pesan Suardi Siapa Rajin Shalawat Dijauhkan Dari Kemunafikan

Berita Terbaru

Dilarang Curi berita