instagram youtube

Proyek RSUD Pangkep Senilai Rp 5,4 Milyar Dua Kali Gagal Tender, Komisi II Ungkap Ada Kejanggalan

Rusdi - Penulis Berita

Rabu, 15 Januari 2025 - 21:10 WIB

Minasanews.Com.Pangkep— Keterlambatan sejumlah proyek yang dikerjakan tahun anggaran 2024 bukan hanya dilingkup Dinas PUTR. Kini proyek molor juga dialami pihak RSUD Batara Siang lantaran dua kali dilakukan tender, namun gagal lelang karena rekanan yang mendaftar tak memenuhi syarat.

Panitia Lelang beralasan Pembangunan sarana Rumah Sakit di Pangkep telat rampung gegara proses tender dua kali dibuka, namun rekanan yang mendaftar tidak memenuhi syarat.

Imbas dari kegagalan dua kali proses tender ini mendorong Panitia Tender mengambil langkah dengan melakukan penunjukan langsung( PL) terhadap rekanan yang dinyatakan terverifikasi.

Kondisi ini kemudian memantik sorotan tajam dari Komisi II DPRD Pangkep dengan menggelar rapat dengar pendapat( RDP) dengan pihak Dinas Kesehatan dan Panitia Lelang.

Baca Juga :  Pemkab Barru Dukung Peningkatan Pelayanan Hukum Masyarakat

Ketua Komisi II DPRD Pangkep, H.Luthfi Hanafi menyatakan ada dugaan kejanggalan di balik lelang proyek pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pangkep. Pihaknya menduga panitia lelang menggunakan proses penunjukan langsung( PL) dalam proses pelaksanaan proyek senilai Rp 5,4 milyar ini.

Di RSUD Batara Siang saat ini sedang berlangsung pembangunan sarana pelayanan kesehatan yang bersumber dari DAK sebesar Rp 5,4 miliar. Keempat proyek itu yakni ruang Clitotoxic, CT Scan ,Cathlab dan ruang NICU

“Kami dari Komsi II menduga ada persekongkolan. Apalagi dua kali proses lelang berakhir gagal sehingga diproses tender ketiga kalinya diduga ada penunjukan langsung ke rekanan tertentu,” ungkap Lutfi usai memimpin Rapat RDP bersama Dinas Kesehatan dan Panitia Lelang di kantor DPRD Pangkep, Rabu (15/1/2025).

Baca Juga :  Wabup Barru Klaim Pemkab Tiap Pekan Gelar GPM

Panitia lelang menggunakan mekanisme penunjukan langsung satu rekanan karena dua kali proses tender dilaksanakan, tetapi tak satu pun yang memenuhi syarat.

Mantan aktivis KNPI Sulsel, Luthfi, menilai proses lelang proyek ini sangat janggal jika pendaftaran lelang hanya diikuti satu perusahaan. “Ada kesan jika perusahaan yang mendaftar lelang diduga diarahkan,” ujar Luthfi.

Sementara itu Plt Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Pemkab Pangkep, Sofyan yang berusaha dikonfirmasi tidak berhasil. Awalnya Hanphonenya tidak aktif dan pesan whatshap juga belum direspon.( Udi).

Berita Terkait

Program TJSL Semen Tonasa Hadirkan Comdev Academy untuk Pemberdayaan Desa Ring 1
Bupati Andi Ina Mutasi Pejabat Malam-malam
Bupati Andi Ina Nilai Barru Harus Kuat Berburu Anggaran
Harga Komoditi Naik, Sekda Pangkep Sidàk Pasar
Suardi Salat Idul Adha di Tanete Riaja, Ketua TP PKK Barru di Mekkah
Kapolres Barru Sebut Operasi Bina Kusuma Tekan Angka Kejahatan
Bupati Barru Akui Dirinya Keluarga Besar PPM
Pemkab Pangkep-Lombok Timur Teken MoU Kesra dan Pelayanan Publik

Berita Terkait

Senin, 24 November 2025 - 10:07 WIB

Colliq Pujie Sosok Perempuan Paling Berjasa Hingga Aksara Lontara Bisa Bertahan

Rabu, 24 Januari 2024 - 09:30 WIB

Pemilu Tersisa 21 Hari, Bupati Barru Pantau Gudang Logistik

Jumat, 29 Maret 2024 - 15:33 WIB

Suardi Buktikan Janjinya, Serahkan Insentif Untuk Petugas Kebersihan

Selasa, 22 April 2025 - 07:31 WIB

Wakil Rakyat Barru Kunker di Makassar Sasar Dua Lembaga

Sabtu, 18 Februari 2023 - 05:45 WIB

Kapolres Barru Ingatkan Tensi Politik Meninggi Jelang Pemilu 2024

Selasa, 12 November 2024 - 21:09 WIB

Anggota DPRD Barru Cari Pembanding Sebelum Penyusunan APBD 2025

Senin, 29 September 2025 - 17:01 WIB

Barru Satu-satunya Nama Daerah di Indonesia Ada Dalam Al Qur’an

Kamis, 17 Juli 2025 - 08:34 WIB

Pesan Ketua IPHI Sulsel Jangan Ada Perpecahan Saat Muswil

Berita Terbaru

Daerah

Plh Sekda Tegaskan Pilkades Tidak Sekadar Pilih Cakades

Kamis, 16 Apr 2026 - 15:10 WIB

Daerah

Pemkab Barru Tegas Tidak Ada Ruang Untuk Korupsi

Kamis, 16 Apr 2026 - 15:07 WIB

Dilarang Curi berita