instagram youtube

Inovasi PELITA Karya Endang Susilawati, di Launching Sebagai Gagasan Anti Perkawinan Anak

Rusdi - Penulis Berita

Rabu, 26 November 2025 - 12:57 WIB

Minasanews.Com.Barru— Kata PELITA memang sebuah kata biasa yang memiliki banyak arti. Tetapi kata ini lebih sarat makna jika dinilai sebagai kepanjangan dari suatu singkatan kalimat. PELITA yang diartikan dalam terjemahan singkat bisa berarti lampu, penerang hingga pemberi cahaya. Namun bila ditinjau dari artifisial memiliki makna yang sangat luas dan beragam.

PELITA dalam arti luas(Artifisial) boleh jadi sebagai Pedoman, sumber ilmu pengetahuan, pemberi harapan, petunjuk/pembimbing, Inspirasi/ide. Makna artifisial inilah yang menjadi gagasan kemudian dituangkan sebagai inovasi oleh Hj Endang Susilawati, SE, M.Si yang saat ini memangku jabatan Kepala Bidang PPPA pada Dinas PMDPPKBPPPA Kabupaten Barru.

Kini Inovasi Penguatan Lembaga Terpadu Anti Perkawinan Anak( PELITA) telah menjadi karya spesial dari Hj Endang Susilawati, SE,M.Si. Begitu urgennya Inovasi ini hingga memperoleh support dari Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari SH, M.Si.

Inovasi PELITA kemudian resmi di launching Selasa(25/11/2025) di Baruga Singkerru Adae,

Posisi Hj Endang di Instansi ini diketahui banyak bersentuhan dengan permasalahan perempuan dan anak sehingga memberi dorongan untuk menggeluti lebih dalam tentang keragaman problematika kalangan perempuan dengan anak.

Baca Juga :  Inovasi Pelita Cegah Barru Dari Perkawinan Anak

PELITA dimata Hj Endang sebuah kata singkatan dari kepanjangan kalimat, Penguatan Lembaga Terpadu Anti Perkawinan Anak( PELITA) bermakna gagasan besar yang sarat Inovasi. Motivasi Hj Endang semakin kuat dalam mengusung PELITA sebagai Inovasi. Apalagi Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari mengusung tekad bahwa Barru harus menjadi kabupaten Zero Perkawinan Anak.

Semangat Bupati Barru ini kemudian memberi motivasi berlipat bagi Hj Endang yang nota bene punya kepedulian terhadap permasalahan anak. Bukan semata karena latar belakang jabatanmya sebagai Kabid PPA pada Dinas PMDPPKBPPPA dan Ketua Pokja Bunda PAUD. Namun baginya gagasan ini sebuah renungan panjang sebelum ditetapkan menjadi suatu Inovasi yang bakal memberi efek terhadap perubahan perilaku dan psikologis kepada para orang tua yang selama ini memiliki peran utama dalam mendukung adanya perkawinan anak.

Sebagai pencetus Inovasi PELITA, Hj Endang patut memberi apresiasi kepada Bupati Barru dan sejumlah pihak yang memberi dukungan dan hal ini diwujudkan adanya kesepakatan dalam penandatanganan MoU dalam membangun komitmen dalam sebuah Penguatan Terpadu Anti Perkawinan Anak.

Baca Juga :  Bupati Andi Ina Beri Tips Siswa Sekolah Rakyat Agar Tidak Belajar Korupsi Sekecil Apapun

“Kami bersyukur atas dukungan dan adanya komitmen bersama antara Pemkab Barru, Kementerian Agama dan Pengadilan Agama. Hal ini menjadi parameter jika kita semua dan lembaga berwenang memiliki tekad dan semangat yang sama sebagai pihak yang anti perkawinan Anak,” ucap Hj Endang.

Hj Endang juga menjelaskan tujuan dan target dari Inovasi PELITA. Ada tujuan utama dan target capaian. Untuk tujuan dari PELITA terdiri dari tiga hal yakni menyediakan kerangka kerja kelembagaan yang terintegrasi. Kemudian memastikan setiap pemohon dispensasi kawin ditangani dengan perspektip hak anak dan mendapat pendampingan yang komprehensif. Lalu berikutnya menelaah secara signifikan angka permohonan dan penetapan dispensasi kawin.

Sementara itu kata Hj Endang PELITA juga juga memiliki target capaian, “terdiri dari Out put formal( MoU), kuantitatif( Penurunan angka pemohon dispensasi kawin di Pengadilan Agama hingga 20 persen dan secara kualitatif. Pelita juga mendukung terbentuknya Protokol Operasi Standar( POS) bersama yang mengatur alur rujukan, asesmen dan pendampingan,” pungkasnya( Udi)

Berita Terkait

DPK KEPMI Bone La Pawawoi UNM Gelar Mappabati, Tanamkan Karakter yang Berbudaya
Anomali kotak kosong di Pilgub Sulsel 2024,begini pandangan Dirut PT PAS INDO
Hukum Unhas Gelar Lokakarya Kurikulum 2023
Legislator Barru Konsultasi Infrastruktur Sekolah di Disdik dan DPRD Sulsel
Maritim Muda Indonesia Tanam Ribuan Mangrove di Pulau Tanakeke
PSIT Semen Tonasa Gelar Cahaya Ramadhan
PT Semen Tonasa Wujudkan Budaya K3, Raih Tujuh Penghargaan Bergengsi
Bupati Barru Teken MOU Bersama STIE AMKOP Makassar

Berita Terkait

Rabu, 15 Februari 2023 - 10:27 WIB

Dekan Hukum UNHAS Bertandang ke Kejagung RI, Bahas Kerja Sama Program Doktor

Minggu, 26 Oktober 2025 - 20:32 WIB

Pemkab Pangkep Cerdaskan Warga Melalui Festival Literasi

Kamis, 15 Agustus 2024 - 13:22 WIB

PT Semen Tonasa Konsisten Jalankan Genba dan Safety Observation Tour di Seluruh Unit Kerja

Kamis, 4 Desember 2025 - 11:44 WIB

Wabup Abustan Nilai Buku Karya Dr Deasy Maulina Berbasis Data

Sabtu, 8 April 2023 - 23:41 WIB

Amran Sulaiman Semangati Pemuda Sulsel di Bukber KNPI Sulsel

Kamis, 16 April 2026 - 08:59 WIB

Halal Bihalal KIKST Tonasa Jadi Momentum Aktualisasi Diri Perempuan Modern

Minggu, 12 April 2026 - 14:31 WIB

Perkuat Kedekatan dengan Tukang, Semen Tonasa Gelar Pelatihan di Bone

Kamis, 23 November 2023 - 19:13 WIB

Direktur Operasional Semen Tonasa: Kita Selalu Concern Konservasi Energi Baru Terbarukan

Berita Terbaru

Daerah

Bupati Barru Tegaskan Dukungan Untuk Sekolah Rakyat

Selasa, 15 Sep 2026 - 21:14 WIB

Daerah

27 Lembaga Gagas Agenda Barru Bermunajat Salat Istisqa

Selasa, 15 Sep 2026 - 15:40 WIB

Dilarang Curi berita