instagram youtube

Kebiasaan Makan yang Buat Jantung Sehat

admin - Penulis Berita

Kamis, 2 Februari 2023 - 12:22 WIB

ilustrasi kesehatan jantung melalui pola makan yang sehat

ilustrasi kesehatan jantung melalui pola makan yang sehat

Minasanews.com, Makassar- Salah satu cara untuk merawat jantung yang sehat adalah mengembangkan pola makan yang bermanfaat. Bahkan, ada kebiasaan makan yang bisa diterapkan sehari-hari untuk menyelamatkan kesehatan jantung.

American Heart Association (AHA) belum lama ini merilis laporan tahunan Statistik Penyakit Jantung dan Stroke 2023 tentang beberapa faktor utama yang memengaruhi penyakit kardiovaskular seperti aktivitas fisik, berat badan, merokok, kolesterol, tekanan darah, glukosa darah, dan pola makan.

Faktor-faktor yang tercantum di atas dapat bervariasi pada setiap individu yang dapat dikaitkan dengan pola makan dan gizi seperti berat badan, kolesterol, kadar glukosa, dan tingkat tekanan darah.

Kaustubh Dabhadkar, ahli jantung yang berspesialisasi dalam kardiologi preventif, membagikan beberapa kebiasaan makan yang baik untuk kesehatan jantung dan mengurangi risiko penyakit jantung.

Melansir Eat This Not That, berikut di antaranya.

1. Konsumsi lebih banyak buah dan sayuran
Diet kaya buah dan sayuran dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung dengan memberikan nutrisi penting seperti vitamin, mineral, dan antioksidan.

“Banyak buah dan sayuran mengandung vitamin C dan E tingkat tinggi, yang dikenal memiliki sifat antioksidan. Selain itu, buah dan sayuran juga tinggi potasium, yang dapat membantu menurunkan tekanan darah,” ucap Dabhadkar.

Baca Juga :  CSR PT PLN Indonesia Power Barru Gelar Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis

Penelitian yang diterbitkan dalam Annals of Internal Medicine menemukan bahwa mereka yang sering makan sayuran dan buah melihat lebih sedikit biomarker yang terkait dengan penyakit jantung atau tekanan pada jantung mereka.

2. Masukkan biji-bijian utuh
Mengonsumsi biji-bijian utuh alih-alih biji-bijian olahan merupakan langkah besar dalam merawat kesehatan jantung.

Perbedaan utama antara biji-bijian utuh dan olahan adalah biji-bijian utuh masih memiliki semua bagian biji-bijian yang berarti serat dan nutrisinya masih ada.

“Biji-bijian utuh adalah sumber serat yang sangat baik, yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan mengurangi risiko penyakit jantung, dan mengandung vitamin B dan E esensial, magnesium, dan selenium,” katanya lebih lanjut.

Mayo Clinic juga melaporkan bahwa biji-bijian utuh dapat membantu menurunkan kolesterol dan menurunkan tekanan darah, yang keduanya terkait langsung dengan kesehatan jantung.

3. Batasi lemak jenuh dan trans
“Lemak jenuh dan trans dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat dan meningkatkan risiko penyakit jantung,” tutur Dabhadkar.

Dengan membatasi asupan lemak jenuh yang terdapat pada daging dan produk susu, serta menghindari lemak trans yang terdapat pada makanan olahan, Anda bisa menurunkan kadar kolesterol dan mengurangi risiko penyakit jantung.

Baca Juga :  Nakes Pulau Sailus Pangkep Terima SK PPPK

AHA merekomendasikan untuk tidak mengonsumsi lebih dari 5-6 persen kalori harian dari lemak jenuh. Untuk diet 2.000 kalori, angkanya sekitar 120 kalori.

4. Makan ikan dua kali seminggu
Ikan seperti salmon, tuna, dan sarden mengandung asam lemak omega-3 yang tinggi. Kandungan ini dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung dengan membantu menurunkan trigliserida, mengurangi peradangan, dan menurunkan tekanan darah.

“Makan ikan dua kali seminggu dapat membantu Anda memenuhi asupan asam lemak esensial yang disarankan.” kata Dabhadkar.

5. Tidak terlambat makan malam
Dabhadkar merujuk pada studi yang menyimpulkan bahwa makan malam lebih awal dapat membantu menghindari penambahan berat badan.

“Saat Anda makan malam lebih awal, hal itu memungkinkan tubuh menggunakan glukosa yang berlebih alih-alih menyimpannya sebagai lemak,” ucapnya.

Studi tersebut juga menyebut bahwa makan di malam hari dapat memperlambat metabolisme dan meningkatkan rasa lapar. Pasalnya, mengelola berat badan dapat menjadi faktor penting dalam mengurangi risiko penyakit jantung.

Menurut JAMA Cardiology, obesitas terkait dengan beberapa komplikasi jantung, seperti penyakit arteri koroner, fibrilasi atrium, dan gagal jantung.

Berita Terkait

Sambut Tim Verlap Bupati MYL Komitmen Wujudkan Kabupaten Sehat
ASN Pemkab Pangkep Jalani Chek Up Kesehatan
Bupati MYL Berharap Program Genius Kurangi Stunting
Suardi Nilai Barru Turunkan Stunting Hingga 14,1 Persen
Bu dokter Ajak Anggota Semut Pilih Obat dan Kosmetik Legal
Terima Penghargaan Swasti Saba, MYL Ucap Terima Kasih ke Warga Pangkep
Puluhan Warga Pulau Karanrang Terserang Penyakit Cacingan, Satu Meninggal Dunia
Bupati MYL Siap Bantu Sekretariat Ikatan Apoteker

Berita Terkait

Rabu, 8 Maret 2023 - 16:08 WIB

Menkes Kagumi Tiga Program TP PKK Barru Turunkan Angka Stunting

Sabtu, 6 Januari 2024 - 05:40 WIB

Suardi Tunaikan Janji Politik Siapkan Rumah Tunggu Pasien di Tallasa City

Rabu, 15 Maret 2023 - 22:27 WIB

Bu dokter Ajak Anggota Semut Pilih Obat dan Kosmetik Legal

Minggu, 24 September 2023 - 21:32 WIB

Sambut Tim Verlap Bupati MYL Komitmen Wujudkan Kabupaten Sehat

Minggu, 24 September 2023 - 21:55 WIB

Tim KKS Pusat Dua Hari Verifikasi Pangkep

Jumat, 28 April 2023 - 06:04 WIB

Nakes Pulau Sailus Pangkep Terima SK PPPK

Senin, 27 Februari 2023 - 09:10 WIB

Program Anti Mager Gubernur ASS Inspirasi Dokter Singapura

Sabtu, 6 Mei 2023 - 14:50 WIB

Bupati MYL Apresiasi Nakes Pangkep Masuk 3 Besar Teladan Sulsel

Berita Terbaru

Daerah

Bupati MYL Minta PPPK Jalankan Tugas Sepenuh Hati

Jumat, 1 Mar 2024 - 06:19 WIB