Minasanews.com,Maros- Menteri Desa, dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto melakukan peletakan batu pertama pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Desa Bontomatene, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Selasa (2/12/2025).
Kehadiran Menteri Desa didampingi oleh Kepala Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Daerah Tertibggal (BPPMDDT) Makassar Drs. Andi Muhammad Urwah, M.Si, serta Kepala Badan Pusat Informasi (BPI) Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia Dr. Mulyadin Malik, M.Si.
Dalam sambutannya, Mendes Yandri menegaskan bahwa pembangunan Kopdes Merah Putih merupakan langkah nyata pemerintah dalam mempercepat penguatan ekonomi desa, sesuai Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto terkait upaya menggerakkan ekonomi lokal guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi kemiskinan di tingkat desa.
“Tentu peletakan batu pertama ini merupakan bentuk keseriusan kita bersama untuk mewujudkan Asta Cita Presiden ke-6 dalam mempercepat berjalannya koperasi desa merah putih,” ujar Mendes Yandri.
Kepala BPPMDDT Makassar Drs. Andi Muhammad Urwah, M.Si menyampaikan harapannya bahwa Kopdes Merah Putih dapat menjadi penggerak ekonomi desa dan menjadi solusi nyata terhadap pengurangan angka kemiskinan.
“Kopdes hadir sebagai harapan kita bersama untuk menggerakkan perekonomian di desa, agar kemiskinan di desa dapat dikurangi,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pusat Informasi Kemendesa PDT RI Dr. Mulyadin Malik, M.Si menekankan pentingnya peran informasi dan digitalisasi dalam mendukung pengembangan koperasi desa. Ia menyatakan bahwa Kopdes Merah Putih harus menjadi model modernisasi tata kelola ekonomi desa melalui pemanfaatan teknologi informasi.
“Penguatan ekonomi desa tidak hanya bergantung pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada kemampuan desa dalam mengelola informasi dan data secara cerdas. Kehadiran Kopdes Merah Putih harus kita dorong menjadi koperasi yang modern, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Dengan tata kelola informasi yang baik, kita bisa memastikan setiap program desa berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tegas Dr. Mulyadin Malik.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Menteri Koperasi Farida Faricha, Anggota DPR RI Ashabul Kahfi, Irfan HB Anggota DPRD Provinsi Sulsel, Bupati Maros Chaidir Syam, Perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Dandim Maros, dan Kapolres Maros, yang menunjukkan dukungan luas terhadap percepatan pembangunan koperasi desa sebagai pilar ekonomi lokal.





















