Minasanews.Com.Barru— Diluar teknis terkait gejala el nino yang saat ini memberikan efek luar biasa. DPRD Barru akhirnya ikut bersikap melihat kondisi kemarau panjang tersebut dengan melakukan rapat kerja bersama PDAM dan OPD terkait.
Setelah mendengar berbagai jawaban terkait krisis air bersih sebagai imbas dari el nino, seperti dilaporkan Direktur PDAM Tirta Waesai Barru Aksan Jafar bahwa krisis air bersih terjadi karena memang sumber air bersih yang semakin menipis.
Salah seorang legislator dari Wakil PPP Andi Wawo Mannojengi kemudian menimpali laporan pihak PDAM bahwa kalau begitu kenapa kita tidak melakukan salat Istisqa saja, lalu kita berdo’a minta hujan dari Allah SWT.
“Apabila kita sudah melakukan berbagai upaya dan ikhtiar, maka kenapa kita tidak melakukan salat minta hujan kepada Allah SWT. Yang penting sudah menempuh berbagai cara dalam mencari sumber air dan ternyata kondisinya semakin mengkhwatirkan. Maka jalan terbaik yakni salat Istisqa dan berdo’a agar Allah memberkahi gejala el nino ini dengan menurunkan hujan,” ucap Andi Wawo.
Ketua Bapemperda DPRD Barru ini bukan tanpa alasan mendorong hadirin yang hadir dalam raker yang digelar DPRD Barru untuk membahas el nino yang kemudian memberikan imbas kepada ketersediaan air bersih yang semakin mengkhawatirkan.
“Jika lembaga terpercaya seperti PDAM secara teknis telah melakukan upaya pencarian sumber air. Lalu memang kondisi sumber air sudah sulit. Maka kembalikan kepada yang kuasa yakni Allah SWT dengan jalan kita melakukan salat Istisqa untuk minta hujan,” pungkasnya.( Udi)





















