instagram youtube

Aksi Stop Stunting Pemprov Sulsel Sasar 21 Lokus di Pangkep

Rusdi - Penulis Berita

Rabu, 30 Juli 2025 - 14:17 WIB

Minasanews.Com.Pangkep– Program Aksi Stop Stunting(ASS) Pemprov Sulsel menyasar 21 lokus di Kabupaten Pangkep.

Sebanyak 21 Tenaga Pendamping Gizi Desa(TPGD) siap bertugas.

TPGD diterima langsung bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau, Ketua TP PKK serta kepala dinas kesehatan Pangkep, di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Pangkep.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam memperkuat peran para pendamping desa dalam penanganan dan pencegahan stunting di masyarakat

Bupati Pangkep, Yusran menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Ia menekankan pentingnya kerja nyata dan kolaboratif lintas sektor dalam upaya menurunkan angka stunting di daerah.

Baca Juga :  Ranperda DPRD Barru Bantu Berdayakan Nelayan Kecil dan Pembudidayaan Ikan

Yusran memaparkan lima poin penting yang menjadi fokus utama dalam pelaksanaan program aksi stop stunting.

Deteksi dan penemuan balita stunting, termasuk kasus wasting (gizi buruk akut) yang lebih kronis. Intervensi gizi yang tepat melalui penguatan Rumah Gizi sebagai pusat edukasi dan layanan pemenuhan gizi masyarakat. Pencatatan data yang akurat, sebagai tolak ukur keberhasilan program dan dasar pengambilan keputusan. Pendampingan keluarga penerima manfaat (KPM) secara berkesinambungan, dengan melibatkan kader dari berbagai unsur seperti PKK, KB, dan Posyandu. Evaluasi dan monitoring.

Baca Juga :  Suardi Tunaikan Janji Politik Siapkan Rumah Tunggu Pasien di Tallasa City

Kepala dinas kesehatan Pangkep, Hj Herlina, menyampaikan lokus penempatan petugas akan ditempatkan pada 21 lokus yang cukup tinggi angka stunting.

“Keberadaan tim pendamping ini, diharapkan dapat membantu anak stunting. Kita berharap, ada saatnya nanti tidak ada lagi stunting di Pangkep, ” katanya.

TPGD bertugas penangnan gizi, bukan hanya stunting. Termasuk penanganan gizi buruk dan kelebihan berat badan.

“Setiap lokus akan ditangani 30 anak, ” jelasnya.

Dirinya berharap, program ini berjalan baik dan mendapat sambutan baik dari masyarakat. Khususnya orang tua yang memilki anak stunting.( Udi)

Berita Terkait

Program Aksi Stop Stunting Sulsel Sasar 21 Desa Kelurahan di Barru
Target Turunkan Stunting, Bupati MYL Luncurkan Spot Rumah Gizi PKK Desa Batara
Wabup Abustan Kumpul Manajemen RSUD La Patarai
Bupati MYL Berharap Program Genius Kurangi Stunting
Program Unggulan MBG Uji Coba di Pangkep
Dua Dokter Satu Bidan RSUD Lapatarai Terima SK Plt
Wabup Abustan Harap Lokakarya Gizi Percepat Capaian Zero Stunting
Gerakan Cegah Stunting dan Aksi Bergizi TP PKK Barru Sasar Siswa Dua UPTD SMPN

Berita Terkait

Kamis, 7 September 2023 - 08:53 WIB

Pemkab Memberamo ke Barru Belajar Turunkan Stunting

Jumat, 22 November 2024 - 05:41 WIB

Legislator Barru Bahas Ranperda Inisiatif Pengelolaan Sampah

Senin, 26 Mei 2025 - 16:39 WIB

Andi Ina Ingin Agar Warga Barru Tetap Sehat, Gagas CFD dan Tata Pelayanan RSUD

Rabu, 8 Maret 2023 - 16:08 WIB

Menkes Kagumi Tiga Program TP PKK Barru Turunkan Angka Stunting

Kamis, 22 Mei 2025 - 06:03 WIB

Ketua DPRD Barru Dukung Pengurus IDI

Jumat, 28 April 2023 - 06:04 WIB

Nakes Pulau Sailus Pangkep Terima SK PPPK

Senin, 26 Juni 2023 - 21:34 WIB

Target Turunkan Stunting, Bupati MYL Luncurkan Spot Rumah Gizi PKK Desa Batara

Kamis, 2 Februari 2023 - 12:22 WIB

Kebiasaan Makan yang Buat Jantung Sehat

Berita Terbaru

Dilarang Curi berita