instagram youtube

Hari Kedelapan Kapal Ambulance Hilang Kontak,Tiga Penumpang Belum Diketahui Nasibnya

Rusdi - Penulis Berita

Selasa, 21 Oktober 2025 - 18:25 WIB

Minasanews.Com.Pangkep— Sudah delapan hari berlalu Kapal Ambulance laut bersama tiga penumpang belum diketahui keberadaannya. Hingga Selasa(21/10/2025) ketiga penumpang Kapal Ambulance milik Pemkab Pangkep itu belum diketahui nasibnya. Kapal tersebut kehilangan kontak sejak Senin(13/10/2025). Ambulance laut ini berlayar dari pulau Tinggalungan tujuan Pulau Dewakang di kecamatan Liukang Tangaya.

Ketiga warga yang dinyatakan hilang saat mengantar kapal Ambulance dari pulau Tunggalungan tujuan pulau Dewakang, yakni M Tahir(65), Najamuddin(55) dan Hasri(60)

Berdasarkan data laporan Informasi Infokom SAR Pangkep menyebutkan kronologis laporan kejadian. Kapal Ambulance naas ini dibuat di Pulau Tinggalungan dan sedang diantar ke Pulau Dewakang, Senin 13 Oktober 2025 sekitar pukul 07.00 Wita. Jarak Pulau Tinggalungan dengan Pulau Dewakang sekitar 110 mil dan membutuhkan ± 8 Jam untuk sampai ketujuan. Tetapi hingga saat ini kapal tersebut belum sampai di lokasi pulau tujuan.

Baca Juga :  Miris Kakek Lansia Sudah 13 Hari Dicari, Ditemukan Sudah Jadi Mayat

Kapolsek Liukang Kalmas, Iptu Samad yang dikonfirmasi.membenarkan adanya peristiwa kapal Ambulance yang kehilamgan kontak. “Pihak Basarnas sudah turun melakukan upaya pencarian kapal. Hanya saja hingga hari kedelapan. Penumpang dan kapal itu belum diketahui keberadaannya,” ujar Iptu Samad.

Samad juga menjelaskan jika kapal hilang kontak itu belum diketahui apakah saat pelayaran mengalami musibah berada di wilayah perairan Liukang Tangaya atau Kalmas. Sampai sekarang belum ada informasi tentang keberadaan penumpang bersama kapal Ambulance ini.

Baca Juga :  Ayam Masakan Woku Diduga Jadi Biang Keracunan Puluhan Siswa

“Untuk data lengkapnya silahkan hubungi pihak Polsek Liukang Tangaya karena penumpang yang dinyatakan ikut hilang bersama kapal Ambulance laut itu merupakan warga Liukang Tangaya,” pinta Iptu Samad.

Kapolsek Liukang Tangaya AKP Harisuddin yang dihubungi secara terpisah mengaku tidak mengetahui secara pasti kondisi kapal Ambulance itu. “Kami hanya mendengar informasi jika kapal Ambulance tersebut milik Desa Dewakang yang masuk wilayah Kalmas. Jadi untuk data lengkapnya silahkan hubungi Kades Dewakang,” ujar Harisuddin.

Sementara itu Sekretaris BPBD Pangkep, Arsyad yang berusaha dihubungi belum berhasil dimintai keterangan. Handphonennya tidak aktif.( Udi)

Berita Terkait

Tawuran Mahasiswa di Kampus UNM, Polisi: Dalangnya Adalah Kelompok Anarko
Diduga Gantung Diri, IRT Asal Desa Cilellang Ditemukan Tewas
Ketujuh Korbàn Tewas KM Reski Kalangan Perempuan
Waduk Tunggu Antang Meluap, Pengendara Tetap Menorobos
Handphone Milik Korban Kasus Mayat Dalam Koper Belum Ditemukan
Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Pertama Ditemukan Masih Misteri
Serpihan Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Puncak Gunung Bulusaraung
Pengemudi Mabuk Seruduk 3 Pengendara dan Gerobak Martabak, 1 Tewas 2 Luka

Berita Terkait

Rabu, 27 Desember 2023 - 11:42 WIB

Satpol PP Makassar Segel Kopi Arobi Bawakaraeng, Buntut Laporan Masyarakat

Rabu, 27 Agustus 2025 - 18:59 WIB

PB SEMMI Desak Rektor Mundur Bila Terbukti Dugaan Pelecehan

Sabtu, 12 Oktober 2024 - 05:58 WIB

Siswa SMAN 1 Barru Tewas Usai Jatuh Dari Plafon Ruang Kelas

Senin, 19 Januari 2026 - 07:48 WIB

Tim SAR Gabungan Evakuasi Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Dari Dalam Jurang 200 Meter

Senin, 11 Maret 2024 - 05:48 WIB

Nelayan Hilang Saat Pasang Jaring Kepiting di Perairan Pelabuhan Biringkassi

Selasa, 17 Juni 2025 - 21:57 WIB

ODGJ Ngamuk Hingga Bunuh Nenek Disabilitas

Sabtu, 21 Desember 2024 - 08:59 WIB

Barru Terendam Banjir, Dua Jalan Poros Tak Bisa Dilalui Kendaraan Roda Empat

Sabtu, 7 Desember 2024 - 06:06 WIB

Cuaca Buruk Paksa KM Sabuk Nusantara 52 Balik Haluan ke Pulau Dewakang

Berita Terbaru

Daerah

Barru Susun RDTR Perkotaan Tanpa APBD

Rabu, 21 Okt 2026 - 20:31 WIB