Minasanews.Com.Pangkep— Hujan deras yang mengguyur kabupaten Pangkep dalam dua hari terakhir menyebabkan banjir dilima kecamatan. Wilayah kecamatan yang dikepung banjir yakni kecamatan Minasa Te’ne, Pangkajene, Bungoro, Labakkang, Ma’rang, Segeri dan Mandalle.
Banjir tahun ini merendam beberapa lokasi pemukiman di dua kecamatan di kota Pangkep. Seperti di kota Pangkajene dan kecamatan Minasa Te’ne. Ketinggian air di kampung Ujungloe dan Matojeng di kelurahan Minasa Te’ne setinggi lutut orang dewasa.

Bajir dengan ketinggian air lebih dari 1 meter juga menggenangi kelurahan Jagong, Tumampua dan Tekolabbua di kecamatan Pangkajene. Di Tekolabbua tim BPBD Pangkep melakukan pemantauan dengan memakai speedboat diatas jalan raya yang sudah tergenang banjir karena jalan beton di kelurahan itu berubah menjadi aliran air bak seperti sungai.
Kepala BPBD Pangkep Muslimin Yusuf yang dihubungi Minggu( 10/3/2024) mengakui hampir seluruh kecamatan daratan di Pangkep terendam banjir. Ada lima kecamatan yang dilanda banjir yakni Pangkajene, Minasa Te’ne ,Bungoro, Labakkang , Ma’rang Segeri dan Mandalle.

Muslimin menyatakan sisa dua kecamatan daratan yang tidak tergenang banjir, “yaitu Kecamatan Tondong Tallasa dan Baloccinyang karena memang letaknya berada di wilayah ketinggian,” ujar Muslimin.

” Kami menghimbau kepada warga agar lebih waspada jika curah hujan tinggi kembali mengguyur wilayah Pangkep, karena potensi genangan bisa saja terjadi kembali. Apalagi sekarang ini cuaca dalam kondisi ekstrim. Saat ini Pemkab Pangkep membuka Posko banjir didepan Islamic Center,” pungkasnya.( Udi)





















