instagram youtube

Komisi Irigasi Rekomendasi Petani Pangkep Agar Tanam dan Panen Tepat Waktu

Rusdi - Penulis Berita

Minggu, 7 April 2024 - 16:43 WIB

Minasanews.Com.Pangkep— Komisi irigasi menggelar rapat pleno yang dihadiri wakil bupati Pangkep, Syahban Sammana, Ketua Komisi irigasi Pangkep Iman Takbir, BMKG Sulsel, kepala stasiun Klimatologi Ayi Dudrajat, perwakilan Dandim, Danramil, perwakilan Polres dan stakeholder terkait, di ruang wakil bupati, selasa (2/4/2024).

Wabup Syahban mengatakan, akan masuk persiapan musim tanam II April-September, bukan hanya dinas pertanian semua sektor harus mengantisipasinya.

“Hari ini hadir BMKG, kita berharap kehadiran BmKG memberikan acuan prakiraan cuaca. namun ini hanya prakiraan cuaca hasilnya bisa ya atau tidak, makanya kita perlu adanya antisipasi, ” katanya.

Ketua Komisi irigasi Pangkep Iman Takbir menyampaikan, komisi irigasi akan mengambil langkah agar petani bisa tanam dan panen tepat waktu sehingga produksi meningkat.

Baca Juga :  Bupati MYL Dorong NU Pelopor Program Pangkep Religius

Sejumlah rekomendasi lahir, percepatan tanam 10 April hingga 10 Mei, pembagian air normal, pola tanam padi dan palawija, sistem tanam legowo, sri dan tabelang.

“Kita juga beri rekomendasi bibit padi, ciherang, Mekonga, cibulis, cisantana, ciliwung, dan infari, ” katanya.

Terkait antisipasi puso atau gagal panen, berdasarkan aturan gagal panen dibayarkan apabila gagal panen 75persen lahan pertanian.

“Namun rekomendasi meminta diturunkan dari 75 ke 50persen. Paling tidak, nilai rupiah yang dikeluarkan petani bisa terbantukan, ” tambahnya.

Baca Juga :  TP PKK Buton Selatan Kaji Banding ke Pangkep

Rekomendasi juga meminta kepada BMKG setiap 10 hari melakukan updating informasi klimatologi dan cuaca sehingga petani bisa mengantisipasi jika terjadi intensitas hujan.

Kepala stasiun klimatologi BMKG Sulsel, Ayi Sudrajat menjelaskan saat ini gejala Elnino sudah turun statusnya. Kabupaten Pangkep memasuki fase normal dengan curah hujan seperti biasa.

“Untuk prakiraannya sendiri, Pangkep memasuki musim kemarau Mei, dan puncaknya bulan Agustus, itu harus diwaspadai, Memasuki bulan kemarau Pangkep termasuk terdampak, ” jelasnya.

saat rapat pleno, peserta menerima materi prakiraan cuaca dan iklim kabupaten Pangkep dari BMKG Sulsel Stasiun Klimatologi Maros.(Udi)
.

Berita Terkait

Kapolres Barru Bantu Dusun Tak Terjangkau Listrik
Dipimpin AG Prof HM, Faried Wajedy, Pembina Ponpes DDI Mangkoso Bertemu Bupati Barru
Bupati Andi Ina Tegas: Tidak Boleh Ada Anak di Barru Tidak Sekolah
PDAM Tirta Waesai Cari Calon Dewas Baru, Ini Syaratnya
Kafilah Pangkep Pemantapan Hadapi MTQ.ke 33 Sulsel di Takalar
Tiga Perwira Polres Barru Dimutasi
Legislator Barru Konsultasi Urusan Jalan di BBPJN
Polres Barru Mutasi Perwira, Iptu Bobi Pergi AKP Doris Kembali

Berita Terkait

Senin, 27 Mei 2024 - 20:04 WIB

Ketua DPRD Bersama Bupati Barru Terima WTP 2023

Selasa, 5 Maret 2024 - 13:42 WIB

Anggota BPD Desa Siddo Pakai Dana Pribadi Bantu BBJN Tambal Jalan Berlubang

Jumat, 5 Desember 2025 - 05:47 WIB

Sikap Optimisme Ketua DPRD Pangkep Ditengah Efisiensi Anggaran

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:26 WIB

Bupati Andi Ina Sidak Progres Sekolah Rakyat Barru di Lawallu

Minggu, 19 Oktober 2025 - 15:54 WIB

Wabup Abustan Warning Koperasi Merah Putih Jangan Sampai Mati Suri

Selasa, 2 Desember 2025 - 13:47 WIB

Tiga Cabor dan Dua Lomba Seni Ramaikan Porseni PKK Barru

Minggu, 25 Februari 2024 - 19:22 WIB

TP PKK Barru Berbagi Empati ke Warga PPKS

Rabu, 16 Agustus 2023 - 14:22 WIB

Upacara 17 Agustus Masuk Agenda Pertama Bamus Kedua DPRD Barru

Berita Terbaru

Dilarang Curi berita