instagram youtube

Bupati Barru Akui PDAM Tirta Waesai Bermasalah, Dirut Diminta Segera Lakukan Evaluasi

Rusdi - Penulis Berita

Kamis, 22 Agustus 2024 - 21:42 WIB

Minasanews.Com.Barru— Carut marut ditubuh PDAM Tirta Waesai mengundang perhatian Bupati Barru Suardi Saleh selaku Komisaris. Bahkan Suardi mengakui perusahaan Daerah ini sedang bermasalah dan perlu pihak Manajemen intens melakukan evaluasi.

Sebelumnya permasalahan nilai kerugian yang dialami PDAM Tirta Waesai viral dimedia sosial lantaran mengalami kerugian hingga Rp 2,1 Milyar. Perusahaan Air Minum ini rugi karena anggaran Operasional lebih besar dari pada biaya pemasukan.

Permasalahan yang melilit PDAM Barru bukan hanya karena rugi. Suasana hubungan kurang kondusif antara Dirut dengan para karyawan juga ikut menjadi biang kisruh. Terbukti puluhan karyawan melakukan penandatanganan bersama dan meminta Dirut mundur dari jabatannya

Itulah sebabnya kata Bupati Barru Suardi Saleh saat ditemui awak media, Kamis(22/8/2024) di kantor Pemkab di Mall Pelayanan Publik( MPP) mengungkapkan pihaknya sengaja menghadirkan Manajemen PDAM bersama seluruh stafnya untuk mencari solusi dari masalah yang melilit Perusahaan yang bergerak dalam pengelolaan air bersih ini.

“Tadi Dirut bersama karyawan PDAM sepakat untuk melakukan pembenahan dan perbaikan. Kita juga sudah minta Dirut untuk setiap bulan melakukan evaluasi, agar apa yang menjadi subtansi permasalahan bisa secepatnya diselesaikan. Proses evaluasi itu sudah disepakati bersama. Boleh juga tidak setiap bulan, tetapi ada bulan-bulan tertentu yang bisa disepakati dalam melakukan evaluasi,” urai Suardi.

Baca Juga :  Bupati Barru Irup Penurunan Bendera Merah Putih

Dirut PDAM Ahsan Jafar diminta untuk menyaring dan menyelesaikan masalah melalui evaluasi setiap bulan. Kemudian melihat bagaimana progres yang terjadi Apabila dalam setiap evaluasinya progres jeblok. Maka Pak Dirut perlu memberikan dorongan supaya selalu ada capaian.

Makanya tadi waktu rapat evaluasi, kata Suardi. “Saya tidak perlu menghitung berapa karyawan yang menyatakan setuju atau tidak setuju karena hal itu bukan nilai subtansial. Hal paling subtansial yakni apa permasalahan dan bagaimana cara kita untuk menyelesaikan masalah yang ada pada PDAM Barru,” urai Suardi.

Terkait adanya usulan karyawan dalam memaksimalkan sumber air di Waesai perlu ada tambahan dana hibah untuk biaya Operasional. Bupati Barru menegaskan hal itu tidak ada masalah.

“Saya minta PDAM masukkan proposal untuk melihat dan menghitung apa yang menjadi kebutuhan dalam memaksimalkan fungsi sumber air yang ada di Waesai. Jika ternyata nilai kebutuhan anggaran itu besar, maka perlu dicarikan solusi yang terbaik,” pungkasnya.

Baca Juga :  Dongkrak Sektor Pangan, Bupati Andi Barru Diganjar Penghargaan Nasional

Sementara itu Direktur PDAM Tirta Waesai Barru, Ahsan Jafar dalam keterangannya kepada awak media usai menghadiri pertemuan dengan Bupati Barru bersama seluruh karyawan PDAM menyatakan dirinya bersyukur karena sudah bertemu dengan Bapak Bupati.

“Terkait adanya diskomunikasi dengan pihak karyawan yang dipermasalahkan dan viral baru diketahui oleh Ahsan dari media. Tetapi untuk komunikasi dengan karyawan sering dilakukan. Itulah sebabnya kami berusaha bertemu dengan Pak Bupati dan sebagai bawahan saya sudah laporkan dalam pertemuan tadi,”beber Ahsan.

Ahsan juga menjelaskan jika masalah yang terjadi sudah clear dengan adanya pertemuan ini. Insya Allah kami kembali akan menata dan bekerja sesuai dengan rencana kerja yang tertuang dalan RKAP. Termasuk didalamnya yang mengatur tentang anggaran, semua ada dalam RKAP ini.

Dalam pertemuan dengan Bupati tadi. “Termasuk kami laporkan yang berhubungan dengan pipa bocor. Kita butuh tiga pengukur tekanan yang bernilai ratusan juta rupiah untuk mengatasi.kebocoran pipa. Namun karena keterbatasan anggaran dan tidak ada mitra PDAM yang bisa menanggulangi sehingga kita sementara cari solusinya,” jelasnya.( Udi)

Berita Terkait

Ketua DPRD Barru Apresiasi Produk Nenas Warga Dusun Bette
Rehabilitasi Stadion Andi Mappe Rp 2,1 Milyar, Rumput Belum Ditanam
Dua Jalur Jalan di Pujananting Diguyur Anggaran IJD Rp 32,5 Milyar
Pesta Rakyat Pangkep Hebat Sajikan Makanan Gratis
Barru Bakal Miliki Masjid Raya Megah, Pemkab Siapkan Anggaran Rp 20 Milyar
Bupati MYL Motivasi Orang Tua Tidak Berhenti Sekolahkan Anak
IKA SMANKOS Undang Khusus Bupati Barru Hadiri Halal Bi Halal
Aksi Bersih-bersih Dukung GCB Serentak Hingga Pelosok Desa

Berita Terkait

Senin, 14 Agustus 2023 - 08:56 WIB

Bapemperda Dua Kali Rapat Bahas Dua Ranperda Inisiatif

Senin, 16 Desember 2024 - 03:28 WIB

Desa Nepo Wakil Barru Program EKI

Rabu, 20 Maret 2024 - 13:17 WIB

Sukses Terapkan Perda Pengolahan Sampah, Jadi Daya Tarik Gabungan Komisi DPRD Barru Kunker ke Parlemen Bandung

Kamis, 28 Maret 2024 - 10:02 WIB

Safari Ramadhan 2024 PT Semen Tonasa Sambut 26 Tahun Kementerian BUMN

Sabtu, 1 Juni 2024 - 19:57 WIB

PT Semen Tonasa Kembali Torehkan TOP CSR Award 2024

Sabtu, 24 Agustus 2024 - 18:14 WIB

Ketua DPRD Bersama Bupati Barru Sepakat Teken MoU KUA PPAS 2025

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:46 WIB

Dipimpin AG Prof HM, Faried Wajedy, Pembina Ponpes DDI Mangkoso Bertemu Bupati Barru

Selasa, 10 Oktober 2023 - 22:11 WIB

Bupati Barru Nilai Rentenir Harus Dilawan

Berita Terbaru