instagram youtube

Angka Stunting Barru Dalam Setahun Naik Drastis

Rusdi - Penulis Berita

Sabtu, 7 Juni 2025 - 05:29 WIB

Minasanews.Com.Barru– Wakil Bupati Barru Abustan AB memimpin rapat koordinasi Tim Percepatan Penanganan Penurunan Stunting (TPPS) Rabu (4/6/2025), di Awerangnge, Desa Batupute Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru, tepatnya di rumah kediaman H Safri salah satu tokoh masyarakat setempat.

Wabup Barru dalam arahannya,menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Barru.

“Untuk Barru kali ini terjadi turbulensi stunting yang sebelumnya 14,1 persen pada tahun 2024 menjadi 24 persen di tahun 2025,sehingga terjadi lompatan ini tahun ini,”katanya.

Kenapa di Batupute karena terdapat berisiko stunting 55 orang dan ada 12 orang ibu hamil ada 17 KK termasuk balita.

Kemudian pada kesempatan tersebut Wabup Barru tampil menanyakan satu persatu peserta stunting yang di hadir di rapat koordinasi stunting,dan rata-rata mengungkapkan alasannya tidak ada nafsu makan sebab suka ngemil dan makan mie instan.

“Angka stunting ini penyebabnya harus diketahui contoh terdapat 13 KK yang masuk kategori miskin,4 KK desil 2 dan 1 KK desil 5 jumlah ibu hamil 4 orang,”jelasnya.

Sehingga kita perlu lakukan audit stunting mesti diubah jangan memakai kelompok.

Semua yang beresiko kita audit semua supaya dapat hasil yang sesuai dan jelas.Misalnya bagaimana pola asuhnya,atau ekonominya masuk kategori miskin atau bukan,”tandasnya.

Baca Juga :  Wabup Barru Klaim Pemkab Tiap Pekan Gelar GPM

“Pentingnya koordinasi terpadu antar sektor kita diskusikan dengan baik apa masalahnya,sementara itu sesuai dengan data Desa terdapat 100 juta anggaran yang dapat dikeluarkan untuk menangani ini sesuai anggaran desa dan jika anggaran dipakai untuk menangani ini beli susu dan makanan saya rasa stunting di Batupute selesai “ungkap Andi Abustan AB disela-sela kegiatan rakor TPPS di Awerangnge Batupute Soppeng Riaja.

Disini ada 30 pengusaha kayu dapat di ajak bekerjasama untuk mengatasi stunting dan kemiskinan di sini dengan pemenuhan tenaga kerja yang efeknya dapat mengurangi kemiskinan.

“Semua yang ada disini harus terlibat dalam penurunan stunting kita tangani mulai dari Wabup,Kepala OPD Kesehatan dan PMD kita beri makan gizi anak-anak stunting selama itu kita tangani 56 hari,”ajak mantan Sekda Barru.

Sementara itu Wabup bertanya ke peserta stunting jadi kita selesaikan hari ini stunting dan miskin?. Lebih lanjut, Abustan bertanya lagi ke warga. Apakah ada yang belum memiliki WC coba dicatat ini BAZNAS disini Batupute tidak memiliki WC ada 6 orang. “Jadi 55 orang ini harus selesai ini tahun. Makanya semua perusahaan di Batupute harus keluarkan CSRnya untuk membantu ini program stunting,”kata Wabup.

Baca Juga :  Semen Tonasa Peduli Program Pengobatan Gratis di Bulu Cindea

“Kita bahas stunting itu seperti apa, yang kategori miskin bagaimana,stunting harus ada tanggung makananya dan susunya untuk anak-anak jadi penanganan stunting adalah tanggung jawab bersama. Setiap sektor harus berperan aktif sesuai kewenangannya,”beber Abustan

Untuk itu, ia mengajak segenap pemangku kepentingan untuk bergerak bersama melakukan pembinaan di tengah masyarakat,minimal di keluarga, tetangga, atau lingkungan terdekat masing-masing.,kalau kita semua berperan aktif, Insya Allah penanganan stunting ini akan maksimal,” jelas Andi Bustan.

Rapat berlangsung interaktif, membahas capaian program hingga strategi percepatan yang akan diterapkan di tingkat desa dan kelurahan.

Wabup Barru juga mengatakan mewakili Bupati Barru yang berhalangan hadir ada agenda penting lainnya. “saya berterima kasih atas kedatangan para pemangku kepentingan dalam kegiatan ini Pj Sekda Barru,Kepala DPMDPPKBP3A, Kepala Dinas Kesehatan,Ketua TP PKK Barru Kepala OPD lainnya,perwakilan PT Bank Sulsel,Kepala Galangan PT Layar Perkasa Nusantara,Camat Soppeng Riaja Camat Balusu,Camat Tanete Riaja,Tanete Rilau dan Pujananting serta Ketua TP PKK Kecamatan, Para Kepala Puskesmas, Danramil Soppeng Riaja serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas Batupute Kecamatan Soppeng Riaja,” pungkasnya. ( Udi)

Berita Terkait

Sambut HKN, Pemkab Barru Diganjar Empat Penghargaan
Miliki Golongan Darah Langka, Andi Ina Tetap Semangat Ikut Donor
Wabup Abustan Kumpul Manajemen RSUD La Patarai
Pemkab Pangkep Diganjar UHC Award Madya
Dinkes Pangkep Gandeng Disdukcapil Usung Program Lahir Bersama Akta
Wabup Abustan Harap Lokakarya Gizi Percepat Capaian Zero Stunting
Puskesmas Minasa Te’ne Gelar Pemkes Gratis
Puluhan Warga Pulau Karanrang Terserang Penyakit Cacingan, Satu Meninggal Dunia

Berita Terkait

Kamis, 21 November 2024 - 21:32 WIB

Suardi Serahkan Ambulance Untuk Puskesmas Bojo

Rabu, 5 Juni 2024 - 21:20 WIB

dokter Ulfah Ungkap Indonesia Peringkat Dua Dunia Jumlah Penderita TBC

Rabu, 8 Oktober 2025 - 16:56 WIB

Miris, Bayi Kembar Lahir Prematur Meninggal Didua Rumah Sakit Berbeda

Jumat, 19 Desember 2025 - 18:56 WIB

Fakultas Kedokteran UNHAS Chek Up Kesehatan Dasar Warga

Selasa, 15 April 2025 - 21:37 WIB

Wabup Abustan Kumpul Manajemen RSUD La Patarai

Sabtu, 9 September 2023 - 16:39 WIB

Ketua TP PKK Barru Hasnah Syam Ajak Semua Elemen Bersatu Turunkan Stunting

Sabtu, 11 Februari 2023 - 10:51 WIB

Seluruh Kelas di BPJS Kesehatan Akan di Hapus Januari 2025

Kamis, 2 Februari 2023 - 12:22 WIB

Kebiasaan Makan yang Buat Jantung Sehat

Berita Terbaru

Daerah

HUT ke 357 Sulsel, Barru Perkuat Sinergi Pembangunan

Senin, 19 Okt 2026 - 19:00 WIB

Daerah

Kontingen Barru Meriahkan Hari Jadi Sulsel ke 357

Minggu, 18 Okt 2026 - 20:47 WIB

Daerah

Jus Nanas Madu Barru Pikat Bupati Sidrap dan Bantaeng

Minggu, 18 Okt 2026 - 20:40 WIB