instagram youtube

Balai Kemendesa Makassar, Susun Modul Pengolahan Pisang Dukung Program PJGubernur Sulsel

admin - Penulis Berita

Sabtu, 14 Oktober 2023 - 08:24 WIB

Minasanews.com,Makassar – Balai Pelatihan, Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (BPPMDDTT) Makassar terus berkomitmen pada peningkatan kapasitas dan pemberdayaan masyarakat melalui penyelenggaraan rapat kegiatan penyusunan modul kekhususan Balai Makassar yaitu Peternakan dan Perikanan.

Kegiatan ini diikuti oleh Penggerak Swadaya Masyarakat (PSM) BPPMDDTT Makassar sebagai tindak lanjut dari Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2020 yang mengatur uraian fungsi organisasi dan tugas kelompok jabatan fungsional pada unit pelaksana teknis di lingkungan kementerian desa, pembangunan daerah tertinggal, dan transmigrasi. Yang dilaksanakan pada hari Jumat (13/10/2023), di Aula Tudang Sipulung BPPMDDTT Makassar.

“Modul-modul ini merupakan tindak lanjut dari Permen Desa DTT Nomor 23 Tahun 2020 yang memberi kekhususan balai makassaar sesuai potensinya yaitu Peternakan dan Perikanan, yang sangat berharga untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan masyarakat desa, dalam sektor peternakan, perikanan, dan pengolahan hasil pertanian, yaitu budidaya pisang untuk mendukung program gubernur Sulawesi Selatan yaitu tanam pisang. Ini adalah langkah konkrit dalam mendukung pengembangan ekonomi lokal dan pemberdayaan masyarakat desa,”Ungkap Kasubag TU BPPMDDTT Makassar, Andi Syarif Hidayatullah Aksa.

Baca Juga :  Aksi Demonstrasi GEPMAR Terobos Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan

Selanjutnya, rapat penyusunan modul ini akan ditindaklanjuti dengan Forum Group Discussion (FGD) yang rencananya akan dilaksanakan pada Hari Selasa tanggal 17 Oktober mendatang.

FGD ini akan menjadi forum penting di mana para PSM dan Nara Sumber dapat berbagi pandangan, menyatukan pemikiran, dan merumuskan langkah-langkah konkrit selanjutnya dalam mengimplementasikan modul-modul ini secara efektif.

“Kita berharap FGD ini akan menjadi platform yang memungkinkan kolaborasi yang kuat untuk mendukung pengembangan ekonomi daerah dan pemberdayaan masyarakat desa,” Jelas Andi Syarif.

Sementara Koordinator PSM BPPMDDTT Makassar, Andi Rijal Kadir, menjelaskan bahwa Modul kekhususan Balai Makassar ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas masyarakat desa, adapun modul yang kami susun adalah Modul Pelatihan Peternakan (Budidaya Ternak Besar): Modul ini memberikan panduan komprehensif tentang budidaya ternak besar. Materi dalam modul mencakup manajemen peternakan, pakan ternak, pemeliharaan kesehatan ternak, serta strategi peningkatan produktivitas peternakan. Modul ini bertujuan untuk memberikan wawasan yang mendalam tentang praktik terbaik dalam budidaya ternak besar, seperti sapi atau kambing dan Modul Pelatihan Perikanan (Budidaya Perikanan Air Tawar): Modul ini difokuskan pada budidaya perikanan air tawar. Peserta pelatihan akan mempelajari topik-topik seperti pembuatan kolam ikan, pemilihan jenis ikan yang cocok, pakan ikan, serta manajemen kolam yang bersih dan sehat.

Baca Juga :  TRC Semen Tonasa Turut Terlibat Operasi SAR Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung

“Modul ini bertujuan untuk mendorong dan mendukung pengembangan budidaya perikanan air tawar di wilayah tersebut. Disamping itu kami juga akan susun modul pelatihan pengolahan hasil pertanian (pisang) yang merupakan program unggula gubernur sulawesi selatan. Modul ini menekankan pada pengolahan hasil pertanian, terutama pisang. Peserta pelatihan akan mempelajari berbagai teknik pengolahan pisang, termasuk pembuatan produk olahan pisang, pengeringan, dan metode pengawetan. Modul ini bertujuan untuk mendiversifikasi produk dan meningkatkan nilai tambah hasil pertanian lokal,”jelas Andi Ridjal Kadir.

Penyusunan modul kekhususan Balai Makassar ini merupakan lanhkah penting dalam mendukung pengembangan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat desa di wilayah Sulawesi. Modul-modul ini akan menjadi alat bantu yang berharga bagi pelatih dan peserta pelatihan dalam upaya meningkatkan produktivitas dan kualitas hidup di daerah tersebut.

Diharapkan bahwa modul-modul ini akan menjadi landasan bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pengembangan sektor-sektor pertanian dan peternakan yang berkelanjutan.

Berita Terkait

Pj Sekda Barru Nilai Alumni Unmuh Punya Beban Tanggungjawab
Berbagi Paket Sembako ke Warga Kurang Mampu, Kasatpol PP Makassar : Ini Wujud Aksi Sosial Kami
Barru Loloskan Empat Paskibraka Tingkat Sulsel
Jelang HUT ke 56, PT Semen Tonasa Lakukan Kegiatan Positif
DPRD Kota Makassar Segera Bahas Perda Anti LGBT Pekan Depan
Dosen Perencanaan Wilayah dan Kota Unismuh Makassar Berhasil Raih Sertifikat APEC Engineer
Percepat Penurunan Stunting, TPPS Provinsi Sulawesi Selatan Rapat Evaluasi Program Kerja
Kasatpol PP Makassar Ikhsan NS Tugaskan Personel 24 Jam Jaga di Pasar Butung, Pastikan Keamanan Pedagang

Berita Terkait

Rabu, 14 Februari 2024 - 18:29 WIB

Bupati MYL Harap Masjid SMPN 2 Pangkajene Untuk Siswa dan Warga

Jumat, 4 Oktober 2024 - 15:41 WIB

Jelang HUT ke 56, PT Semen Tonasa Lakukan Kegiatan Positif

Minggu, 7 Mei 2023 - 10:50 WIB

Hukum Unhas Gelar Lokakarya Kurikulum 2023

Jumat, 17 Oktober 2025 - 10:01 WIB

Wali Kota Makassar Buka Workshop Peningkatan Kapasitas Organisasi Kemasyarakatan yang Digelar Kesbangpol

Senin, 15 Juli 2024 - 05:06 WIB

Tiga Professor Universitas Al-Azhar Mesir Kunjungi Pondok Modern Kurir Langit

Sabtu, 18 Februari 2023 - 18:30 WIB

Pengurus Majelis Taklim Al-Aqsha Nur Asri Adakan Rapat Kerja

Sabtu, 16 Desember 2023 - 18:49 WIB

Anggaran Pendidikan Besar, Suardi Harap Gurunya Hebat Siswanya Cerdas

Sabtu, 6 Juli 2024 - 17:42 WIB

Dosen Unhas Beri Penyuluhan Dengan Penguatan Lawan Stunting di Maros

Berita Terbaru

Daerah

Indomaret Terima Lampu Hijau Tambah Gerai di Barru

Senin, 2 Mar 2026 - 18:30 WIB

Dilarang Curi berita