instagram youtube

Bupati Barru Janji Percepat Bangun Sekolah Rakyat

Rusdi - Penulis Berita

Selasa, 15 Juli 2025 - 06:43 WIB

Minasanews.Com.Barru–Pemerintah Kabupaten Barru terus memacu percepatan pembangunan Sekolah Rakyat tahap kedua yang akan dibangun secara permanen di Desa Lawallu, Kecamatan Soppeng Riaja.

Hal ini ditegaskan oleh Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si, melalui zoom dalam rapat koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang digelar di ruang rapat pimpinan lantai V MPP, Kantor Bupati Barru, Senin (14/7/2025).

Dalam arahannya, Bupati Andi Ina menyampaikan bahwa Kabupaten Barru menjadi salah satu dari daerah rintisan Sekolah Rakyat dan dijadwalkan akan diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia pada bulan Agustus mendatang.

Untuk itu, sambungnya, berbagai kesiapan teknis dan administratif harus segera dirampungkan, terutama terkait legalitas lahan pembangunan sekolah.

“Salah satu syarat utama yang diminta pemerintah pusat adalah lahan seluas kurang lebih 7 hektare ini harus sudah bersertifikat atas nama pemerintah daerah. Tanpa itu, pembangunan tak bisa dimulai,” tegas Bupati.

Bupati juga mengapresiasi 11 pemilik lahan yang telah menunjukkan iktikad baik untuk melepas lahan mereka demi kepentingan pendidikan generasi muda Barru. Ia menegaskan bahwa seluruh hak pemilik lahan akan dilindungi secara hukum, dan pembayaran ganti rugi akan diupayakan melalui APBD Perubahan 2025.

” Kami tidak ingin ada yang dirugikan. Pemerintah akan memastikan proses ini berjalan adil dan transparan. Jika lahan ini telah bersertifikat, kita akan serahkan ke pemerintah pusat agar pembangunan bisa dibiayai sepenuhnya lewat APBN,” ujarnya.

Baca Juga :  Bupati Barru Harap FSKN Tetap Eksis Jaga Budaya

Bupati juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antar unsur Forkopimda, termasuk dukungan dari Ketua DPRD, Kajari, Kapolres, Dandim, hingga BPN, Ketua Pengadilan Agama untuk mengawal proses sertifikasi dan penyelesaian hak-hak masyarakat. Ia berharap seluruh proses dapat diselesaikan dalam waktu satu minggu sesuai batas waktu yang diberikan Balai Pusat.

Selain membahas lahan sekolah permanen, Bupati juga menyampaikan bahwa sementara ini proses belajar-mengajar SMPN 8 Harapan / SMPN 17 Barru (sekolah rakyat rintisan) telah dipindahkan ke BLK. Pemerintah Kabupaten Barru akan melakukan perbaikan infrastruktur BLK melalui anggaran BPTT, sedangkan fasilitas pembelajaran akan didukung oleh Baznas.

“Sekolah Rakyat bukan hanya tentang pengentasan kemiskinan. Dari sinilah akan lahir tokoh-tokoh nasional, ilmuwan, dan pemimpin masa depan dari anak-anak Barru sendiri,” pungkasnya.

Sementara Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang,.M.Si., yang memimpin rapat tersebut Bupati Barru menegaskan bahwa percepatan sertifikasi dan appraisal lahan harus segera dilakukan sesuai instruksi Bupati Barru.

“Besok harus mulai jalan. Ini bagian dari komitmen kita bersama, karena Sekolah Rakyat ini adalah amanah dari pemerintah pusat untuk Kabupaten Barru,” ujarnya.

Dari total luas lahan yang dibutuhkan 7,5 hektare, saat ini telah tersedia 4,7 hektare. Sisanya, kurang lebih 2,8 hektare, sedang dalam proses pelepasan hak dari 11 pemilik lahan. Masyarakat Lawallu menyatakan kesediaan penuh untuk menyerahkan lahan demi kepentingan pembangunan pendidikan, bahkan tanpa menuntut pembayaran di muka.

Baca Juga :  Kolaborasi DAI-AXA Mandiri dan PNM Edukasi Pelaku UMKM di Makassar

Syafiuddin mewakili 11 pemilik lahan, menyampaikan, “Kami merelakan tanah kami untuk dipergunakan membangun Sekolah Rakyat. Ini bagian dari ikhtiar kami untuk masa depan anak cucu di daerah ini. Insyaallah kami tidak menuntut janji berlebihan, yang penting sekolah ini bisa terwujud.”

Wabup Abustan menjelaskan, tahapan selanjutnya adalah proses appraisal (penilaian harga tanah) oleh tim independen, bukan dari pemerintah daerah. Proses ini ditargetkan selesai dalam satu minggu. Hasil penilaian akan menjadi dasar pembayaran yang akan dibebankan pada APBD Perubahan Tahun 2025.

Pada kesempatan ini, Forkopimda juga menyampaikan dukungan bulat untuk percepatan proses ini. Mulai dari Kapolres, Dandim, Kajari, hingga Ketua Pengadilan Agama, Ketua DPRD dan Kepala BPN Barru. semuanya menyatakan komitmen dalam mengawal jalannya pembangunan sekolah rakyat hingga tuntas.

Turut hadir, Pj Sekda Barru, Kepala Dinas Sosial, Kadis PUTR Perkim,.Plt.Kepala Badan Kesbangpol, Kabag Ren Polres Barru, Kasat Reskrim Polres Barru, Camat Soppeng Riaja, Kades Lawallu, dan undangan lainnya,( Udi)

Berita Terkait

PT Semen Tonasa Berpartisipasi dalam Peringatan Hari Mangrove Sedunia 2026
HIPMI PT Sulsel Ikut Berkontribusi Sukseskan Buka Bersama BPD HIPMI Sulsel
Kuliah Umum Teknik Kimia UMI: Menyiapkan Insinyur Kompeten di Era Industri 4.0
Ketua DPRD Barru Dukung Gagasan Sekolah Rakyat
Pengurus Majelis Taklim Al-Aqsha Nur Asri Adakan Rapat Kerja
Diakhir Masa Jabatan Kapolrestabes Makassar, Budhi Haryanto Masih Terus Menebar Manfaat di Masyarakat
Semen Tonasa Terima Kunjungan Mahasiswa Empat Universitas Ternama di Indonesia
Sambangi Unhas, LaNyalla Mattalitti Paparkan Pentingnya Utusan Golongan di MPR sebagai Variable Kualitatif

Berita Terkait

Minggu, 4 Agustus 2024 - 07:41 WIB

dokter Ulfah Sebut Transisi PAU-SD Proses Pindah Peran Anak

Jumat, 31 Mei 2024 - 13:07 WIB

Dana Sertifikasi Guru Pemkab Barru 5 Bulan Tertunggak

Sabtu, 20 Mei 2023 - 06:33 WIB

Danny Pomanto Berambisi Terus Pertahankan Raihan WTP

Selasa, 13 Juni 2023 - 15:46 WIB

Bupati MYL Motivasi Orang Tua Agar Anak Lanjutkan Pendidikan

Rabu, 16 September 2026 - 19:25 WIB

HUT ke-26 KIKST, Perkuat Kebersamaan dan Kontribusi untuk Terus Tumbuh

Kamis, 6 April 2023 - 11:26 WIB

Diakhir Masa Jabatan Kapolrestabes Makassar, Budhi Haryanto Masih Terus Menebar Manfaat di Masyarakat

Minggu, 8 Juni 2025 - 08:05 WIB

Sekolah Rakyat Model Boarding School Pakai Anggaran Rp 80 Milyar

Sabtu, 23 Maret 2024 - 20:22 WIB

PWNA Sulsel Gelar Coaching Instruktur

Berita Terbaru