Minasanews.Com.Pangkep— Hasil penelusuran caleg DPR RI Partai Gerindra dapil Sulsel 2, Andi Amar Ma’ruf Amran Sulaeman saat pulang kampung ke tempat kelahiran Ibundanya di kabupaten Pangkep. Banyak menerima keluh kesah petani yang melaporkan kesulitan memperoleh pupuk.
Begitu banyak aspirasi petani di Pangkep kami jaring dan ini membuat miris mendengarkan keluhan para petani di tingkat bawah dikalangan petani di kampung halaman leluhurnya.
Putra Menteri Pertanian menceritakan keluhan yang dialami para petani diberbagai pelosok Pangkep yang pernah dikunjungi. “Makanya saya sebut Pangkep ini mengalami krisis pupuk. Ada petani yang curhat ke saya menyatakan paling banyak bisa memperoleh pupuk dari pedagang antara 30 hingga 40 kg saja. Padahal petani itu memiliki areal tanaman padi yang lebih luas dan tidak sebanding dengan jumlah pupuk yang diperoleh,” beber Amar.
Keponakan Mantan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaeman secara terbuka menyatakan kuota pupuk Pangkep sangat tidak masuk akal sehingga perlu dilakukan pengawasan ketat dan alokasi anggaran pupuk yang sesuai kebutuhan petani.
Status Pangkep krisis pupuk diklaim Andi Amar dihadapan sejumlah jurnalis Pangkep yang mewawancarainya usai megikuti diskusi yang bertajuk ‘ Saatnya Kita didengar Andi Amar’. Diskusi yang mengusung tema ‘ Peran Pemuda dan Mahasiswa Menghadapi Pesta Demokrasi di Era Digital’ yang dihadiri para pemilih mileniak Pangkep di Rever Cafe di Jalan Poros Pangkep-Makassar, Kamis(18/1/2024) malam.
Pernyataan Andi Amar Ma’ruf soal Pangkep mengalami krisis pupuk melengkapi penjelasan awal Putra Mentan bahwa Pangkep bukan hanya menyandang status miris itu saja. Daerah Pangkep ini disebut banyak pihak jika termasuk kabupaten termiskin di Sulsel.
Makanya hal paling utama jika dirinya terpilih sebagai legislator. “Pangkep ini harus dibangun berbagai sarana dan prasarana serta infra struktur diberbagaj bidang seperti sarana pertanian, kelautan, pembinaan UMKM dan membuka lapangan kerja,” urainya.
“Begitu pula dengan anggaran. Pemerintah pusat harus didorong agar Pangkep diberikan prioritas anggaran pusat dan daerah melalui bantuan Bupati Pangkep,” pungkas Amar( Udi)





















