instagram youtube

Komandan KOTI Andy Hamzah Ancam Tinggalkan Ormas MPC PP Barru

Rusdi - Penulis Berita

Kamis, 19 September 2024 - 09:01 WIB

Minasanews.Com.Barru— Pernyataan tegas dan mengejutkan dilontarkan Komandan Inti Mahatidana(KOTI) PP MPC Barru, Andy Hamzah yang tanpa tawar menawar mengeluarkan statement jika dirinya bersama 35 anggota KOTI yang bernaung dibawah PP MPC Barru memilih mundur dan meninggalkan organisasi Pemuda Pancasila.

Andy Hamzah yang dihubungi Kamis(19/9/2024) kesal lantaran para elit Pengurus Majelis Pertimbangan Wilayah menginstruksikan mengarahkan pilihan kepada salah satu pasangan calon Bupati dan Cawabup dipilkada Barru.

“Kami menghargai pemimpin Ormas PP MPW Sulsel hingga ke MPC Barru seandainya mengarahkan kita untuk bersikap netral dipilkada. Tetapi faktanya ada instruksi untuk mendukung salah satu pasangan calon Bupati dan Cawabup dipilkada Barru,” ungkap Andy Hamzah.

Baca Juga :  Jelang Pilgub Aliansi Masyarakat Sulsel untuk Pilkada Damai, Sikapi Penolakan Bacagub

Seharusnya para elit PP MPW Sulsel hingga MPC, kata Pengusaha ini, tidak perlu membawa-bawa bendera Ormas Pemuda Pancasila( PP) ke pentas politik pilkada. “Secara personal boleh-boleh saja. Tetapi jangan giring ormas ini ke jurang politik praktis,” ujarnya dengan nada kesal

Dijelaskan Andy Hamzah. Dirinya atas nama Komandan KOTI memilih mundur dan bubar jalan bersama seluruh anggota KOTI di Barru. Untuk apa bertahan dan kami juga masuk di organisasi ini tidak pernah membebani Ormas PP.

Malah saya banyak memberikan sumbangsih untuk mengangkat pamor PP. Dibeberapa kegiatan bakti sosial, seperti peristiwa kebakaran, banjir dan gempa. KOTI dibawah pimpinan saya selalu berada digaris depan memberikan bantuan tenaga hingga dana dan itu murni dari kocek pribadi.

Baca Juga :  Ulfah-MHG Siap Wujudkan Barru Dua Kali Lebih Maju Lebih Baik dan Lebih Sejahtera

Dulu KOTI Barru hanya beranggotakan segelintir orang.Tetapi setelah saya dipercayakan sebagai Komandan KOTI sejumlah anggota berbondong-bondong masuk menjadi anggota KOTI. Organisasi butuh pengusaha yang mau bekerja dan berkorban. “Pakaian seragam KOTI saja tidak bisa diharap dari Organisasi ini, makanya saya turun tangan mengatasi pengadaan pakaian seragam untuk anggota kami di KOTI,” bebernya.

Sedikit waktu pihak KOTI MPC Barru akan menggelar rapat internal untuk segera meninggalkan organisasi ini. “Saya sementara mencari waktu luang dari para anggota untuk berkumpul rencana pengunduran diri secara bersama-sama,” pungkas Pengusaha yang dikenal sosial ini.( Udi)

Berita Terkait

Dua Wakil Ketua DPRD Pangkep Berpotensi Tumbang Dipileg 2024
Kohati HMI Sulselbar adakan Simposium Awal Tahun Bersama Bawaslu Provinsi Sulsel
KPU Pangkep Musnahkan 1.456 Surat Suara Pilgub dan Pilbup
Ikhtiar Akbar Andi Leluasa Persiapkan Diri Calon Wakil Bupati Luwu Timur
KPU Sulsel Umumkan Nama Calon Komisioner Lolos CAT, 3 Petahana Kembali Lolos
Sah DPP Golkar Hanya Usung Andi Ina-Abustan Dipilkada Barru
Siapa Tiga Sosok Ini Bakal Dipilih Andi Ina Jadi Cawabup
Tokoh Nasdem Semangati Pasangan Ulfah-MHG Saat Deklarasi

Berita Terkait

Rabu, 10 Mei 2023 - 09:58 WIB

PKS Sulsel Tolak Sandiaga Uno

Jumat, 9 Februari 2024 - 08:57 WIB

Caleg Nasdem Dapil 1 Barru Asriadi Rijal Saat Terpilih Siap Wakafkan Gaji Untuk Program Inisiasinya

Senin, 4 Maret 2024 - 16:34 WIB

Dua Wakil Ketua DPRD Pangkep Berpotensi Tumbang Dipileg 2024

Kamis, 7 November 2024 - 07:51 WIB

dokteŕ Ulfah-MHG Mulai Buktikan Program Nyata, Pemuda Tanete Dilatih Drone Robotik

Senin, 31 Juli 2023 - 21:37 WIB

Muh Ikhwan Aqhar: Garis Terdepan Millenial Duduk di Parlemen

Selasa, 24 September 2024 - 19:46 WIB

Suardi Tanda Tangan Deklarasi Kampanye Damai

Kamis, 19 Januari 2023 - 08:03 WIB

Voter Bingung Memilih Sosok Pemimpin di PSSI

Jumat, 1 November 2024 - 12:29 WIB

Amanah dokter Ulfah-MHG Jika Terpilih Pimpin Barru, Janji Naikkan Insentif Kader Posyandu

Berita Terbaru

Daerah

Plh Sekda Tegaskan Pilkades Tidak Sekadar Pilih Cakades

Kamis, 16 Apr 2026 - 15:10 WIB

Daerah

Pemkab Barru Tegas Tidak Ada Ruang Untuk Korupsi

Kamis, 16 Apr 2026 - 15:07 WIB

Dilarang Curi berita