instagram youtube

Colliq Pujie Sosok Perempuan Paling Berjasa Hingga Aksara Lontara Bisa Bertahan

Rusdi - Penulis Berita

Senin, 24 November 2025 - 10:07 WIB

Minasanews.Com.Barru— Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari membuka secara resmi Festival Budaya Toberu XIV dan Festival Aksara Lontara VI tahun 2025 di Alun-Alun Colliq Pujie, Minggu malam (23/11/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Andi Ina menekankan bahwa tantangan kebudayaan di era modern tidak dapat dihadapi hanya dengan inovasi teknologi, tetapi harus dibarengi karakter dan identitas budaya yang kuat.

“Kita semua adalah pemilik kebudayaan daerah yang dirawat turun-temurun. Karena itu, pemerintah, pelaku budaya, dan masyarakat harus bergotong royong memajukan kebudayaan kita agar tetap berdiri kuat menghadapi perubahan zaman,” jelasnya.

Lebih jauh, ini menjadi istimewa karena untuk pertama kalinya digelar melalui kolaborasi langsung antara Pemerintah Kabupaten Barru dan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melalui Direktorat Pengembangan Budaya Digital, Direktorat Sarana dan Prasarana, serta Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah IX.

Atas dukungan tersebut, Bupati menyampaikan terima kasih mendalam. “Ini adalah hadiah spesial di awal masa pemerintahan kami. Dengan dukungan kementerian, festival ini bisa berkembang, berjejaring, dan berkelanjutan,” ucapnya.

Bupati juga menegaskan bahwa Barru dianugerahi warisan budaya berharga melalui karya tokoh pejuang daerah, Colliq Pujie Ratna Kencana, yang melahirkan identitas budaya Colliq Pujie. Ia berharap festival ini menjadi jendela untuk memperkenalkan kekayaan budaya Barru ke tingkat nasional hingga internasional.

“Insya Allah, melalui Museum Budaya Colliq Pujie, Barru akan semakin dikenal, bahkan menjadi destinasi budaya mancanegara,” harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga berbagi pengalaman singkatnya saat mengikuti kursus Lemhanas di Singapura. Ia mencatat bagaimana negara maju tersebut sangat mempertahankan warisan budaya mereka.

Baca Juga :  Bupati Andi Ina Ajak Masyarakat Barru Sucikan Hati, Harta dan Jiwa

​”Negara Singapura sangat mempertahankan yang namanya warisan budaya. Di sana kita masih bisa melihat tempat-tempat yang masih terjaga,” ungkapnya.

​Pengalaman ini menjadi semangatnya untuk menjadikan Barru dikenal baik di antara kabupaten, provinsi, bahkan di mancanegara, terutama melalui Museum Colliq Pujie. Namun, ia menekankan bahwa semua ini tidak mungkin dilakukan tanpa support, kesungguhan, dan kolaborasi dari semua pihak, termasuk pemerintah pusat, provinsi, dan seluruh masyarakat Barru.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak semua pihak untuk membangun Kabupaten Barru dengan hati yang ikhlas dan cinta kepada daerah. 

“Apapun yang kita lakukan untuk Kabupaten Barru, lakukanlah dengan hati yang ikhlas dan dengan cinta kepada daerah kita. Semoga festival ini menjadi semangat bersama untuk menjaga, merawat, dan memajukan kebudayaan Barru agar semakin dikenal di tingkat nasional hingga mancanegara,” pungkasnya 

Sebelumnya, Direktur Pengembangan Budaya Digital Kementerian Kebudayaan RI, Andi Samsurijal, S.Sos., M.Hum., menyampaikan apresiasi mendalam atas komitmen kuat Pemkab Barru dalam menjaga aksara Lontara dan warisan sastra I La Galigo. Ia menilai festival ini merupakan simbol nyata gotong royong dan semangat kolaborasi.

Dirinya sekaligus memuji kesiapan Barru yang hanya dalam waktu satu bulan mampu menghadirkan festival megah meski anggaran terbatas.

“Sinergi pemerintah daerah, panitia, dan komunitas budaya membuktikan bahwa gotong royong dapat menghasilkan karya luar biasa,” ujarnya.

Samsurijal menegaskan bahwa festival budaya tidak hanya menjadi tontonan, tetapi tuntunan yang menginspirasi masyarakat untuk mencintai tradisi lokal. Ia mendorong agar kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan bahkan menjadi muatan lokal di sekolah sebagai investasi budaya bagi generasi mendatang.

Baca Juga :  Hadiri Yudisium Santri Pondok Modern Kurir Langit, Suardi Wakafkan Satu Unit Sepeda Motor

Mewakili Gubernur Sulsel, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulsel, Dr. Muhammad Ichsan Mustari, MHM, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi untuk terus melestarikan aksara Lontara sebagai warisan intelektual masyarakat Bugis – Makassar.

Ia menilai Lontara bukan sekadar tulisan tradisional, melainkan rekaman peradaban yang kaya: moral, filosofi, hukum, sejarah, diplomasi, hingga tata sosial masyarakat. Pemprov Sulsel, katanya, terus mendorong edukasi dan literasi aksara Lontara di berbagai lembaga, termasuk penerapan kurikulum kearifan lokal di sekolah-sekolah di seluruh Sulawesi Selatan.

Ia menegaskan pentingnya menanamkan kecintaan pada aksara Lontara sejak usia dini, baik di rumah, sekolah, maupun lingkungan sekitar.

“Pelestarian budaya tidak boleh berhenti menjadi rutinitas. Harus ada peningkatan berkelanjutan agar warisan ini tetap relevan bagi generasi masa depan,” tutupnya.

Pada kegiatan ini juga dirangkaikan dengan peresmian Museum Colli Pujieq oleh Bupati Barru serta penampilan Tari Massal Collq Pujie oleh 150 penari.

Hadir, Wakil Bupati Barru, Ketua DPRD Barru, Unsur Forkopimda, Pj Sekda Barru, Para Pimpinan OPD, perwakilan Balai Pelestarian Kebudayaan IX, Ketua Yayasan Aksara Lontara Nasional, Pemangku Adat Soppeng, Ketua PMI Barru, Ketua TP PKK Barru, Ketua DWP Barru, Pimpinan Perbankan, dan undangan lainnya.( Udi)

Berita Terkait

Kafilah Pangkep Puji LO STQH
Hasil Perjuangan Ketua DPRD Sulsel, Desa Kelurahan Dikucur Bantuan Kursi dan Sound System Senilai Rp 1 Milyar
Rapat Bamus Awal Oktober 2023 Dipimpin Wakil Ketua DPRD Barru
Muslimat NU Siap Bersinergi Bersama Pemkab Barru
Ketua DPRD Barru Pimpin Rapat Paripurna Tingkat I Penyerahan Ranperda APBD 2025
Empat Calon Sekda Dumba-Dumba Tunggu Tiga Besar Hasil Selter PJPTP
Hasil Sidak Andi Ina Sejumlah Sekolah Temukan Toilet Tidak Layak
Direksi PDAM Sudah Dilantik, Rencana Komisi II DPRD Barru RDP Pansel Dibatalkan

Berita Terkait

Rabu, 2 Agustus 2023 - 19:31 WIB

Pemkab Pangkep Gelar Makan Gratis Kemerdekaan

Sabtu, 5 Juli 2025 - 14:14 WIB

Arung Patappuloe Ikon Festival Budaya To Berru

Senin, 23 Maret 2026 - 05:26 WIB

Bupati Andi Ina Nostalgia di Reuni Putih Abu-abu 1993 Makassar

Jumat, 3 Januari 2025 - 14:58 WIB

Disela Zikir dan Doa Sambut 2025, Suardi Refleksi Capaian Akhir Tahun

Sabtu, 15 Maret 2025 - 17:19 WIB

Wakil Ketua I DPRD Barru Serap Aspirasi Warga Dua Kelurahan

Sabtu, 28 Oktober 2023 - 19:03 WIB

Suardi Target Festival Layang-layang dan Expo UMKM Beri Efek Ganda

Sabtu, 24 Agustus 2024 - 18:14 WIB

Ketua DPRD Bersama Bupati Barru Sepakat Teken MoU KUA PPAS 2025

Jumat, 23 Februari 2024 - 19:47 WIB

Kaji LKPJ 2023, Legislator Barru ke DPRD Makassar

Berita Terbaru

Dilarang Curi berita