instagram youtube

Ditengah Ekonomi Sulit, PT Layar Perkasa Nusantara Tega PHK Puluhan Karyawan

Rusdi - Penulis Berita

Rabu, 2 September 2026 - 13:07 WIB

Minasanews.Com.Barru— Puluhan karyawan Galangan Kapal di Kabupaten Barru terancam tidak bisa menafkahi anggota keluarganya gegara diberhentikan secara sepihak dari perusahaan tempat kerjanya di PT Layar Perkasa Nusantara.

Jumlah karyawan yang mengalami Pemutusan Huhungan Kerja( PHK) di Perusahaan tersebut sebanyak 38 orang. Para pekerja yang diberhentikan ini merupakan tulang punggung keluarga. Ironisnya mereka dipecat ditengah situasi ekonomi sulit.

Pihak Perusahaan PT Layar Perkasa Nusantara( LPN Shipyard) mengambil langkah PHK dengan alasan efisiensi dan kurang orderan kapal yang masuk. Masalah ini kemudian memantik adanya pengaduan karyawan terhadap organisasi buruh yang membawahi para pekerja yang di PHK sehingga berujung diadukan ke DPRD Barru.

DPRD Barru kemudian menindaklanjuti laporan yang masuk hingga menggelar rapat dengar pendapat(RDP) dengan pihak Perusahaan, Disnaker, Organisasi buruh yang membawahi para karyawan di Perusahaan ini dan beberapa pihak lainnya

Masalah yang menimpa puluhan buruh ini akhirnya sampai ke kantor DPRD Kabupaten Barru yang kemudian menindaklanjuti adanya laporan para pekerja melalui organisasi dari.Serikat.Pekerja yang membawahinya untuk digelar rapat dengar pendapat( RDP).

Dalam RDP yang dilaksanakan pihak Komisi III DPRD Barru membahas adanya PHK yang dilakukan perusahaan galangan kapal itu.

Baca Juga :  DPRD Barru Bahas Ranperda APBD 2025

Rapat Komisi III DPRD Barru dengan Manajemen PT Layar Perkasa Nusantara dan Serikat Pekerja dan Karyawan PHK ini dipimpin Arifai Muin didampingi Andi Wawo Mannojengi.

Menurut Arifai kesimpulan RDP diserahkan kepada tiga pihak yang masul dalam tripartet untuk menyelesaikan masalah PHK ini. Kami hanya memfasilitasi pertemuan melalui RDP dengan dasar adanya surat masuk yang diadukan pihak Serikat Pekerja yang ikut menaungi para karyawan galangan kapal tersebut.

Diakui Arifai bahwa dari 38 karyawan yang dilaporkan di PHK, “ternyata ada lebih dari puluhan yang sudah menerima proses pemutusan hubungan kerja itu dan masih ada juga sekitar 20 an lebih yang tidak menerima adanya PHK di Perusahaan ini,” kata Arifai.

Sementara itu, Human Resources Development(HRD) PT Layar Perkasa Nusantara, Andi Ira Indira yang dihubungi Rabu(1/9/2026) tak menampik adanya pemutusan hubungan kerja(PHK) di Perusahaan Galangan Kapal ini. Hanya saja saat ini belum ada keputusan resmi dan sementara masih proses tripartet.

“Pihak perusahaan kami saat ini melakukan tripartet antara PT Layar Perkasa Nusantara, Disnaker dan Serikat Buruh yang mewakili para pekerja,” ujar Andi Ira.

Baca Juga :  Sumpang dan Siawung Wakil Kecamatan Barru Lomba Desa Kelurahan

Malah Andi Ira meminta supaya tidak dilakukan dulu langkah publikasi karena pihak Perusahaan masih melakukan upaya proses tripartet. “Penyelesaian melalui mediasi antara tiga pihak akan ditempuh hingga ada kesimpulan dan penyelesaian,” bebermya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Pemkab Barru, Samsir juga mengakui adanya PHK yang dilakukan PT Layar Perkasa Nusantara terhadap 38 karyawan tetap. “Dasar pemutusan hubungan kerja ini yang kemudian dilakukan RDP dengan legislatif terhadap apa yang dilakukan perusahaan galangan kapal itu,” kata Samsir.

Mantan Kepala BKPSDM ini berharap Perusahaan tidak serta merta melakukan langkah PHK. Apalagi yang di PHK merupakan pegawai tetap. Harapan kita dari Pemetintah kabupaten agar dicarikan solusi terbaik bukan langsung memberhentikan karyawan.

“Saran kami saat RDP supaya PT Layar Petkasa Nusantara mengambil langkah bijak dengan menempuh berbagai cara yang lebih baik ditengah ekonomi sulit. Misalnya para pekerja tidak di PHK tetapi diberi sistem.kerja secara shif,” teramgnya.

Perusahaan galangan kapal yang diadukan karyawanan karena di PHK berlokasi di Dusun Awerange, Desa Batupute, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan.( Udi)

Berita Terkait

Ketua DPRD Barru Ikuti Upacara Taptu dan Pawai Obor
Peluncuran Call Center 112 Pemkab Barru Disaksikan Pejabat Kementerian Komdigi
Ketua DPRD Barru Bersama Bina Marga Pemprov Sulsel Pantau Jalan Longsor Buludua
Ketua Komisi I DPRD Barru Pimpin Pemantauan Sungai Rawan Banjir
Manajemen PT Semen Tonasa Gelar Shalat Idul Adha Hingga Pemotongan Hewan Kurban di Kantor Pusat Tonasa
Gabungan Tiga Komisi DPRD Barru Bahas Renja 2025
Gabungan Komisi DPRD Barru Gagas Kerjasama Legislatif Dua Kota di Kaltim
Sukses Turunkan Stunting, Pj Gubernur Sulsel Sebut Suardi Bupati Teladan

Berita Terkait

Kamis, 24 Oktober 2024 - 08:44 WIB

Tiga Camat di Barru Incar Jabatan Eselon II B

Senin, 3 April 2023 - 03:18 WIB

Tiga Perwira Polres Pangkep Dimutasi

Senin, 6 April 2026 - 20:22 WIB

Andi Ina Motivasi Peserta Ujian Sekolah Dua SLTP

Sabtu, 3 Agustus 2024 - 18:50 WIB

Suardi Sumbangkan Hadiah Motor Bank Sulselbar ke Ponpes Modern Kurir Langit

Kamis, 26 Februari 2026 - 02:40 WIB

Wabup Barru Paparkan Desa Potensi Program Homestay KUI UNHAS

Rabu, 14 Agustus 2024 - 14:49 WIB

PT Semen Tonasa Bantu Warga Korban Kebakaran di Pulau Balang Lompo

Selasa, 26 September 2023 - 12:58 WIB

Wakil Ketua DPRD Barru Pimpin Rapat Pembahasan Ranperda Inisiatif

Jumat, 26 April 2024 - 05:08 WIB

Bunda PAUD Barru Sosialisasi dan Lokakarya Akreditasi PAUD-PNF 2024

Berita Terbaru

Daerah

HUT ke 357 Sulsel, Barru Perkuat Sinergi Pembangunan

Senin, 19 Okt 2026 - 19:00 WIB

Daerah

Kontingen Barru Meriahkan Hari Jadi Sulsel ke 357

Minggu, 18 Okt 2026 - 20:47 WIB

Daerah

Jus Nanas Madu Barru Pikat Bupati Sidrap dan Bantaeng

Minggu, 18 Okt 2026 - 20:40 WIB