instagram youtube

Cuaca Buruk Paksa KM Sabuk Nusantara 52 Balik Haluan ke Pulau Dewakang

Rusdi - Penulis Berita

Sabtu, 7 Desember 2024 - 06:06 WIB

Minasanews.Com.Pangkep–.KM Sabuk Nusantara 52 tidak bisa melanjutkan pelayaran mengarungi laut disekitar Pulau Kalukalukuang, Jum’at(6/12/2024) akibat kondisi cuaca buruk. Kapal ini terpaksa balik haluan ke Pulau Dewakang di Kalmas karena gelombang tinggi

Saat ini gelombang tinggi sangat rentan menimpa sejumlah wilayah kepulauan terluar di kabupaten Pangkep. Imbas dari kondisi demikian dialami sebuah Kapal Motor yang sedang berlayar dari Pulau Dewakang terpaksa balik haluan ke pulau tersebut akibat cuaca buruk.

KM Sabuk Nusantara 52 terpaksa harus putar balik ke Pulau Dewakang untuk menunggu cuaca redah hingga bisa melanjutkan pelayaran kembali. Padahal Kapal Motor tersebut berangkat dari Pulau Dewakang dengan menyinggahi beberapa pulau di Liukang Kalmas dengan tujuan akhir pelayaran di Dermaga Maccini Baji di kecamatan Labakkang.

Baca Juga :  Dua Keluarga Pasien Luka Tertimpa Serpihan Cor di RSUD Lapatarai

Cuaca buruk di Perairan Liukang Kalmas menyebabkan terjadinya gelombang air laut tinggi sehingga mengganggu pelayaran kapal. Hal ini dialami KM Sabuk Nusantara 52 yang tidak bisa melanjutkan pelayaran ke Pulau Kalukalukuang hingga Dermaga Maccini Baji gegara cuaca buruk.

Askar salah seorang warga Pemerhati Masyarakat Pulau membenarkan adanya arah putar balik yang dialami Kapal Motor Sabuk Nusantara 52 akibat cuaca buruk yang disertai gelombang tinggi.

“KM Sabuk Nusantara 52 yang diperkirakan memuat penumpang sekitar 50 orang dengan ABK sebanyak 10 orang bersama muatan barang lainnya berlayar dari Pulau Dewakang Kalmas dan bermaksud menyinggahi beberapa pulau. Namun belum sampai ke Pulau Kalukalukuang, kapal ini dihantam gelombang tinggi sehingga memaksa untuk berbalik arah ke Pulau Dewakang,” ungkap Askar.

Baca Juga :  Imbas Jalan Trans Sulawesi Ketiban Banjir, Kapolres Barru Turun Atasi Titik Macet

Sebelumnya Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas II Maccini Baji, Johansyah, sudah mengeluarkan peringatan tentang kondisi cuaca di wilayah Perairan Kabupaten Pangkep yang cenderung memburuk dalam tiga hari ke depan dari tanggal 5 sampai 7 Desember 2024.

Pernyataan Johansyah berdasarkan Perkiraan Cuaca yang diinformasikan pihak BMKG bahwa saat ini kondisi cuaca di Pangkep sedang hujan ringan, dengan kecepatan angin mencapai 10 hingga 20 knot. Gelombang laut diperkirakan berada di kisaran 0,75 hingga 1,25 meter, dan berpotensi meningkat hingga mencapai 2,5 meter.

Dengan kondisi cuaca seperti diinformasikan BMKG, “kami meminta masyarakat Kepulauan di wilayah kabupaten Pangkep yang akan melakukan pelayaran di laut untuk selalu waspada dan mengikuti perkembangan informasi dari BMKG demi keselamatan perjalanan dilaut,” himbau Johansyah.( Udi)

Berita Terkait

Perumda Air Minum Makassar Gerak Cepat Tangani Saluran Air Baku Tersumbat
Jalan Desa Bulo-bulo-Pujananting Putus, Warga Mau ke Barru Harus Lewat Jalur Pangkep
Tawuran Mahasiswa di Kampus UNM, Polisi: Dalangnya Adalah Kelompok Anarko
Ibunya Tertidur, Bayi di Makassar Tewas saat Menyusui
Dua Rumah Panggung Warga Lampoko Hangus Dilalap Api
Dari Jeneponto ke Pangkep Cari Nafkah, Ternyata Wanita Ini Ditemukan Jadi Mayat
Terjebak Letusan Gunung Marapi, 11 Pendaki Merenggang Nyawa
Efek Banjir Jalan Poros Barru-Pare-pare Macet

Berita Terkait

Minggu, 12 Maret 2023 - 20:54 WIB

Gegara Terganggu Suara Musik, Seorang Pria Merusak Kantor Lurah Karuwisi Utara

Rabu, 10 Desember 2025 - 11:35 WIB

Tim TRC Semen Tonasa Kerja Keras Bantu Pemulihan Pascabencana di Agam Sumatra Barat

Kamis, 24 Oktober 2024 - 20:41 WIB

Heboh Orok Bayi Diduga Hasil Hubungan Gelap Dibuang di Pallateang

Jumat, 6 Oktober 2023 - 22:14 WIB

Tindakan premanisme Terjadi lagi di kampus FSD UNM

Selasa, 25 Maret 2025 - 19:23 WIB

Polisi Lidik Kasus Dugaan IRT Gantung Diri, Suami Ikut Diperiksa

Rabu, 6 Desember 2023 - 16:07 WIB

Sempat Hilang 25 Jam, Asyila Ditemukan Disalah Satu Warung di Pangkep

Jumat, 22 November 2024 - 06:05 WIB

DPRD Barru Gelar Rapat Pencabutan Perda ADD

Kamis, 9 Januari 2025 - 17:04 WIB

Miris Kakek Lansia Sudah 13 Hari Dicari, Ditemukan Sudah Jadi Mayat

Berita Terbaru

{

Daerah

Demi Hidup Sehat, Andi Ina Ajak Warga Barru Ikut CFD

Minggu, 10 Mei 2026 - 19:01 WIB

Daerah

IAI DDI Mangkoso Asesmen Akreditasi

Jumat, 8 Mei 2026 - 22:22 WIB

Dilarang Curi berita