instagram youtube

PB SEMMI Desak Rektor Mundur Bila Terbukti Dugaan Pelecehan

admin - Penulis Berita

Rabu, 27 Agustus 2025 - 18:59 WIB

Minasanews.com,Makassar- Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) mengecam keras mencuatnya dugaan pelecehan seksual yang menyeret nama Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Karta Jayadi. Skandal ini dianggap sebagai aib besar yang bukan hanya mempermalukan UNM, tetapi juga mencoreng wibawa dunia pendidikan Indonesia.

Wakil Sekretaris Jenderal PB SEMMI, Andry Jusliandi akrab disapa Bandong yang juga alumni UNM menegaskan bahwa dugaan pelecehan yang terungkap melalui percakapan mesum dan ajakan ke hotel kepada dosen merupakan tindakan tercela yang tidak bisa ditoleransi.

“Seorang rektor yang seharusnya menjadi teladan justru diduga melakukan perbuatan yang merendahkan martabat pendidikan. Jika dugaan ini benar, maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah pencopotan jabatan, disertai proses hukum yang transparan,” tegas Andry Jusliandi.

Baca Juga :  Handphone Milik Korban Kasus Mayat Dalam Koper Belum Ditemukan

Menurut Andry, kasus ini telah mengikis kepercayaan publik terhadap universitas sebagai pusat ilmu dan moralitas. Figur rektor yang seharusnya menjadi panutan justru memperlihatkan wajah buruk dunia akademik.

“Dunia pendidikan tidak boleh menjadi ruang aman bagi dugaan perilaku menyimpang. Marwah perguruan tinggi harus segera dipulihkan,” ujar Andry.

PB SEMMI secara tegas mendesak Kemendikbudristek untuk segera turun tangan dan mencopot Rektor UNM dari jabatannya apabila terbukti.

Baca Juga :  BREAKINGNEWS: 9 Mobil Pemadam Dikerahkan Padamkan Rumah Warga di Kecamatan Tamalate

Langkah tersebut penting untuk menjaga integritas universitas dan memastikan dunia akademik bebas dari praktik pelecehan.

Selain itu, PB SEMMI juga menuntut Polda Sulsel untuk mengusut kasus ini dengan cepat, objektif, dan tanpa intervensi. Semua bukti harus diperiksa, semua pelapor dan saksi harus dilindungi, dan kebenaran harus diungkap secara terang benderang.

“Jika kasus ini diperlambat atau dilindungi, kami pastikan mahasiswa akan bergerak. SEMMI tidak akan tinggal diam ketika hukum hanya menjadi tameng bagi pejabat kampus. Kami siap turun ke jalan untuk menuntut keadilan,” tegas Andry.

Berita Terkait

Dihantam Ombak KM Reski Tenggelam, 7 Penumpang Meninggal 10 Selamat
Pemkot Makassar Akhirnya Ambil Alih Pengelolaan Pasar Butung di Bantu Ratusan Personel Satpol PP dan Kepolisian
TRC Semen Tonasa Turut Terlibat Operasi SAR Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung
Ibu Hamil Asal Pulau Sailus Pangkep Meninggal di Kapal Saat Dievakuasi ke Pulau Lombok
Penderita Stroke Pengais Reski di Jalan Poros Pangkep-Makassar Tewas Diserempet Mobil
PT Semen Tonasa Kirimkan Tim TRC untuk Dukung Penanganan Bencana di Sumatera
DPRD Barru Gelar Rapat Pencabutan Perda ADD
Poros Punranga-Bulo-bulo Nyaris Putus, Jalan Beton Hampir Habis Tergerus Longsor
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 28 Januari 2023 - 11:48 WIB

Lima Orang Tewas Akibat Banjir dan Longsor di Manado

Kamis, 24 April 2025 - 01:13 WIB

Tak Ingin Warganya Resah, Andi Ina Serahkan Buaya ke BKSDA

Selasa, 7 Februari 2023 - 11:28 WIB

Update Korban Gempa Turki-Suriah Bertambah Menjadi 3.800 Tewas, 14.500 Luka-Luka

Rabu, 19 Maret 2025 - 12:03 WIB

Imbas Jalan Putus di Pujananting, Jenazah Anak Dibonceng Motor ke Rumah Duka

Kamis, 18 Desember 2025 - 18:22 WIB

Ketua PMI Barru Terjun Langsung ke Lokasi Terdampak Bencana

Rabu, 3 Mei 2023 - 16:07 WIB

Dampingi Mendag Zulkifli Hasan, Wali Kota Makassar Lakukan Sidak Harga Sembako di Pasar Terong

Rabu, 15 Februari 2023 - 08:32 WIB

Banjir Surut, Warga di Sejumlah Kecamatan di Makassar Masih Mengungsi

Senin, 12 Agustus 2024 - 08:55 WIB

Mayat Wanita Asal Jeneponto Tersimpan Dalam Koper di Rumah Kost

Berita Terbaru

Daerah

Wabup Abustan Kaji Sampah Bersama Pemkab se Sulsel

Kamis, 23 Apr 2026 - 18:44 WIB

Dilarang Curi berita