Minasanews.Com.Barru— Hampir pasti Anggota DPRD Barru Herman Jaya(HRJ) akan memimpin KONI Barru periode 2025–2029. Kepastian HRJ yang dikenal sebagai pengusaha dan pencinta olah raga ini akan meraih suara bulat karena legislator Golkar ini, hanya satu-satunya sosok yang akan maju di Musda KONI yang rencana digelar 22 Januari 2026.
Selain modal suara bulat para ketua Cabor sebagai pemilik suara ditubuh KONI sudah menyatu ke Herman Jaya. HRJ diperkirakan bakal semakin berjaya di musda setelah Pengusaha Penjernih air ini mengantongi restu langsung dari Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari.
Hal ini diungkapkan Herman Jaya saat menggelar silaturahmi dengan para wartawan dan pencinta olah raga di kediaman pribadinya di desa Siawung kecamatan Barru, Sabtu(10/1/2025) malam.
Herman menceritakan saat dirinya didorong untuk maju di Musda KONI yang dinilai telat menggelar hajatan pergantian Pengurus Olah Raga ditingkat kabupaten ini. “Ketika itu saya sama sekali tidak pernah secara terbuka menyatakan ingin maju diperhelatan untuk memimpin organisasi dari induk olah raga tersebut. Tetapi karena terus didorong sejumlah pihak dan akhirnya dipanggil oleh Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang kemudian memberikan restu,” ungkap Herman.
Apalagi ketika itu sudah bermunculan sejumlah sosok pencinta olah raga yang berminat maju. Sebut saja ada nama Andi Jalil Mappiare, Iswan Junar hingga Bayasit.
Dari pertemuan dengan Ibu Bupati, kata HRJ ini mengakui jika dirinya awalnya dihubungi Sekreteris KONI untuk bertemu dengan Bupati di Rujab. “Saya kemudian memenuhi undangan itu. Ibu Bupati memberikan pertimbangan dan wejangan kemudian meminta saya membaca Bismillah untuk maju di Musda,” terangnya.
Kepercayaan dari Ibu Bupati ini lanjut Herman menceritakan, akhirnya berpikir positif dan menerima amanah tersebut. “Terlebih saat bertemu dengan ibu Bupati menitipkan pesan silahkan maju Pak Herman untuk maju di Musda dan semoga bisa memimpin KONI secara profesional,”beber Herman menirukan pesan Bupati.
Niat awal mau maju Herman Jaya sempat tersandung dengan adanya informasi yang mengemuka jika seorang anggota dewan tidak boleh merangkap jabatan sebagai Ketua KONI, namun ada juga yang menyatakan bahwa hal itu dibolehkan. Terbukti ada beberapa pimpinan KONI didaerah lain dipimpin seorang legislator.
Ketua Perpani Barru ini juga menjelaskan jika ke depan memimpin KONI, dirinya akan diperhadapkan dengan sejumlah tantangan dan PR yang memerlukan kerja keras. Termasuk dengan keterbatasan alokasi anggaran hibah KONI yang hanya berkisar Rp 1 Milyar.
Kita ketahui bersama anggaran setiap cabor itu bukan nilai sedikit. Kami saja di Perpani membutuhkan dana tidak sedikit untuk mensupport kemajuan olah raga Perpanahan. Alat anak panah saja jika rusak minimal butuh biaya minimal Rp.5 juta. Angka ini pasti ada yang lebih besar untuk Cabor lain. Apalagi dalam waktu dekat kita akan menghadapi agenda Porprov Sulsel di kabupaten Wajo.
Berbagai hal yang berkaitan dengan problematika anggaran KONI Barru ikut disentil HRJ jelang Musda. Diantaranya adanya honorarium Pengurus sebelumnya. “Apabila kepercayaan ditangan kami. Maka kami akan melakukan identifikasi dan mencari landasan regulasinya tentang adanya pembayaran honorium itu. Nilainya ini sangat besar karena sampai menyedot anggaran hingga Rp 300 juta untuk membayar honorium itu,” beber HRJ.
Tekad Herman jika terpilih memimpin KONI Barru dihadapan wartawan menjelaskan berbagai program. Mulai program jangka pendek untuk konsolidasi pengurus hingga persiapan menghadapi Porprov Sulsel, terlebih kita harus mempersiapkan 23 Cabor yang dinyatakan lolos di Porprov Sulsel.
Begitu pula dengan program jangka panjang. Herman sudah memiliki visi ke depan untuk KONI dengan mengaktifkan kembali kegiatan Porseni ditingkat sekolah kemudian Pekan Olah raga tingkat kecamatan hingga Porkab.
Upaya ini urgen dilakukan demi mencari dan mengembangkan potensi serta bakat dari bibit-bibit muda olah raga lebih dini. “Tentu harapan paling membanggakan dan mesti menjadi prioritas jika kita memiliki atlet potensial yang merupakan atlet lokal daerah sendiri. Adanya wacana merekrut atle import bagi kami nanti dalam kondisi terpaksa bila harus menempuh cara tersebut,” pungkasnya.( Udi)





















