instagram youtube

Ketua Komisi III DPRD Barru Harap Izin Tambang Jadi Kewenangan Kabupaten

Rusdi - Penulis Berita

Senin, 27 Mei 2024 - 21:02 WIB

Minasanews.Com.Barru— Maraknya aktifitas tambang disejumlah wilayah di kabupaten Barru. Ikut mengundang perhatian para wakil rakyat di DPRD Barru.

Keprihatinan ini kemudian memantik perhatian dari pihak Gabungan Komisi DPRD Barru untuk melakukan konsultasi ke Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral( ESDM) Pemprov Sulsel di Makassar, Selasa(22/5/2024).

Bahkan Ketua Komisi III DPRD Barru ini berharap proses perizinan dikembalikan saja ke kabupaten. Pertimbangan ini merupakan perhitungan efisiensi.

Mursalim kemudian menyoroti saat segala urusan pertambangan menjadi kewenangan Provinsi. Warga banyak mengeluh dan aktifitas tambang cenderung meningkat dan yang terjadi pengawasan dari pihak kabupaten menjadi tidak bersemangat dengan alasan urusan tambang bukan lagi kewenangan kabupaten.

Baca Juga :  Tak Puas Usir Jemaah Salat Id, Kini Rapat Pengurus Muhammadiyah Diintimidasi

Meski ada istilah Inspektur Tambang yang diharapkan intens melakukan pengawasan ke lapangan. “Namun dengan jumlah sumber daya manusia yang terbatas, menyebabkan agak sulit melakukan pengawasan,” ujar Mursalim.

Politisi partai Nasdem yang cukup lama memimpin berbagai jabatan eselon II dilingkup Pemkab Barru sebelum terjun kedunia politik lalu menjadi legislator, memberikan sentilan.

“Selama kewenangan tambang ditangan Pemerintah Provinsi dalam hal ini Dinas ESDM. Warga di kabupaten yang ingin melakukan pengurusan segala bentuk perizinan merasa kesulitan. Khususnya kalangan penambang rakyat dengan kategori jenis tambang berupa batuan yang dulu dikenal tambang galian C,” ungkapnya.

Baca Juga :  MYL Sebut Pangkep Siap Jadi Tuan Rumah Apel Gelar Pasukan Satpol PP

Kondisi ini yang banyak dimanfaatkan beberapa warga, kata Mursalim, untuk melakukan aktifitas penambangan tanpa mengantongi dokumen perizinan. Bahkan ada warga yang memiliki izin, namun merasa malas memperpanjang perizinan karena alasan pengurusan terlalu rumit dan melewati beberapa proses birokrasi.

Akibat dari kondisi demikian, warga pun mengeluhkan. “Ironisnya aktifitas semakin marak dilakukan para warga. Baik perorangan maupun melalui perusahaan,” pungkasnya.( Udi)

Berita Terkait

Diskominfo SP Nilai Uji Konsekuensi DIP Program Wajib PPID
Ketua Bapemperda Pimpin Konsultasi HUT Barru di Biro Hukum Pemprov Sulsel
Bupati MYL Komitmen Mappalili Tingkatkan Produksi Pertanian
Jumlah Staf Ahli DPRD Barru Dinilai Gemuk
Suardi Berpesan Ditahun Baru Islam Untuk Introspeksi Diri
Bupati MYL Hadiri HUT Bhayangkara, Kapolres Pangkep Bacakan 5 Instruksi
Bapemperda DPRD Barru Gelar Rapat Propemperda
Harap-Harap Cemas Pejabat Eselon II Barru Diajang Job Fit

Berita Terkait

Rabu, 8 Februari 2023 - 18:28 WIB

Bupati MYL Klaim Ekonomi Makro Pangkep Meningkat 1,77 Persen

Sabtu, 5 Agustus 2023 - 10:56 WIB

Bupati Barru Minta Daftar Hadir ASN Upacara Kemerdekaan Diperketat

Senin, 20 Mei 2024 - 13:54 WIB

PT Semen Tonasa Turunkan TJSL dan Bantuan Kebutuhan Korban Banjir di Kabupaten Luwu

Rabu, 28 Februari 2024 - 20:20 WIB

Aplikasi Antrian Digital MPP Pangkep Bisa Diakses Kapan Saja

Kamis, 17 Agustus 2023 - 18:50 WIB

Suardi Pimpin Detik-detik Proklamasi RI

Minggu, 4 Mei 2025 - 05:57 WIB

Bupati Andi Ina Ganti Delapan Kepala Pasar

Senin, 2 Juni 2025 - 17:41 WIB

Harapan Andi Ina Indonesia Harus Maju Secara Moral

Kamis, 16 April 2026 - 15:07 WIB

Pemkab Barru Tegas Tidak Ada Ruang Untuk Korupsi

Berita Terbaru